Cerpenista - Ayo Ngarang Gotong Royong!

Register Cerpen Group Top Kontes Forum Login

Iiiih, Ada Manusia!!!!

Horor

Tuyul Arsana adalah anak muda jahil penghuni Kota Gaib, kota para hantu yang terletak di dimensi 13. Seperti biasa, setelah bangun malam --dia nongkrong di warung Gendruwo yang terletak di pohon beringin.

Dengan tubuhnya yang kecil mungil, Tuyul Arsana lincah berlari berputar-putar, terkadang meloncat di tempat, seolah menggoda Gendruwo yang berbadan tinggi besar lagi kekar.

Ternyata di warung sudah ada sahabatnya, sepasang kekasih : Pochong dan Kunti. Mereka berdua asyik mengobrol sambil menyeruput Wedang Lumut, minuman khas kota Gaib. "Hai, Yul!!!", sapa Kunti dengan suara melengking mendesah, "Dari mana ajahhh?!?".

"Bangun tidur mbak. Eh mbak kunt, pacarannya jangan kelewatan kaya kemarin ya, ntar dimarahin yang punya warung lagi lho", ujar tuyul bercanda.

"Lho emang kenapa? Kita kan cuma tuker-tukeran kostum. BT kan pake kostum gini terus" sergah Mbak Kunti.

"Udah ga ap tu det lagiiihhhh...." tambah Mbak Kunti.

"Excuse me... I'm looking for someone named Wewe Gombel..." seorang hantu asing memotong perbincangan mereka. "Do you know where it is?" rupanya dia Frankenstein, yang datang jauh-jauh dari Ghostly City.

"I'm sorry Mr, i can't speak English. In Indonesian please". Jawab Tuyul yang gak pernah gentayangan sampai Inggris, so dia gak begitu pinter bahasa Inggris.

"Cari... orang... nama... Wewe Gombel.." kata Frankenstein susah payah sambil menggerak-gerakkan tangannya gelisah. "Ada... pesan.. Michael Jackson...".

"Kalo mau nyari wewe gombel,cari aja pas waktu sore menjelang malam,dia pasti keluar berburu anak manusia." Jawab tuyul.

"Sekarang... senja..." kata Frankenstein bingung. "Kenapa... Wewe.. carri... anak manusia?

"Waduh om fran,gua kagak tau kalo itu mah...mending tanya kolor ijo aja deh.dia teman dekatnya wewe gombel.".

"Apa itu... kolor ijo?" tanya Frank lagi.

"Wahuuuh om frank..kalo mau tau tentang kolor ijo mending tanya sama buto ijo deh.dia sodara kembarnya kolor ijo".

"N apha ithu... e butho ijho...???". Tanya Frank dengan wajah culunnya yang membuat emosi setiap hantu yang melihatnya.

"Ahh! Udah Om Frank keluar aja. Kali-kali Wewe Gombel dah keluar. Cari gih di dunia manusia," kata seorang bartender yang datang melihat.

"Yadaw... Saya pher...mish...shee... doeloe. Assalammualaikum". Pamit Frankenstein dengan sopannya.

waalaikum salam jawab semua hantu yang ada di sana.

Frank berjalan keluar. Dia berjalan dan berjalan dan berjalan dan berjalan dan terus berjalan dan berjalan dan berjalan lagi sampai akhirnya....

frank melihat dengan samar samar karena hari mulai malam sosok tubuh kurus,berambut panjang dan mempunyai taring yang besar.

huuffft...setelah jelas...lega rasanya hati Frank...ternyata sosok itu adalah si Boneng Tonggos yang tengah nyoba wig utk session pengambilan film Suster Tiarap...

"Frank! Frank! Hei, Frank! Right here!" sebuah suara memanggilnya. Frank berbalik dan melihat....

Tulul yang ketemu di warung tadi memanggil frank seraya mengacungkan jari"Itu yang namanya wewe gombel,kau mencarinya bukan?".


Anda tidak bisa ikut nulis kalau ndak login.