Cerpenista - Ayo Ngarang Gotong Royong!

Register Cerpen Group Top Kontes Forum Login

Garnis dan Selebritis

Petualangan

Hujan sepertinya enggan berhenti, sementara Garnis tetap menolak untuk menyerah pada kenyataan bahwa dirinya akan basah kuyup sesampainya di tujuan. Garnis terus merapatkan diri pada sisi kiri bangunan yang atapnya ia jadikan tempat berteduh.

Sudah setengah jam ia berteduh, masih belum ada tanda-tanda hujan akan berhenti. ia melihat jam tangannya. sudah pukul sepuluh. padahal ia harus berada di Linggo's Cafe pukul setengah sebelas.

Diam-diam ia memaki2 dalam hati. "Dasar selebritis, maunya seenaknya sendiri. Janjian malam-malam gini, mana dingin, hujan lagi. Aduh, bisa telat nih...".

"mana gak ada ojek,becek,rambut lepek,aku gag mau becek2 lha yaw..."Pikirnya dalam hati.

Akhirnya Garnis memutuskan untuk menerobos hujan. daripada dia telat.

Pukul 10.29. Akhirnya Gadnis tiba juga di cafe yang dimaksud. Ia segera merapikan rambutnya dan dandanannya, kemudian ia segera melangkah masuk. "Tunggu! Ada keperluan apa Anda ke sini?" tanya seorang satpam berbadan kekar.

"Nanti saya jelaskan. saya buru-buru." Garnis menerobos satpam tersebut.

Satpam tersebut jadi keliwungan badannya karena pusing.Mungkin,itu sebab dari kekuatan jurus The Power of Kepepetnya Garnis.

Satpam itu segera mengontak 10 orang temannya yang ada di dalam untuk mengamankan penerobos gelap yang baru saja melewatinya itu.

dalam sekejap kafe itu dikepung puluhan polisi dan tentara.

Satpam itu heran. Bukannya dia hanya mengontak 10 temannya. Itu pun sesama bodyguard yang ada di dalam. Tapi kok yg datang malah puluhan polisi dan tentara.

Wah,ternyata Bapaknya si Garnis adalah perwira tinggi di kemiliteran dan kepolisian.Ckckckckckck.

Kembali ke bagian dalam cafe. Garnis sudah hampir tertangkap ketika dari kejauhan dia melihat selebritis itu duduk di bangku barisan paling depan. Dengan sigap dan gesit, Garnis menghampiri selebritis itu yang tak lain dan tak bukan adalah...

Syekh Puji....

Selebritis itu duduk dengan santai di sebuah sofa nyaman di dalam cafe itu...Garnis melihatnya sepintas dan dia tahu selebritis itu nanti cukup bisa diajak kerjasama..

sementara Garnis mengajak selebritis itu kerjasama, polisi dan tentara mulai menggerebek kafe tersebut.

Garnis dan Syekh idolanya lagi ngobrol untuk proyek pembangunan gedung yang akan dipakai untuk pemutaran pilem-pilem perdana Indonesia.hebat,tuh...

Para pemeran utamanya adalah anak2 di bawah umur...

Hhah???

Garnis tetep melanjutkan wawancaranya dengan Syekh tapi kali ini tidak di restoran mewah, tapi di sebuah sel di kantor polisi..

tapi,itupun harus dengan ijin resmi dari pihak kepolisian.

Sungguh menyebalkan, harus dikurung di sel ini dengan narasumber yang dicari semua orang, tapi gak bisa wawancara..ucap Garnis sambil bolak balik muterin sel..

Lho... yg di penjara Garnis????

Iya..Garnis sendiri heran kenapa dia dipenjara?padahal dia nggak salah...lalu harus bagaimana sekarang.

Gamis begitu kecewa dengan sistem hukum dan keadilan di negaranya tercinta, Sesuatu yang lazim terjadi kenapa menjadi begitu rumit.

Padahal kan bukan dia yang salah, tetapi selebritis itu. Garnis pun melancarkan somasi untuk memprotes keputusan yang tidak fair itu.

Dia mencari pengacara yang berkualitas..agar secepatnya Garnis bisa keluar dari sel ini..

lalu dia menemukan...

...seorang pengacara terkenal yang berasal dari ibukota yang bernama...

ytbpom...pengacara handal yang mempunyai track record hebat dalam kasus seperti yang terjadi pada Garnis..

Dalam menjalankan tugasnya, ytbpom selalu didampingi oleh sekretarisnya yang cantik dan sigap yang bernama Diwi.

Pengacara itu mendatangi kantor polisi dan meminta petugas memberikan waktu untuk dia dan garnis berbicara.namun ternyata si petugas tidak memperhatikan si pengacara, dia malah sibuk memperhatikan si sekretaris..^^.

Tapi pengacara itu tidak marah kepada si petugas. Karena memang kejadian itu sering sekali terjadi, para clientnya yang kebanyakan kaum cowo selalu buyar fokus dan perhatiannya pada saat melihat si sekretaris yang memang menarik itu.

dan jika sudah terlalu berlebihan, sang pengacara akan menyuruh Diwi mengubah penampilannya, menjadi cewek tomboy yang juga menarik.

Back to story... singkat cerita petugas itu pun luluh terkena rayuan maut Diwi dan ia pun mengijinkan pengacara itu untuk bertemu dengan Garnis.

Garnis kaget bercampur senang melihat pengacara itu. segala duduk perkaranya diceritakan sampai akhirnya seorang petugas....

...Polisi memasuki ruang interogasi dimana Garnis dan pengacaranya sedang berdiskusi. Petugas tersebut mengatakan waktu berkunjung tahanan sudah habis, dan Garnis harus segera kembali ke sel-nya.


Anda tidak bisa ikut nulis kalau ndak login.