Dongeng Cerpen ini terbatas untuk anggota Group DuhGusti
Suatu hari..Alakadar yang masi sodara jauh Aladin menangis sedih mikir akan nasib yang gak kunjung berubah jadi orang kaya."ihiks..uang gak ada,istri tiada..nasib..nasib"sesenggukan Alakadar sambil nyetrika bajunya yang cuma satu dengan gilingan cabe.
"Ahaaa!, mending gwe minjam Jin-nya Aladin buat bikin pesta, trus ngundang cewe-cewe deh biar rame...", pikir Alakadar.
dengan kecepatan top speed,alakadar bergegas ke istana aladin."zam..zam alakazam!!terbukalah..!!!"teriak alakadar mengucapkan mantra pembuka pintu istana aladin."lho..kok?ZAM..ZAM ALAKADUT!!"teriak alakadar lagi.nihil,tetap terkunci rapat.
Idih, emang enak...
Alakadar tidak menyerah.. "Dut dut alakazam zam!" 72 jam 36 menit dan 47 detik kemudian akhirnya dia berhasil menemukan kombinasi yang pas "DUT ZAM ALAKADUT DUT!" dan pintunya pun terbuka..
dan dari dalam asap tebal yang keluar, terdengar ucapan "MUBARAK ALAIKUM AL-SAHR".
perlahan sang suara menunjukan wujudnya...dan betapa kagetnya Alakadar karena ternyata....
dia adalah mustofa,musuh bebuyutan aladin."Alas!kenapa dia ada di sini??!"pikir alakadut dengan keras,"lagian sekarang lagi musim nyamuk aedes kah?kok ada orang yang lagi fogging?"tanya alakadut yang berpikir semakin keras.
"sembarangan kamu alakadar!!itu bukan fogging tapi asap penampakan saya!!"teriak mustofa menjawab suara hati alakadar.
"maaf kisanak" jawab alakadar sambil menghela napas. "hos....hos....hos...., ane pikir ente lagi ngebasmi nyamuk".
Tiba-tiba ada seseorang yang datang.
Dia adalah alakazam.
Alakazam berucap "غعن ؤشحث يثا نشةة تلى لهفع" lalu Alakazam pergi lagi.
Anda tidak bisa ikut nulis kalau ndak login.
discodisco: hihi.. langsung gak nyambung