Cerpenista - Ayo Ngarang Gotong Royong!

Register Cerpen Group Top Kontes Forum Login

Hantu Di Hotel Novotel

Horor

Kisah ini terjadi 1 tahun yang lalu, hari itu hujan sangat lebat di Solo. Saat itu aku sedang menikmati liburan bersama 3 orang temanku, dan kami menginap di Hotel Novotel. "Jujuk!" temanku memanggil.

Aku malas menengok. Kubiarkan saja ia berteriak-teriak memanggilku.

Tetapi di terus berteriak memanggilku, semakin lama semakin lantang saja, sampai-sampai telingaku sakit mendengarnya. Kemudian akupun menghampirinya dan bertanya, "Ada apa Son?" tanyaku kepada Sontong.

"nggak ada apa-apa kok! memangnya siapa yang manggil kamu?? dihh GeEr" protesnya.

"Loh bukannya kamu panggil aku tadi? Pake triak-triak lagi" ujar si Jujuk agak kesal.

"ndak.... aku ndak panggil kamu.... jangan-jangan..........".

Bulu kudukku merinding memekirkan kemungkinan yang mungkin terjadi. "Jangan-jangan apa?" tanyaku sambil merinding.

Ahh...tapi apalah, mungkin emang aku yang salah denger, penghuni hotel yang bernama "Jujuk".

Kemudian aku kembali masuk ke kamar, lagi-lagi aku mendengar suara yang berseru...

"te......sate" "nasi nya nasi nya............" "wedang ronde mas ??" "pemberitahuan kepada seluruh penumpang tujuan stasiun balapan harap bersiap-siap,krn sebentar lagi akan memasuki stasiun balapan. Terima kasih".

Juga terdengar suara-suara lain seperti "Celana dalam obral murah seribu dapat tigaaaa..." Akupun mulai bingung darimana suara-suara ini berasal.

Ini...sangat aneh. Sepanjang hidupku, aku tidak pernah melihat hal-hal mistis dan saat itupun suara2 aneh itu kuabaikan..

Kuingin menutup mata ini.... tiba-tiba............ sebuah kepala melayang mendekati........... "OMG ...... what's that ???" * dlm bahasa india.

Owh..hanya kipas angin yang tiba2 berputar. Aku tidak bisa terus2an berada disini. Maka kuputuskan untuk keluar dari hotel, yah..mencari sedikit hiburan bersama teman mungkin..

Tapi tidak. Sekarang masih pukul dua dini hari.

ketika ku akan beranjak dr kamar..... mendadak ada suara "mau kemana mas ???" tanya seorang wanita paruh baya penghuni kamar sebelah......

Jelas aja aku kaget jantungku serasa mau copot..

"mau kemana mas" tanya wanita itu lagi.

Dengan latah aku berteriak "KYaaaaaaaAAAA.........." Seluruh penghuni kamar kaget dan ikut"an berteriak "Kyaaaaaaaaaaaaa..........".

Kontan seluruh korodor menjadi ramai..

"ada apa mas ???" tanya para penghuni kamar yang ikut keluar.......... "nasi padang.... pake rendang 8000 pake ikan kembung 9000"...... sang penjual nasi bungkus nebeng iklan memanfaatkan kerumunan massa yang terjadi.

Tukang sate, tukang bakso, bakul cawet semua masuk ke dalam koridor hotel.

menanyakan ada apa gerangan.

sambil berjualan.

Tapi ternyata, para pedagang itu bukan manusia.

melainkan para zombie yang menyamarkan bentuknya dalam bentuk manusia bisa untuk menyusup masuk dalam kerumunan manusia.

Mereka mencoba mencekikku..

akkhhhhh................ teriak ku sambil mencoba untuk mengambil nafas.

Sial...ini hal terburuk dalam hidupku..

Apa yang harus kulakukan dalam keadaan seperti ini?

Ku teringat akan nasehat kakek ku....... kalau setan seperti ini bisa dikalahkan dengan air kencing perjaka............

Akhirnya aku pun ke kamar mandi.

Pipis sekalian eeq.

kutampung air seni ku............ sambil komat kamit..... akhirnya jadi holy water.

Aku kemudian kembali ke koridor tadi, namun...

aku tidak menemukan lagi para zombie sialan itu.

Ku minum saja air itu.

Akupun menjadi terasa baru terlahir kembali.

setelah serangan pertama mereda.... dan aku masih selamat.... kuputuskan untuk kembali kekamar..... tak lupa aku pasang kertas jimat di pintu depan,jendela, atap dan lantai.

Kuletakkan patung sun go kong di depan kamarku.

tak lama serangan kedua terjadi.......... ranjang ku mulai terangkat naik......... pintu kamarku di gedor keras.... bagaikan dengan menggunakan martil raksasa......

Sesosok makhluk berwarna hijau muncul dari balik jendela kamarku, matanya yang merah menatapku dengan sangat tajam.

Aku sudah takut, kuraba pistolku, kusiapkan dan kukokang. Aku bersiap menembak siapapun yang muncul pertama kali.

Ternyata yang dibalik jendela itu adalah seekor kodok yang jatuh dari atap dan nyangkut di jendela kamarku.

"Braaak..." Bunyi keras dari balik pintu yang mengejutkanku. Aku kembali bersiap siaga. Tanganku bergetar memegang pistol yang sedang kuarahkan ke pintu kamar.

Aku memakai peluru perak yang biasa digunakan untuk membunuh manusia serigala seperti yang ada di film" horor di tv setiap malam jumat kliwon.

Kemudian karena aku penasaran aku periksa suara apa gerangan yang mengejutkan ku tadi.Akan tetapi niat ku kuurungkan setelah melihat bayangan seekor kecoa raksasa lagi disko dari jendela di kamar tamu yang berseberangan dengan kamarku.

hah ??? apakah aku ter teleport lagi ke rumah siapa ??? padahal seingatku aku masih di kamar hotel novotel solo.

Aku sendiri kebingungan, aku membentur-benturkan kepalaku ke tembok, lalu...

kepalaku berdarah........ "sial" kataku............ harus cepat2 aku obatin.... kalau sampe tercium lho vampir penghisap darah...... pasti jadi cerita horror beneran nich.....

Ah.. biarlah ini kan emang cerita horor, biarlah vampirnya datang, biar tambah seru.

benar........... tak berapa lama kumpul curut2 kelelawar datang....... apakah ini berarti sang raja vampire telah disekitar sini ???

Mungkin hanya lewat saja, pikirku.

oh iya........... ternyata sang raja vampire hanya lewat saja...... di barusan pulang dari PH....

...KHN, yaitu Persatuan Hantu Kampret Hotel Novotel.

Yang diketuai oleh..

Andi si vampir dari gua selarong bersama wakil ketuanya...

Zhuzaku si Ahli Nujum dari pasar Klewer. Setelah memperoleh gelar PhD dari University of Harvard, Zhuzaku pulang kembali ke Indonesia untuk membangun bangsa ini dan membebaskan dari tekanan hantu2 impor seperti zombie, drakula, dan lain2.

Akupun menutup jendela kamarku yang terbuka lebar, tiba-tiba lampu kamarku padam, "Ohhh..... tidak... apa lagi ini??" kataku ketakutan.

PT PLN memang keterlaluan..kami rakyat biasa harus membayar dengan penuh tagihan listrik, tapi apa yang kami dapat..? Ruangan ini makin mencekam..

Tiba-tiba sepasang mata berwarna merah menyala muncul di hadapanku, akupun kaget setengah mati, dengan reflek, akupun lalu berteriak dengan sangat keras lalu pingsan.

Sepasang mata merah itu pun menghampiri ku. Dengan perlahan ia mendekati wajahku dan berkata...

"Aku kebelet ngising, nang ndi WCne?".

Mendengar suara itu aku merasa canggung, dan tidak layak untuk kaget dan pingsan. Akhirnya aku bangun dari pingsan ku dan menjawab ...

"Di pojok sana mas" kataku sambil menahan nafas karena bau kentut.

Aku kembali berdiri lagi dan terus mencari-cari apa yang membuat suasana di ruangan ini menjadi begitu seram.

Ternyata di sudut atas ruangan aku melihat...

seonggok....................... tai.

Yang mengambang........

ternyata ada yang beol di kamar ini, siapa yaaaaa ?????????

Owh ternyata aku sendiri... tapi kenapa tahiku bisa terbang sampai ke pojok ruangan sana? Tiba" pucukan tai itu membuka dan muncul sesosok makhluk aneh yang mirip dengan...

monster tai ............. yang wajahnya hmmmm bau nya minta ampyuuuunnnnnnnnnn ..... wekkkkkk.

kuambil cikrak dari pojok ruangan, lalu kucikrak tahi itu dah kubuang kewat jendela. UPS... tahi itu mengenai kepala orang botak yang sedang berdiri di bawah, CELAKA! pikirku.

Ternyata taik itu beracun dan merusak tubuh orang botak itu. Tapi lama orang botak berubah bentuk menjadi mahluk yang tak jelas bentuknya. Seperti ia menjadi mahluk tai. Ia melihatku. Dan menyerang dan mendekati aku.

Akupun kemudian lari terbirit-birit dikejar manusia tahi, lalu aku turun ke lantai 3 lewat tangga darurat menuju kamar salah seorang temanku.

Tiba-tiba aku terjatuh dan...................

Dari balik punggungku kudengar hembusan nafas yang baunya minta ampun. Huek....huek.....

Ternyata ada pocong lagi ngorok sambil ngiler, ditemani kuntil anak yang lupa sikatan tadi pagi.

dan disamping kuntilanak itu ada kuntil bapak, kuntil om-om ama kuntil bocah.

Semuanya mengejar-ngejarku, tiba-tiba aku terperosok kedalam lubang yang berisi sarang kuntilanak.

Kenapa di dalam kamar hotel ada lubang?

Ternyata dia tidak dikamar lagi.

Lalu, ada di mana? "Seeeerrrr.." hembusan angin dingin menerpa punggungku...."toloooooooooooooooooooooooooooooooooonggg!!!!" Aku berteriak... dan terperosok terus jauh ke lubang. "Byuuuuuuurr!!!" Buaya yang ada di sana segera mengejar aku, dan ......

Astaga, ternyata aku sudah berada jauh di dalam sumur lubang buaya.

Astaga sumur lubang buaya kan ada di Jakarta, sekarang aku ada di solo, waduh pusing aku, ah sudahlah...

terlihat banyak buaya dari dalam sumur..

tapi ada yang aneh dengan buaya-buaya tersebut, ternyata buaya-buaya itu buntung semua, "BUAYA BUNTUNG!!", teriakku.

lalu tiba" di hadapanku muncul sepasang mata yang sangat mengerikan, ditutpi dengan rambut panjang yang sangat lebat, pakaiannya putih lusuh dan basah, sungguh mengerikan.

tapi lagi-lagi ada yang aneh, sosok tersebut memegang terong!! entah kenapa?? akupun sangat bingung.

Tiba-tiba dia menyabetkan terong itu ke arahku, dengan gaya ala spiderman, kuhindari sabetan itu, aku merayap di tembok sumur itu, namun aku ingat aku bukan spiderman, maka aku jatuh lagi ke bawah, dan hap.. ditangkap oleh sadako, "AAAAAAaaaaaa.....".


Anda tidak bisa ikut nulis kalau ndak login.