Petualangan
Suatu hari di Negra Harrazo tinggal seorang yang kaya raya bahkan di adalah orang paling kaya di Haerassa namanya Rado. Dia sangat ingin berkeliling dunia. Akhirnya Ia memutuskan kalau dia akan mulai berkeliling dunia.
dia akhirnya berkemas-kemas menyiapkan barang-barangnya seperti baju,celana,foto,sleeping bag,dll.
Keesokan harinya dia pun memulai perjalanan pertamanya menuju Bornelele.
ketika ia sampai di bornelele ,ia langsung menyawa sebuah jeep dan menuju daerah primitif disana.
Lalu Rado bertemu dengan salah satu penduduk di sana namanya Faraz. Rado pun bertanya tentang keadaan penduduk di sini. "Penduduk di sini tidak mempunyai masalah apa-apa" jawab Faraz. kemudian ia melanjutkan perkataannya "Tapi....
saat rado melanjutkan perjalanannya dia di hadang oleh 10 ekor singa.tapi karena cuma ekornya doang akhirnya rado melanjutkan perjalanannya ke utara,negeri velazza.
Belum setengah perjalanan, hujan rintik-rintik. Rado pun memutuskan untuk bermalam di daerah asing tersebut. Sambil membangun tenda kecil yang dibawanya dari rumah.
Malam itu begitu dingin sehingga membuat bulu kuduknya berdiri dan hidungnya meler.
tiba-tiba,DUAAAAAAARRRRRRRRRRRRR.suara petir yang begitu keras membuat Rado langsung tertidur alias pingsan.
Hujan pun mulai rintik - rintik dan semakin lama semakin keras namun, ia tidak juga bangun - bangun.
pagi pun mejelang,matahari telah naik di angkasa,saat itulah Rado baru terbangun dari tidurnya.kicauan burung mengingatkannya pada kata-kata faraz.Faraz mengatakan bahwa saudaranya,Fazar sedang dalam masalah di negeri Velazza.Farazpun tidak tahu apa.
Biarpun Faraz begitu adanya, tak ada yang dapat dilakukan Rado selain meneguk secangkir teh hangat untuk menghangatkan badan dinginnya itu.
tapi karena Rado tak kunjung hangat akhirnya dia tambah dengan segelas kopi.
Akhirnya Ia pun kembali merasa hangat.
akhirnya iapun melanjutkan perjalananya menuju negeri Velazza.
Taksi pun berhenti, dan supir taksi menunjuk kepada argo. Aku diam saja, uang di kantung ku sudah habis untuk beli minyak tanah. Aku bersiap melemparkan tabung elpiji 3 kg itu ke kepala supir taksi itu. Tapi malaikat mencegahku dan berkata, "OK, OK,".
Aku harus cari cara supaya dapat membayar taksi sialan ini.
Tiba - tiba lampu yang berada di dalam otakku menyala dengan terang.
ngapain naik taksi,kan aku udah beli mobil jeep waktu itu,pikir rado."maaf pak tidak usah,saya sudah punya kendaraan, katanya.
Akhirnya Rado pun kembali melanjutkan perjalanan.
tak lupa ia mengajak faraz,Rado mengajak Faraz agar Faraz dapat mengenali wajah saudaranya.Rado memilih negeri velazza sebagai kunjungannya yang ke-2 adalah untuk menyelamatkan saudara Faraz sekaligus melihat-lihat negeri velazza.
Setelah sampai, Rado. Langsung menemui saudara Faraz. Ternyata saudaranya telah meninggal, "Innalillahi wa innalillahi rajiun".
Faraz menangis di dalam pelukan Rado.
Setelah 3 hari disana Ia pun kemudian melanjutkan perjalanannya ke Haroeto.
Sesampainya di Haroeto ..
Dia melihat banyak kerusuhan yang terjadi disana.
yang dilakukan para warga.
Iapun menghampiri salah satu warga.
Ternyata Presiden Haroeto, Zaka Taro sedang dipaksa turun dari Jabatannya karena diaanggap tidak bisa mengurus Haroeto.
Rado kemudian mencoba menyeruak ke dalam kerumunan untuk menenangkan para warga. Namun tak disangka dia pun ditunjuk untuk menjadi presiden yang baru. Lalu ia pun berpikir...
Kalau Ia menjadi presiden yang baru Ia tak akan bisa mekanjutkan perjalanannya. Akhirnya Ia memutuskan untuk menolak tawaran itu.
Karena tidak ingin berlama-lama besoknya Ia langsung pergi dari Haroeto menuju Gathonto.
Setelah sampai....
Ia langsung check in ke Hotel disana. Ternyata orang disana ramah tamah dan senang dengan kedatangannya. Setelah selesai melihat-lihat Gatrhonto Ia melanjutkan perjalanannya ke Tarestofa. Ia pergi kesana dengan Pesawat Jet pribadinya.
Darimana Rado mendapatkan uang untuk membeli Jet Pribadi?
Tentu saja dia kan orang kaya.
Iapun sampai di Tarestofa.
Di Tarestofa sangat nyaman karena Tarestofa memang tempat wisata yang bagus.
udaranya yang sejuk dan nyaman,pemandangannya yang indah.
Rado pun ingin menghabiskan waktu selama 5 hari disana.
tapi rado belum puas,tambah lagi deh,3hari.
Akhirnya Ia melanjutkan perjalanannya ke Weresto. Disana sangat dingin, maklum dekat dengat kutub utara.
saking dinginya,rado pun tidak berani lama2 disitu,akhirya dia hanya berani tinggal 1hari saja.
Negara selanjutnya Rasteto, negara beriklim tropis paling panas didunia.
sama seperti di weresto,tinggalnya cuma 1HARI,tapi bukan karena dingin melainkan karena panas.
Ia kembali melanjutkan perjalannya ke Quento.
Sehari, dua hari, tiga hari ... Rado mulai merasakan sepertinya dia betah tinggal di kota itu. "Hm, sepertinya aku dah kenal tempat ini. Tapi kan aku belum pernah kesini ? Mimpi kali ye ... ", Rado tersenyum-senyum sendiri.
Lalu Rado melanjutkan perjalanannya ke Erebad. Tetapi ketika dalam perjalanan pesawat yang membawanya jatuh.
Gedubrak.... Rado tak ingat apa-apa lagi. Sadar-sadar ia telah berada di pinggir sawah, dengan lecet-lecet di tangan dan kakinya.
***
Setelah sadar, ternyata ia ada di rumah sakit didampingi Temannya, bersama Faraz.
Temannya bernama Wadi yang kebetulan bekerja disana.
Ternyata Rado terjatuh di kampung halaman Faraz, Retzza. Faraz bekerja sebagai petani sukses di sana.
Rado pun bertanya,".....
"Apa yang terjadi ?", "Kau terjatuh di Retzza, karena pesawat yang membawamu jatuh" jawab Wadi.
3 minggu kemudian Rado kembali pulih.
Rado tidak ingin berlama-lama ia pun segera melanjutkan perjalanannya. Karena tertarik dengan perjalanan Rado, Wadi pun memutuskan untuk ikut bersama Rado.
Perjalanan baru pun akhirnya dimulai. Rado kini melanjutkan perjalanannya bersama Wadi ke Erebad.
Rado kini tak sendiri lagi, karena ada Wadi yang menemani.
Rado dan Wadi menempuh perjalanan selama 3 jam ke Erebad.
Anda tidak bisa ikut nulis kalau ndak login.
jidan: ayo2 kang ..
feelee: di hutan ada taksi
jidan: iya, aneh2 ..
Ammar: maaf.salah tulis
Ammar: tambahin katanya ya.
RaisFawwazi: udah aku edit
Ammar: thanks.
Ammar: ngomong-ngomong is,cara nge-edit itu gimana sih
RaisFawwazi: tinggal di klik aja paragrafnya. Tapi yang bisa ngedit cuman yang bikin cerpen
RaisFawwazi: Aku ada email bwat kamu
RaisFawwazi: PAnjangin AJA BRO
vanillatte: rais demen ma rumah sakit yah ? hehe
Ammar: is.kamu belom bilang kalo waktu jalan2nya disebelahnya ada bodyguard
RaisFawwazi: bukan tunggu dulu
Ammar: is,koq retzza sih.bukannya bornelele
RaisFawwazi: Ceritanya Faraz manggil temen Rado ke Retzza
RaisFawwazi: Faraz di bornelele cuman jadi penduduk tak tetap disana
Ammar: ooo