Cerpenista - Ayo Ngarang Gotong Royong!

Register Cerpen Group Top Kontes Forum Login

..5 kata Untuk Cerita..

Humor

ayo semua anggota cerpenista..kita Ramein juga dengan 5 kata saja untuk menjadi sebuah cerita,,cuman mesti nyambung ama kalimat sebelumnya kok,,oke??^^ dimulai.. dari.."Pada sebuah Hutan Yang rindang".

Ada seekor monyet bernama Peong.

peong belum makan dari kemaren.

Perutnya terus berbunyi sejak siang.

Peong akhirnya memutuskan mencari pisang.

Dia bergelantungan dengan perut keroncongan.

dia malah nyasar sampe jakarta.

Peong sangat kebingungan dengan keramaiannya.

tak sengaja,peong naek Bus.

Terlihat seorang penjual pisang naik.

senang..perut peong semakin keroncongan.

Dicurinya satu sisir pisang monyet..

Malang sekali Peong ketahuan penjualnya.

Dipukul, disiksa, dianiaya, ditendang, diludahin...

Akhirnya dibuang keluar dari bus.

Terjatuh, terserempet, terguling, jatuh ke comberan..

Perutnya semakin lapar tak tertahankan.

Dikiri kanan hanya terlihat bis.

"Makan apa ini enaknya", pikirnya.

Makan roti saja ah!! pikirnya..

"Tapi beli pakai apa?" lamunnya...

Jadi topeng monyet bisa gak??

Monyet itu bergegas mencari pawang.

"Pawang hujan pun jadilah"katanya.

seseorang bertampang tukul di temuinya.

Dengan pakaian jasnya yang rapi.

Bertopi, bersepatu steanless dan bertongkat..

Melangkah mendekati monyet malang itu.

"Hai monyek buduk" lanjutnya lagi.

Monyet itupun menjawab, "Yes, sir?".

"ayo ikut aku!"ajaknya merayu..

"Kemana Sir" jawab Peong lagi.

"Sudah jangan banyak tanya," sahutnya.

"Tapi saya lapar Tuan" katanya..

"Jangan panggil saya tuan, mengerti?".

"Ya, jadi saya panggil siapa???

Peong garuk garuk kepala, bingung...

"eh??saya bisa berbicara manusia".

seru peong yang baru sadar..

Gunung Tangkubanperahu, tempat semedi Peong.

dia pernah belajar bahasa manusia.

Gurunya adalah seekor gorila besar.

Temannya tarzan yang sudah pindah.

Karena resesi yang melanda hutannya.

Pada masa paceklik hutan rimba.

Peongpun teringat pada perut laparnya.

Sudahlah pak, beri saya makanan.

"Enaknya, kerja dulu baru makan!".

Saya harus melakukan apa??? jawabnya.

sambil membayangkan,Harus menjadi pelacur..

Peong melipat-lipat tangan dengan gelisah...

Bagaimana ya?? tapi perut lapar..

"Bukan itu pekerjaanya!", kata manusia.

Jadi Apa??? cepetan dong dibilang!!!

"hanya mengupas kulit 1000 pisang".

Itu bisa memakan waktu lama.

karena lapar peong terpaksa melakukannya.

"Satu, sepuluh, seribu, sepuluhribu"hitungnya.

karna teman duaribu aja deh...

Kurang dong, gak ada duit..

Peong kesal pada manusia itu.

Dilemparnya kulit pisang tersebut keras2.

Malang, kulitnya mengenai bapak polisi...

Priiitt...pritttt...priiitttt...priiitttt...priiitttt...

Bapak polisi segera menghampiri keduanya.

Kamu monyet dan manusia kesini..

Cepaattt!!! Teriaknya dengan muka masam.

Siapa yang lempar kulit pisang???

Mereka berdua ternyata saling menuding...

Diammmm!!! saya sudah kesal nih!!!

peong lari ketakutan ke jalan.

Tanpa disadarinya ada truk mendekat.

tak bisa menghindar peong terpaksa...

Melompat Dengan kekuatan super peong..

yang dahulu diajarkan Engkong Gorila.

Sayangnya lompatan Peong kurang tinggi.

sehingga ia menabrak tembok cina.

tembok cina jadi hancur berantakan..

Terbelah sehingga memisahkan negara cina.

peong yang takut dimarahi pergi...

Mengambil langkah seribu dua ratus.

Harganya seribu seratus, kembali seratus...

hari ini mulai larut malam.

Peong pun kedingingan dibawah jembatan.

Mana belum makan semenjak pagi...

Tuh ada yang buang roti...

"Kebetulan sekali", kata si Peong.

Byurrr...rotinya nyebur ke kali..

Monyet itu kembali gigit jari...

Kembali mencari makanan sisa dijalan..

Sementara perut semakin perih saja...

Tiada akar rambut pun jadi.

ngantuk,..peong tertidur dengan lapar..

Peong bermimpi makan pizza hut.

denggan saus tomatnya yang pedas..

Ditambah dengan salad... hmmm. enaknya...

dengan pinggiran rasa pisang kesukaannya..

Juga para pelayan yang bersahabat...

Bagai di istana Peong berpesta.

Peong sangat bahagia saat itu.

saat terbangun peong merasa kenyang.

Peong pun berjingkrak-jingkrak riang.

namun perut berkata lain "kruyuukk..~~".

Waduh, ternyata hanya sementara saja.

Peong pun mencari makan lagi..

Hari semakin malam, dingin mencekam.

Peong berjalan sambil menggigil kedinginan.

Rasa lapar mulai membuat perutnya kaku.

Peong mendekap perutnya dengan tangannya.

Sambil berfikir kapan ini berakhir.

Tidak disangka seorang preman memanggilnya.

Hai monyet kecil ayo kesini...

Kalo tidak gua putus tanganmu...

Apes lagi, mana perut lapar.

Mau lari juga tidak kuat.

Lebih baik datengin aja dah!!!

Peong berjalan menghampiri sang preman...

Ada apaan pre manggil2 gua..

Preman terkejut monyetnya bisa ngomong...

Belum tauu dia siapa peong...

"Keluarin uang dari dompet loe...!".

Emangnya gua ada bawa dompet!!!

Preman tersadar dan menjadi malu.

Hai Pre Gua minta makanan..

Gua juga belum makan, nyet!

Gak usah manggil2 kalo gitu..

Loe diam dulu atau kutendang!

Beraninya sama monyet doang loe..

Preman marah besar terhadap Peong..

Dilemparnya peong dengan kulit pisang.

Peong menangkapnya dan mencoba memakannya.

Cuihh!!! ternyata kulit pisang busuk..

Gantian Peong yang marah besar...

Dicakarnya si preman perlente itu.

Teriaklah si preman menangis geli.

Ahh gitu aja kok geli!!!

Premanpun memanggil empat tukang pukulnya...

Peong bingung mau memanggil siapa..

Peong cuma garuk garuk kepala.

Para preman pun mulai mendekatinya.

Peong mempersiapkan jurus langkah seribu...

Hai monyet buduk sini kubacok...

Peongpun mencari kantor polisi terdekat...

Pak polisi tolong bantu saya...

"Saya preman juga", kata polisi.

"Waduhh polisi edaannn" jawab peong.

Peong melarikan diri secepat kilat.

Wussss hampir saja tertabrak bus.

Untung Peong menghindar dengan cepat.

Peong akhirnya berhenti disebuah kedai.

"Mba minta minum dong,haus..".

"Boleh, mau minum apa?? Bayar!!".

Dompet saya ketinggalan dihutan mbak!!!

"Kalau begitu, gantinya cuci piring!!".

Bagaimana kalo saya jadi pelayan???

Boleh, tapi tidak menerima upah??

Jangan dong, saya lapar nih!!!

Kalau begitu, kutambah upah makan!!

Delapan ratus ribu sebulan ya???

Boleh.., sudah boleh makan sekarang???

Kok nanya??? khan saya yg lapar.

Iya, maksud saya makanlah dulu!!

Asyikkk!! Peong akhirnya makan juga.

Si penjual hanya mematung melihatnya.

Semuanya habis bersih disantap Peong.

Tak lupa, Peong pun minum.

Hahhh!! sueegeerrrr setelah sekian lama...

Setelahnya, si Peong melakukan pekerjaannya.

Nananana...sipeong mulai bersenandung ria.

Tak terasa ada yang mengamati...

Peongpun masih sibuk tanpa menyadarinya.

Penjual meratapi dagangannya yang ludes...

Ternyata, si Peong menghabiskan dagangan!!!

Hai Monyet kau apakan daganganku!!!!

Si Peong bingung tak mengerti.

Monyet kecil itu sangat ketakutan...

Maaf nyonya saya tidak sengaja..

Sejak kapan saya jadi nyonyamu!

Sungguh bu, saya tidak tahu!!!

Sejak kapan saya jadi ibumu!

Maaf mbak saya tidak sengaja!!!

Sumpah deh!! Percaya ya padaku???

"Kamu dipecat", bentak penjual itu.

Hikkk...hiikk...hikk..peong menangis.

Cepat pergi dari tempat ini!

Peong langsung mengambil langkah seribu.

Peong baru ingat sandalnya tertinggal.

Peong kembali dengan diam-diam..

Sandal merah Peong masih ada!

Cepat-cepat diambilnya sandal tersebut.

Sial sekali ulah Peong ketahuan.

Tiba-tiba muncul sapu terbang.

"Aku pasti bermimpi", pikir Peong.

"Pletak!!!! Kepala peong terkena sapu..

Kepala Peong terasa sakit sekali.

Berani ya kamu balik kesini!!!

Ternyata sapu hasil lemparan penjual.

Peong buru-buru menarik sandalnya.

Dan segera kabur secepat kilat.

Peong kecapaian,berhenti dipinggir kali.

Mandi dulu ah, gerah banget!!!

Tanpa disadarinya ada buaya mendekat.

Groaghhhhh!!! kaget mulut buaya terbuka.

Peong hanya terperangah tak percaya.

Dirinya seolah-olah tidak berdaya.

Peong merencanakan untuk meloloskan diri.

Diraihnya sebatang kayu yang terdekat.

Apa daya tangan tak sampai.

Peong mencoba berenang-renang ketepian.

Teringatlah dia tak bisa berenang...

Terpaksa peong berenang gaya botol.

Ternyata buaya tadi hanya boneka.

Tubuh peong masih timbul tenggelam.

Peong sudah hampir putus asa.

Tiba2 tubuhnya tertahan boneka buaya.

Peong kelelahan ketika mencapai daratan.

Perutnya kembali lapar karena kecapaian.

"Lapar lagi... lapar lagi...", keluhnya.

Kebetulan peong di dekat hutan.

Peong segera meluncur masuk hutan.

Ternyata banyak sekali buah-buahan.

Peong memetik beberapa buah apel.

Pisangpun tak lepas dari matanya.

Sayang pisangnya masih kecil kecil.

Terpaksa diurungkannya niat memetik pisang.

Peong makan apel dengan lahapnya.

Muncul seekor gorilla didepan Peong.

Peong kalang kabut mencari perlindungan.

Bersembunyi dibalik sebuah batu besar.

"Jangan takut", kata gorilla santai.

"Ada keperluan apa wahai gorilla???

"Aku tidak akan memakanmu, monyet".

"Ya..tapi aku takut melihatmu!!!".

"Jangan takut", kata gorilla lagi.

"Apakah Gorilla mau ikut makan???

"Keluar dulu dari balik batu".

"Baik tuan Gorilla" balas Peong.

Peong keluar dengan kaki gemetar.

Aku akan minta tolong padamu!!!

Haaa??? Peong seakan tidak percaya!!!

Tolong cabut duri dikakiku ya??

Gorilla itu kemudian menunjukkan kakinya.

Peong segera mendekati goriilla tersebut.

"Tapi mana durinya...?" pikir Peong.

"Duri itu tertancap tepat dibokongku...".

peong pun langsung bilang.."TIDAKK~!".

Peong berjalan semakin mendekati gorilla.

Tiba-tiba sang Gorilla Kentut...........

"Untung belum kucabut", pikir Peong.

"Uhhh bau sekali kentutnya" batinnya.

Peong kemudian bersiap untuk lari.

"Mau kemana kamu monyet kecil????".

"Anu gorilla, mau pipis sebentar...".

"Kita pipis bareng...." kata Gorilla.

Nanti kita main pedang2an dong!!!

pusing nh ajarin dong.

"Jangan pedang2an.. kita main tembak2an".

"aku menyerah..." jawab peongpasrah.

Tiba tiba datanglah nyonya gorilla.

nyonya gorilla minta dipijitin Peong.

Peong dengan senang hati menyambutnya.

Suami gorilla marah istrinya dipegang2.

Peong dilempar Gorilla sampai Bali.

"Aduh... aduh..." teriak Peong kesakitan.

"tempat apa ini?" peong bingung.

sementara perut peong masih lapar....

Datanglah seorang manusia yang terlihat kebingungan.

Hai kera kecil kesini sebentar!!!

Peong pun menghampiri manusia itu.

"Kamu tau gak kalo di pantai Kuta ada yang jual pisang?. Monyetku kelaparan kasihan dari kemarin cari orang yang jual pisang gak ketemu. Bisa bantu carikan pisang dong!", pintaku sedikit mengharap.

Terlalu panjang saya enggak ngerti!!

Sorry lima kata saja ya????

Yup benar, lima kata saja...

Aku mau cari pisang dimana????

Di Pantai Kuta tidak ada...????

Apa tempat berkumpul monyet di Bali???

ada!! namanya kampung monyet berdikari!!!

Tolong antar aku bisa ga???

Kesana?? enggak ah tempatnya seremm!!!

Tegakah melihat aku berjalan sendirian???

Ahh..tega sekilo berapa sih!!!

Mau belinya berapa kilo, Peong???

Gak mau, wong mau beli pisang!!!

Sekali2i jangan makan pisang , bisakan???

Kalo makan rumput itu sapi!!!

Akhirnya Peong meninggalkan orang itu.

Susah juga nyari orang baik2!!

Peong berjalan hingga sampai terminal.

Banyak orang yang lalu lalang!!!

Tapi tak ada yang dikenalnya.

Hanya deru bis lalu lalang..

Peong termenung sedih menahan lapar.

Ada seorang anak kecil mendekati.

Mengelus peong dan memberi pisang.

Peong langsung melahapnya saking laparnya.

Dududuh.....anak kecil yang baik.

Tolong dong bagi dikit makannya..

Peong gak perduli, lanjut makan!!!

dasar pelit taksumpahin kayak monyet ...

Weee...emang gua monyet kok..

Perut Peong sekarang sudah kenyang.

Dia melanjutkan perjalanannya yang tertunda.

Berjalan bersiul mulut makin manyun.

Malampun tiba, aku tidur dimana?

Ceritanya panjang banget :D.

Diatas pohon atau dimana nih?

Kalo diatas pohon udah biasa..

Kalo gitu dibawah kolong jembatan...

Ahh..jangan!!! ntar dikira pengemis.

Bukan pengemis kok, Monyet tau...!

"Sewa hotel ahh..." pikir Peong.

Gardu SISKAMLING kayaknya lebih aman.

Tapi Peong takut masuk angin.... ??

Berarti hotel yang paling aman.

Iya tapi Peang tak berduit...?

Nginapnya digenteng hotel aja, gratissss!!!

Peong menghitung uangnya dan ternyata.......

Duitnya cukup buat beli pisang....?

Peong bingung, Nginap apa makan????

Nginap....makan....nginap.....makan....nginap...

Akhirnya Peong memutuskan makan lagi.

Malam2 siapa yg jual pisang...?

Pergi aja ke diskotik ah!!!!

Tapi ternyata nasib berkata lain.

Belum sempat beranjak, datanglah seekor...

Monyet wanita asli dari Bali..

Ditemani seorang pria bernama Uziek....

Uziek pun ngobrol dengan santainya.

Monyet wanita itu bernama Penyet..

Peong bingung siapa sebenarnya Uziek?

Peong...., jangan bingung terus dong........!!!!!!

Uziek itu tuannya si Penyet.

Penyet diperoleh Uziek dari Kalimantan....

Dinamai Penyet karena suka tempepenyet....

Dan memencet2 tempe sampe penyet.

Sampe penyetpun masih saja diseret....

Sekarang Peong bersahabat dengan Penyet....

mereka berjanji bersahabat kayak karet.

Melar sana sini tapi lengket.

Setiap sore Peong dan Penyet ...

maem baso di warung mang onyet.

mereka juga suka bikin omlet...

Tidak disangka jatuh hatilah Peong...

jatuh hati sampai mencret-mencret.

Namun Penyet tak menghiraukan Peong.

Merasa dicueki, Peong merubah strategi....

Peongpun mengambil selang dan ember...

tapi bukan untuk mengisi air...

melainkan untuk sesuatu yang lain...

didaur ulang jadi cinderamata monyet.............

sebuah patung yang mirip peong..

berlagak menjadi superman versi monyet.

padahal aslinya tidak bisa terbang...

bisanya cuma menari dan melompat..

Hobbynya cari kutu & makan pisang ..............

Pisang yang dipilih cuman 'raja'...

"Cari kutu? No!!!", kata peong.

Cari pacar??? Yes!!! lanjut peong.

Lagi lagi peong dicuekin Penyet.

Peongpun melempari Penyet dengan kerikil...

Aduhhh!!! Kok kamu gitu sih!!!

Lho kok marah... jangan marah..!

"Kamu sih cuekin aku terus...".

abis kamu ngatain aku MONYET!!

emang maunya dikatain apa? beruk?

biar cuman monyet, gue keren!!

penyet berkata, "keren dari hongkong".

Peong tersinggung dibilang dari hongkong.

lo ga tau gue preman!!

Penyet sadar berhadapan dengan siapa.

penyet mengambil sebatang balok berduri.

Dikecupnya balok berduri itu 3x.

Bibir Penyet jadi Jontor deh.

Preman takut dengan bibir penyet.

Langsung kabur kewarung Bu Menyet.

Dari kejauhan Peong memperhatikan Penyet.

Peong mengarahkan Bidikannya ke Penyet.

mencoba nembak penyet dari jauh.

Peong mengokang senjatanya dua kali.

"Kang...kang" begitu bunyi kokangnya.

Lalu dooor peluru melesat lepas.

peluru tepat mengenai paha peong.

Peong mengaduh kesakitan sambil meringis.

paha peong tak bisa bergerak.

Aneh! Padahal Peongkan yang nembak?

Peong juga merasa gak beres.

peong ngerasa dalangnya ga bener.

" Dasar dalang keblinger...senjata apaane ".

Rupanya laras senapannya yang terbalik.

Peong cuma garuk garuk kepala...

berharap semua ini hanyalah mimpi.

Tapi pahanya tetap terasa sakit.

ternyata pahanya sudah terkena kuman.

"Lho kok bisa?" tanya Penyet.

Ya iyyalah masak yaiyya dong!!!

Lanjutan ceritanya bagaimana pak dalang....?

Peong segera masuk rumah sakit.

Kata dokter kena serangan jantung.

tapi dokternya ternyata cuma sotoy.

Suka sekali makan soto ayam.

Di warung remang2 Bu Aya..

Sambil minum secangkir kopi panas.

Diiringi suara jangkrik yang bersahutan.

Makin malam makin gelap gulita.

semilir angin malam menambah dingin.

Penduduk kampung sudah pada terlelap.

dok, ini cerita tentang peong...................

Peong lagi istirahat.. katanya sakit.

Kata dokter Peong kena Hernia.

Kasian sekali si peong yah..

Kata prabuyadhi dokternya cuma sotoy.

Emang!! Dokter suka ikan sotoy.

Dokternya Buka praktek setiap hari.

Dari pagi sampai sore hari.

dokter dengan dedikasi yg mantaaaaaap.

Maklum, baru lulus kuliah kedokteran..!

titelnya nambah jadi sarjana tuhhhh...

tapi sayangnya sarjana teknik mesin.

Keren 2 titel menjadi kereeeeeeen.

Julukannya sarjana kedokteran teknik mesin.

Profesi Dokter pekerjaan Kuli Bangunan.....

yang tugasnya meriksa bangunan rusak.

dengan stetoskop di tangan kanan dan palu di tangan kiri.

Peong jadi takut diperiksa olehnya.

Matanya merem melek karena takut.

mulut peong megap megap kebauan.

kena bau yang nyengat banget.

tapi akhirnya dia sadar juga,

kalau keteknya ternyata lebih bau.

wah ini sangat mengerikan bagi Peong.

Peong sadar dokter itu membahayakan.

Lebih bahaya dari virus H1N1.

Peong lantas segera bersembunyi darinya.

tapi harus bersembunyi di mana?

Apakah bisa kalo dibalik pintu???

masih mengkhawatirkan kalo Peong diam.

peong harus berbuat sesuatu segera!

Diambilnya sebuah suntikan yang tergeletak..

Akhirnya peong menusuk si dokter...

tubuh dokter itu bergerak belingsatan.

entah cairan apa yang kutusukkan,

Sesaat kemudian dokter itu kejang..

namun tiba2, dokter itu..

hanya melihat Peong sambil mematung...

ternyata dokter itu sudah menjadi...

seonggok makhluk diam tanpa nyawa...

Tangan Si Peong pun gemetar....

Peong segera mencari pintu keluar...

namun ternyata pintu itu hilang!

Monyet itu garuk garuk kepala...

Lalu dia melihat sebuah jendela.

Dia mulai mendekati jendela itu.

Namun apa yang terjadi saudara2?

Jendela itu hilang juga saudara2..!

Peongpun mencoba mencari lobang angin.

Ternyata ada satu lobang angin...

Peong merasa gendut karena kesulitan.

Diintiplah lobang angin dengan hati2.

Anginpun berhembus membawa bau busuk.

Perut peong mual mencium bau..

Tak tahan baunya,peongpun menyerah..

Peongpun terpaksa ikut pingsan juga..

Tiba tiba peong terbangun,

"Dimana ini??? bisiknya dalam hati.

Peong mencium bau yang aneh!

Bau bangkai busuk yang menusuk.

Busuknya membuat Peong hampir pingsan.

Untunglah datang seekor tupai betina.

Membawa sekeranjang petai cina muda.

Peong pun menghampiri tupai itu.

"Hai Pay!!! boleh nanya sesuatu???

"Tanya apa lu ke gua??".

"Lu tu cewek apa cowok???

Masa lu gak bisa nebak??

Ahh!!! namanya juga dunia hewan!!

Hewan juga makhluk Tuhan kali....

Pay ntuk apa tuh petai??

Petai ini mau dikupas dulu..

Masak cakep2 makan petai..

Sebenarnya petai mengandung vitamin loh..

Vitamin N7, N5, N3, N1????

Hehehe...Peong lupa vitamin apa....

He Pay...kta temenan yukkk!!!

Bukannya emang dari dulu gitu...

Kan kita baru ktmu tadi!!!

Oya emang dimana ketemunya ya??

Yahhh!!!!! itu tuh di pohon!!!!

Peong jadi inget pohon mana...

Pohon nangka Pay!!! Inget gak???

Nangka muda atau tua bro???

Nangka tua dong!!! kan manis...

enak dimakan!! dan bisa dijual.

Emang bener tapi kalo busuk???

Paling juga turun harga sedikit.

sedikitnya mungkin cuma turun Rp50.000,00.

waduh turunnya banyak juga ya????

ya maklumlah namanya orang dagang.

Kapan kamu mulai berjualan Yong!!

kapan ya??? emang aku dagang.

Lah? Katanya situ mau jualan.

Sapa bilang??? Emang iya begitu??

Peong yang bilang tapi bohong.

napa mesti boong si Peong??

Peong lagi pusing tujuh keliling.

karena habiz ketiban nangka tua.

sakit banget ketiban nangka tua,

nangka tua emang bikin keki.

Peong ingin melupakan kejadian itu.

tapi entah kenapa selalu teringat.

padahal dia sudah memukul kepalanya.

sampai benjol-benjol sana-sini.

Pay, boleh minta nangkanya nggak?

Nangka ini? mangga atuh diambil..

Minta nangka kok dikasih mangga???

ohh...mangga ya? Maklum, lupa sih, kaibat dari kepala yang benjol..

kasian peong kini jadi amnesia.................

bahkan dia lupa sama kekasihnya.....

yang ia ingat hanya ada dalam mimpinya, kekasih khayalan....

Kekasihnya adalah cucu Engkong Gorila.

kasian peong..... cinta tak direstui....

cinta tak direstui lagunya st12.

bagai peong yang merindukan bulan...

tapi bulannya kabur melihat peong.

peong hanya bisa meratapi nasibnya.

Nasib Peong kenapa sesedih ini?

mungkin nasibnya ini sesuai taQdir.

Tapi Peong segera bangkit kembali.

Segera mengejar laju bis kota.

sampai peong ketabrak sepeda motor.

aduh, peong terkena sial lagi.

sambil menyesali nasib, Peong bengong..

hampir saja dia jatuh terpeleset.

Aduh! kenapa ada pisang sih!

ada orang yang buang sembarangan..

Peong ketrabak kok malah bengong.

jatuh koma...peong rindu Penyet..

Kerinduan Peong sudah sangat dalam...

Penyet datang membawa bunga melati.

Kenapa Penyet cuma bawa melati???

bawa banyak dikira tukang bunga.

seru kan kalo bawa banyak...

nggak, seru lagi bunga bangkai.

bangkai ikan atau ayam nih??

bangkai kan baunya nggak enak.

makanya Penyet bawa bunga bangkai.

bunga bangkai ditaruh depan rumah.

Mencium bangkai, Peong langsung siuman.

karena bau bangkai sangat menyengat.

Nyengat hidung Peong dan Penyet..

menutup hidung pakai tisu wangi.

sampai hidungnya juga bau wangi.

wangi sekali sampai Peong pingsan..

untung ada penyet yang menyelamatkan.

lagi-lagi peong harus berobat.

ke rumah sakit yang terdekat.

ditolong dokter dan suster hebat.

akhirnya peong sehat seperti semula.

Peong jalan lahi menuju taman.

sambil menggenggam pisang di tangannya.

Peong lebih hati-hati sekarang.

jangan sampai terjatuh lagi nih...

Peong nengok kiri dan kanan.

Siapa tahu entar ada orang...

Karena Peong ingin menyeberang jalan.

Takutnya orang itu bikin onar....

untung Peong sampai dengan selamat.

Tanpa kurang suatu apa pun..

Peong mencari teman di taman.

Tetapi ternyata dia tidak menemukan...

Peong lalu berjalan menuju pasar.

Apa yang dicari Peong disana??

Ternyata Peong sedang mencari makanan.

Makanan lezat dan nikmat pasti...

Dengan es campur yang dingin.

apalagi kalo disantap waktu panas..

Peong sudah membayangkan begitu segarnya.

Tiba-tiba Penyet datang menghampirinya..

Hai Peong, disini kamu rupanya.

dari mana saja kau Nyet??

Penyet malah ketawa sambil nyengir.

hehehe...enggak dari mana-mana....

ahh kamu, padahal aku cariin..

masa sih?? kamu ada dimana??

aku jatuh kamu tau nggak?

hahaha...kenapa jatuh sih??kasian....

Hiks, kok malah ketawa sih?

Loh, kamu bener kesakitan ya??

kamu nggak lihat mukaku ini?

Kalo menurutku kamu masih sama..

gubrak...! kamu memang membuatku kecewa.

hehehe...piss! aku kasih pisang??

aku ngambek aja sama kamu.

nah loh, mukamu tambah jelek...

katanya kamu ini teman sejati.

ya iya dong!aku jujur....

jadi aslinya aku ini jelek?

aduh...kenapa diambil mesti pusing??

bukan ambil pusing... tapi pisang..

pusing atau pisang sama saja..

hmm namanya monyet sukanya pisang.

pisang raja atau pisang ambon??

sebentar sayang, aku masih pusing.

kalo pusing minum obat aja..

minta tolong belikan di apotek..

kalo gitu mana duitnya Ong??

hehehe....aku lagi bokek nih..

ya bokek kok banyak mau....

yaah.. namanya juga Peong, Nyet.

sesekali kamu traktir dong, Nyet..

waduw payah nih Monyet, maunya...

makan mulu bayar kagak bisa.

tanggal tua...tanggal tua Bro..

terus gimana? Cari solusi dong!

makanya ini juga sambil mikirin..

mikir apa ngelamun lu Nyet!?!

ting!!aku dapat ide gila!!!

Apaaa!!!! elu udah mulai gila????

heh, dengerin aku dulu dong,,,!!!

Penyet mendengarkan Peong dengan seksama.

kurang deket. agak kesinian dong...

Apaan sih? Bikin penasaran aja!

Sebenernya, kita jadi makan nggak ???

Gubrak! Kok malah ngomongin makan?

Lho, emang tadi ngomongin apa?

Berisik deh, udah laper nih...

Ya sudah mau makan dimana?

sekali lagi, kamu bayarin ya...^^.

iya deh, dasar gak modal :P.

kamu sahabat sejatiku, aku terharu,,,T_T.

Terharu ya terharu, tapi dimana?

masuk ke pasar situ aja,,

Baiklah ayo, mau makan apa?

apa aja asal halal deh...^^.

Beli pisang aja ya!!! murah!!!!

Ndak mau ahh... udah bosan..

gimana kalo segelas es campur...

mikirin makanan,peong lupa sakit,.

buruan yuk ke pasar sekarang..

Wah ini kan sudah sore...

tapi aku udah laper banget..

Bagaimana kalau pergi ke restoran?

Hihh...itu lebih mahal tahu,,,

tiba tiba peong muntah darah..

Ternyata bukan darah, tapi saos.

"Kau bikin kaget saja Peong!!".

kata monyet,yang hampir pingsan.

Maaaaf... Aku kan hanya bercanda...

tiba-tiba terdengar sirine polisi.

Peong ditangkap karena tuduhan penipuan.

"bagaimana bisa polisi itu tau??".

Apakah polisi itu punya bukti??

monyet diam ketakutan melihat polisi.

Peong hanya bisa diam terpaku.

diseretlah peong ke penjara hewan..

Peong berontak dengan sekuat tenaga..

lemah,peong curhat lewat email.

di situ dia merasa aman...

Tapi dia diadukan RS Hewan.

Katanya Peong mengidap penyakit menular..

Peong merasa dia sehat sekali.

Peong tidak terima diperlakukan semena2.

karena dia merasa, dia benar.

Peong membawa perkara ke pengadilan.

tidak ada pengacara yang membantu.

Peong juga tidak punya bukti.

selama ini dia dizalimi Penyet..

Tapi Peong tidak kehabisan akal.

Dia segera sewa penngacara handal.

tapi kok bayarnya mahal ya..

Peong mampu bayar pake batu...:D.

Hihh..kamu sukanya ngejek aku..

lha emang bisanya cuman itu..^^.

terus gimana nih solusi akhirnya?

kita minta bantuan kakek aja.

semoga kakek punya uang banyak.

kalo nggak punya ya udah....

kita jalan-jalan murah aja..

ke taman sebelah aja yukkk.

boleh aja, sampe sore ya..

abis itu beli mie yuk..

bukannya kita nggak punya duit?

lho kan udah dapet ..hihihi.

emang dapet dari mana sih?

dapet dari nenek, cuman gopek...

trus kasusnya, gimana dong jadinya?

ogah ah mikirin lagi...capek..

istirahat dulu aja kalo capek.. :P.

aku nggak mau mikirin kasus..:(.

yasudah, kita senang-senang aja...

oke deh Nyet...ayo jalan..

Mereka berjalan dengan bergandengan tangan.

tiba-tiba ada yang memanggil.....

Peong segera menoleh dengan sigap.

Ternyata yang dilihatnya cewek cantik.

Wah... Peong langsung terkesima melihatnya.

Apa yang sedang kau lihat??

Liat deh, ada cewek tuh..

Emang kamu mau duain aku??

ohh..tentu saja tidak bidadariku...

Aku hanya mengagumi makhluk itu.

Huh mengagumi kok sampai gitu...

sudahlah, jangan dibahas lagi ya..

Tapi dia benar benar cantik.

sekarang pilih, aku atau dia?

Peong maunya sih pilih dia :P.

wah....kamu kok tega banget....:((.

atau mendingan kita undi saja?

aku lebih suka sama manusia.

kamu nggak nyadar siapa kamu?

aku merasa aku manusia kok??

ngaca dulu dong kamu ini,,,

nggak ada kaca disini Nyet...

tuh di depan ada sungai...

ya,,,sungainya keruh gitu, males...

Di sampingnya kan ada danau..

nggak mungkin Nyet...kamu bohong..

makanya kamu cek dulu deh..

Apanya yang harus dicek lagi?

ya ampun dibilangin gak ada...

Pasti ada, aku yakin itu!

kamu aja deh yang cek,,,

Yang ngga yakin kan kamu.

hehehe...dari tadi aku yakin..

Ya sudah, buat apa dicek?

makanya, lanjut aja yuk Ong...

Mereka berdua segera melanjutkan perjalanan.

sesampainya di suatu lapangan luas....

Mereka melihat suatu pertandingan sepakbola.

eh, ternyata pemainnya bukan manusia!!

Peong dan penyet dipanggil bermain.....

Mereka berdua menolak dengan halus...

tapi para pemain memaksa mereka,

Tapi mereka tetap tidak mau.

Penyet ngajakin Peong kabur aja...

lari..lari...ayo lari kencang..

gubrak....terjatuhlah Penyet di kubangan.

tu kan..kotor semua deh..

ya...gimana nih?dicuci dulu...

lalu mereka mencucinya di sumur.

ternyata sumur itu kotor banget..

bukannya bersih, malah tambah kotor,

Akhirnya mereka berdua membeli rinso.

Mau beli berapa bungkus ya?

Gimana kalo beli dua saja?

kira-kira cukup nggak tuh?

Kalo untuk sePeong sepertinya cukup.

tapi kalo detergen kan panas..

yaaa..masa pake detergen sih??

Lha terus pake apa hayo?

Gimana kalo pake jerigen aja??

loh, jerigen gimana, isinya apa??

Kalo diisi bensin ntar terbakar?

yah, kenapa malah diisi bensin?

terus mau diisi apa sih?

bukan diisi tapi pake apa?

kalau pake air keras gimana?

waduh....ogah dong, ntar matee..

Emang gue pikirin ente matee..

Loh, jadi ini rencana pembunuhan ??

Ya bukanlah, masa bukan dong...

lah terus kenapa mesti gue...

Karna elu yang paling maniezzzzzzz.

karna itu kalian jahat?hikss..

Jangan menangis dong, ntar banjir.

siapa yang nangis? cuman sedih...>.

Kenapa sedih???? cerita dong kesini..

abis kalian sadis banget sih..

sadis..? kayak lagunya kang afgan...

huum nih....kayak judul lagu.

udah baekan aja mendingan ya???

baekan gimana? masih bete nih..

kenapa semua ini jadi begini ?

sudah sabar ya... jangan sedih...

huum, aku harus sabar...makasih.

Sama-sama... Jadi sekarang gimana?

lanjutin jalan aja, Nenek nungguin.

Ha ha ha... Neneknya siapa?

nenek gue kali Nyet, lupa??

Oh iya. Oke deh, ayo!

sip..sip...let's go pren..

Go go... ale ale ale...

Nyet lo iklanin minuman ya?

Bukan Peong, itu slogan sepakbola.

owh gitu nyet...hehehe..salah.

Aduh gimana sih lo Peong?

gimana sie loe dasar monyet!

yuhuu..monyet gitu loh..hehehe.

Monyet kok kalau ketawa gitu?

Kok ketawanya seperti manusia yah?

Manusia ini seperti monyet daratan.

Atau monyet seperti manusia daratan?

huum mana aja deh bisa....

Oke kalo begitu, ayo jalan...

lalu mereka berjalan menuju gunung.

Ke rumah neneknya si Peong.

nenek si peong sedang sakit...

walaupun sakit nenek tetap bekerja.

nenek melihat mereka menuju sawah.

"Haiyya!!! cucuku uda nyampe"teriaknya.

nenek memeluknya erat. Peong kesakitan.

lalu peong memukul perut neneknya..

woooo...apaan lu Yong...sakiitt..

grandma napsu bnget seehh peluknya.

Nenek Peong berjalan terhuyung-huyung.

Peong menyepak nenek hingga tersungkur...

Eleh eleh... Peong kok jahat...?

hahaha...Peong emang devil nek..

Lho... bukannya Peong itu monyet?

Ya...si beruk bermuka dua!!!

bukan beruk lagi...tapi monyet..^^.

manusia berkepala beruk berbadan monyet...

wah itu betul banget bro...^^.

Cerita kembali ke emaknya Peong...

Aduh Peongg!!!! lama tak kembali.

Iya mak... nyong banyak keperluan...

bawa oleh-oleh apa Yong ?

kok jadi Yong sih mak?

wah, emak lupa, penyet maksudnya..^^.

"Ah, emak pelupa!!!" teriak Peong.

"Lah loh!!! apanya yang lupa???

"Ah sudahlah," kata Peong kesal.

Nah lo.. bukannya tadi Penyet.

Akhirnya mereka bertiga bingung semua.

hahaha...emak sama nenek pikun...

Peong yang ngantuk kemudian tertidur.

walah cucuku kok malah molor..

Emak menyelimuti Peong dengan sayangnya.

Ditatapnya peong dari atas kebawah.

ternyata penampilan Peong sangat menyedihkan.

Ditatapnya lagi dari bawah keatas.

Nyitnyit adik peong ikut menatap..

Ngapain ngeliat kayak gitu,Nyit!!

ternyata nyitnyit naksir sama peong.

Loh bukannya naksir penyet ya?

Nyitnyit pan adiknya Peong tuh?

" Kak Peong, bangun udah siang !! ".

Woahmm, aduh ganggu aja Nyit..:-(.

mimpi apa kak peong...???

hmmm rahasia Nyit..^^ seru pokoknya..

Peong pun bergegas keluar kamar.

Di luar sudah menanti Penyet.

Ngapain kesini Nyet, kangen Ya ?!!

Ngapain kangen ama elu Yong.

Gua kesini numpang makan..

Didepan ada pohon pisang tuh..

elu ambilin dong buat gue...

"Males ahh!!! elu aja manjat!!!!".

" Aku kan perempuan !! " kata penyet.

masa sih elu cewek yong?

kan penyet yang bilang perempuan.

ea,.......aku juga perempuan....

Jadi siapa yang manjat nih?

Peong, makan ke mall yuk!!

mau manjat ato ngemall nih?

ngemall.. kamu yang traktir ya !!

manjat dulu deh, baru ngemall...

gak ah,,,enakkan facebookan dr pada ngemall...

biar aku aja yang manjat.

ngapain repot-repot manjat,mendingan beli aja di pasar...

mending beli di mall aja..

peong dan penyet pun akhirnya...

pergi ke mall jalan kaki.

Penyet kamu cepetan dong jalannya!

jiah, orang ini udah lari.

kok lari sih, terbang donk...

Ah, becanda aja lu yong.

emang gua bercanda,nyet,hahaha.

Liat yong, ada topeng monyet.

berhenti bentar yuk Nyong..liat..^^.

bukannya gw jg monyet ea?

Kasihan.. Nyet bebasin mereka yuk !

Tapi abangnya nanti marah gak?

hmmm, abangnya gak liat tuh..

ya sudah,ayo kita bebasin.

hehehe,,,sip..berikan kebebasan..^^.

lalu mereka pun membebaskan monyetnya.

ayo lari,entar abangnya liat..

Monyet yang dibebaskan bernama Ubit.

"Kok kamu bisa ketangkep,Bit?".

lagi nyari makan di hutan..

terus ketemu sama pemburu monyet...

trus kejar-kejaran sma pemburunya.

lari ngos-ngosan terus pingsan.

abis pingsan tiba-tiba bangun.

saat bangun udah di kerangkeng.

disana ada teman-teman ubit.

ada cakep jelek tua muda...

eh, semua pada ngeliat ubit.

katanya kita semua mau dijual.

dijual buat hewan qurban...


Anda tidak bisa ikut nulis kalau ndak login.