Drama
Kebatilan harus dilawan. Cengengesan kudu diperkawan. Bakul "sempak" boleh di awan, tapi kebenaran harus ditegakkan. Dul Gepuk selesai ucapkan mantera andalan. Dia tahu ke mana bertugas. Siapa harus dilibas. Angin membawa kabar ringkas...
Adalah Tanti, biduanita, pesinden, tanah Priangan, konon, kabarnya, diculik raksasa besar keji bernama Rahwanto.
Ah Tanti! Si kemayu yang saat mabuk berlagak bule: http://www.soundupload.com/audio/wl57gajpfa0s0xw2.
Dul gepuk mengetahui tanti diculik dari sebuah sayembara di website orang ilang..
dul gepuk memandangi pantantnya yang sobek digigit kambing saat dia mengintip Tanti yang sedang nungging. Tapi sayangnya Tanti selalu memakai celana dalam dobel sehingga dia selalu dapat mempertahankan kedaulatannya. Kebetulan semuanya itu sedang.
Bermodal nekat, hasil print out sayembara serta GPS butut, dul gepuk berangkat menuju perkiraan lokasi penculikan tanti. Sebenarnya yg membuat dul gepuk tertantang adalah isi sayembara tsb, yang berisi...
"Siapa yang bisa menemukan Tanti, putri tercantik di desa Nggeplak, akan diberikan kesempatan membeli kolor baru merek Pierre Cardin.".
Pierre Cardin adalah merek favorit Dul. Merek favoritnya yang lain adalah Sorella dan Venicy.
bukan masalah kolor yang dul gepuk impikan.toh, pada kenyataannya dia sudah mengoleksi kolor. dari kolor merah, kolor ijo, kolor hitam bermotif bunga melati.namun, seandainya dia menjadi penyelamat tanti siapa tahu tanti akan menjadi istrinya.
Atau setidak-tidaknya diperbolehkan jadi tukang cuci kolornya Tanti,obsesi lain dari Dul Gepuk sebagaimana impiannya membela kebetulan..
Dul gepuk melaju motor warisan kakek dari babenya untuk kelokasi penculikan dengan modal GPS. Ternyata banyak jalan berliku yang harus dilalui dul gepuk, yang menyebabkan ban motornya bocor 7 kali.. akhirnya sampai juga ia disebuah kota kecil yg...
yang bernama kolor city!
"Kota yang penuh warna, tapi kenapa sepi begini??" gumam dul gepuk. Belum selesai berpikir, tiba2 ia dikagetkan oleh sesosok tinggi besar yang...
Berambut gondrong, bertampang kusam, sambil membawa setumpuk kolor berenda.
Dul gepuk mengira pasti kolor2 yang dibawanya merupakan korbannya. Kemudian dengan lantang ia berkata "Hai manusia jelek...jika..
...kau adalah penjual kolor, tunjukkan sertifikatmu!".
"Hwuahahahaha... aku bukan penjual kolooor, tapi...
seorang kolektor kolor paling cihuy di kawasan kolor city ini. Apakah kamu mau menyaingi aku wahai lelaki yang tak seberapa?? Aku yakin koleksi kolormu tidak selengkap milikku! Kalau kamu mampu mengalahkan aku, aku akan memberikan...
Kolor City! Oh nama baru! Dulu namanya Kota Batman, alias Pekalongan. Kini kota tanpa superhero. Dul Gepuk pun terpanggil.
Walaupun sekedar berstatus outsourcing.
Singkat cerita, supaya gak muter2, Tanti pun ketemu. Sekarang superhero Dul Gepuk diminta membebaskan Sumbilung dari penculiknya, Mbah Kocaksono.
Mbah Kocaksono yang merupakan penjahat kelas wahid di jamannya, koq ya muncul lagi sekarang.
Dul Gepuk jelas syok. Dia dengan spontan mulai menyembunyikan kolor-kolor koleksinya. Terutama kolor merk Sorella. Sambil bergumam "my precious..".
"Sorella oh Sorella! Sorella anak yang manis. Anak manis janganlah..." Mbak Kocaksono menyanyi dengan riangnya...
"Mbak Kocak, hentikan nyanyianmu, aku sudah muak dengan nyanyian yg gak jelas juntrunganya kayak anak kecil saja," kata Dul gepuk. Lalu dengan cueknya Dul Gepuk mencoba memakai salah satu kolor kesayangan yg bermerk dirinya "D&G;" (DUL GEPUK).
Mbak Kocaksono tersinggung. Marah. Mendadak sontak dia menerkam Dul Gepuk lalu memiting dan menggigitinya. Yang dicemaskan Dul adalah vaksinasi antirabies untuk Mbak. Pernahkah?
Terkaman Mbak Kocaksono diantisipasi dengan sigap,demi menyelamatkan hidupnya dari penyakit rabies,DulGepuk merelakan kolor Sorella kesayangannya untuk menjadi sumbat kerongkongan Mbak...
SAetelah si mbah dicekoki kolor Sorellanya, dia pun berlari sambil menangis sesengukan. "Sorella, aku tak akan melupakan kenangan-kenangan indah bersamamu..", begitu pikirnya.
Akibat sumbatan sorella di kerongkongan, akhirnya mbak kocak kehabisan napas dan berlahan tapi pasti mati. Dul Gepuk girang bukan main karena kawannya tewas akibat racun dalam kolor sorella (sudah 10 th kolornya tidak dicuci jadilah biang racun tsb).
Mendadak sontak keajaiban tiba. Ada blitz. Kolor termuntahkan. Simbah terselamatkan. Wajahnya cerah. Tiada kejahatan di ronanya.
Dengan senyumnya yang agak manyun, simbah berjalan sambil terhuyun-huyun akibat kolor yang dimuntahkan.
Belum sempat jalan tiga langkah Dul Gepuk dihadang oleh seseorang yang kalau dari belakang tampak cantik. "HAI DUL GEPUK!" sang wanita berteriak, "TERIMALAH TANTANGANKU!" sertamerta wanita itu pun memuntahkan stagen, yang adalah senjata andalannya.
Stagen itu panjangnya dua meter, warnanya merah delima. Setiap kali bergerak, stagen itu mengeluarkan harum cendana.
Dul Gepuk meraba2 pinggangnya.."Aduh kolor Sorella kebanggaan dah hilang"..berpikir cepat,kemudian Dul Gepuk melepas kedua kaos kaki bututnya,memutar2nya di udara selayaknya Doublestick.
"Oski-stick" maut itu semakin cepat diputar, mengeluarkan aroma nan maut mengalahkan harum cendana dari stagen.
Anda tidak bisa ikut nulis kalau ndak login.
fanatiCanz: au agk ngudeng
Ammar: ceritnya tentang kolor yaa...
Cm4nk: kok senjatanya dalaman semua nih?? kkkk