Petualangan
Sejenak waktu untuk merenung, sesuatu tentang hidup ini.
Perjalanan panjang, liku-liku hidup, dan semua antah berantah kejadian pengalaman selama kita mulai menghirup udara di dunia ini.
mencari arti, makna, hikmah, pengalaman, ilmu dalam perjalanan ini...
Ketika kita melalui semua perjalanan ini tanpa mengerti apa arti dari semuanya itu, seperti berjalan didalam hutan dan tak tahu arah.
Seorang bijak pernah berkata bahwa menjalani hidup adalah proses untuk mengerti hakikat kehidupan? kita berjalan membabi buta, berharap kan datang senang, pdahal nasib telah di gariskan-Nya.
sering kita mengeluh, marah, merasa tidak adil dalam hidup ini, ketika kita diberi seekor ulat, tetapi kita tidak menyadari bahwa suatu saat nanti dia akan berubah menjadi kupu - kupu.
Yang bisa terbang bebas menyibak rahasia jagat raya ini.
dan mensyukuri betapa indah pemberian NYa.
Bersyukur, mengapa hal itu teramat sulit untuk di lakukan, padahal aku hanyalah makhluk fana.
Tapi aku sadar, hidup memang telah digariskan, Tapi aku tak boleh berhenti berusaha. Tapi apa yang sebenarnya aku cari dalam hidup ku?! Tuhan tolong aku..
Di tengah cobaan yg datang silih berganti, sering kali ku bertanya dalam hati "Tuhan apakah kau yakin aku kuat menghadapi ini?".
meski kau telah mengatakan bawa engkau tidak akan memberi cobaan bila kita tidak sanggup untuk menghadapinya.
Tetap saja hal itu membuat aku bingung. Kadang aku sempat berpikir untuk apa aku dilahirkan di dunia ini.
Apakah aku dilahirkan hanya untuk BINGUNG saja??
atau memilih?
Atau hanya menjadi hidup saja dan di permainkan nasib?
atau menikmati duniawi ini ?
Beribu tanya menggema di otak ku...tak tahan rasanya menanggung beban kehidupan ini . "Tuhan Kau Sungguh kejam".
keraguan ini yang selalu membayangi kehidupan.
Yang membuatku merasa tak sanggup berbagi hidup dengan orang lain, membuatku tidak pernah benar - benar berfikir untuk mencari pasangan hidup.
Jiwa ku yang rapuh, kecilnya hatiku membuat ku sulit menghadapi kenyataan ini.
Padahal aku terlahir dalam keadaan organ tubuh yang semuanya berfungsi dgn sempurna.
Harusnya aku bisa bersyukur......
Namun seperti yang ku bilang tadi , mengapa bersyukur menjadi hal yang sulit dlm hidupku ?
Tetapi aku akhirnya memutuskan untuk mengambil arah kiri...entah kenapa..aku hanya mengikuti suara hatiku saja.
apakah jalan ini yang yang harus aku tempuh.
aku kembali berpikir dan merenung tentang keputusanku ini. Ragu bercampur takut selalu membayangiku dalam setiap langkah hidup yang ku ambil, tapi...
semua sudah terlanjur.. aku jadi bingung, mau kemana arah dan langkahku..
Akhirnya kulangkahkan kakiku menuju jalan tengah, supaya semuanya adil.
bisakah bertahan di jalur tengah ...
Ataukah aku harus memulainya dari awal lagi.....
dari awal lalu ke tengah lagi.....
berkorban jiwa dan raga demi berhasilnya cerpen ini menjadi yang terbaik...
aku terpuruk dalam lorong hitam gelap pekat....... yang tak tau aku harus bagaimana.
Mencoba mencari setitik cahaya tapi, gedebukkk! Kuterjatuh.
Anda tidak bisa ikut nulis kalau ndak login.
Yayak: bleh g???
hend: boleh
hend: bas bebas aja
Raeku: edit dong
Raeku: membuatku tidak pernah benar2 berfikir untuk mencari pasangan hidup.
kakanda: Kenapa pada bingung sih??
kakanda: ikutan ya
hend: Sorry Edit
kakanda: ya elu aja nyang terusin ndiri yax
Istifajar: ikut nulis ahh ;)
bibicriwis: hend, kalau nanti ngedit, tambahin kata "lagi" di "Ataukah aku harus memulainya dari awal". Kayaknya kurang greget hehhhe.. Nuwun..