Humor Cerpen ini terbatas untuk anggota Group DuhGusti
Seperti biasa, jam 5 pagi si Denok, pembokat yang seksi ginuk-ginuk sudah beraksi dengan sapunya menyapu lantai rumah juragannya sambil menyetel DVD Livenya Metalica. Dia tidak memperdulikan juragannya yang masih pules tidur karena semalaman lembur.
Denok........................, terdengar teriakan dari dalam kamar juragan.
Namun Denok tidak mendengarkan teriakan sang Juragan. Dia justru malah menambah volume dan sekali-sekali head bang.
Denokkkkkkkk....suara tenor sang juragan melengking, maklumlah sang juragan dulu pernah les privat dengan mamarotti sang tenor dari Italia.
Walaupun dulu sang juragan pernah les privat dengan Mamarotti, tapi ternyata tidak membuat sang Juragan hobi menyetel atau menyanyikan lagu-lagunya Mamaroti. Justru sang Juragan sangat menggandrungi musik Dangdut. Salah satu idolanya adalah Opa Irama.
"Semua lagu Opa Irama telah kuhapal luar otak hingga meresap ke sum-sum tulang belakang" demikian pengakuan sang Juragan kalo ditanya tentang idolanya.
Denok sebetulnya bukan penyuka dangdut, ia hanya ingin menyenangkan majikannya yang dianggapnya telah menyelamatkannya dari jurang nista. Juragan yang terhebat di dunia.
"ada apa juragan?" sahut Denok dengan nada mendesah kayak kain pel basah.
"Masih pagi begini kamu sudah menjerit-jerit, ganggu orang lagi enak tidur aja kamu," kata Juragan sama Denok dengan wajah yang geram bercampur gemas. "Jangan susah lihat orang senang, senang lihat orang susah," kata sang Juragan lagi.
"Aduh Gan, masak suara saya yang bagus gini dibilang jerit-jerit sih Gan? Sebastian Bach aja masih kalah lho sama saya!" teriak Denok sambil memainkan sapunya layaknya gitar elektrik mengiringi lagu Seek And Destroy yang sedang diputarnya.
"kamu ngapain itu?"bingung juragan melihat tingkah laku Denok.
"Halah Juragan kayak nggak tau aja, ya begini yang saya lakukan biar kerja saya semangat. Udah sana tidur lagi aja Gan!" hardik Denok pada Juragannya. Ya, si Denok memang agak kurangajar, tetapi sang Juragannya tetap sayang karena Denok adalah...
pembantu yang sangat loyal, semlohay dan nggemesi. Biarpun mereka sering berseteru karena selera musik mereka yang berbeda. Sebetulnya sang juragan ingin menjadikannya Denok sebagi istri mudanya, akan tetapi...
..ternyata denok amat sangat menghayati kesukaannyaterhadap lagu2 metal yang notabene personilnya gondrong semua. sampai2, bulu ketek, bulu kuduk, bulu kaki, dan bulu2 denok lainnya juga ikut gondrong.. "biar gampang kalo headbang" katanya kalem..
Begitupun juga dengan sang Juragan, saking ngefansnya sama Bang Opa Iramah, maka rambut, jenggot bahkan dandanannya pun meniru Opa Iramah. Tak peduli dikantor ataupun lagi kondangan, selalu dangdut habis!
itulah yang membuat sang juragan mikir2 untuk memperistri denok, bisa rusak dunia perdangdutan..
Denok kembali memasang earphone di telinganya,dan kembali menereruskan pekerjaannya..mecuci piring..sambil tetap berheadbanging ria,saking semangatnya beberapa piring pun hancur dihantam kepalanya sendiri,tak terasa darah segar pun menetes deras...
tes..tes..tes...
...di cobah 1...2...3"kata denok sambil memperban luka di kepala dengan isolasi.
Sang Juragan sempet kaget dengan suara piring pecah tadi. "jangkrik! Apa itu?!! Denooook!!!" Teriak Juragan bangun dari tempat tidurnya lalu menuju dapur tempat Denok berada.
"Denooookk..knapa kepalamu?" jerit si Juragan histeris.
"sini...liat"suruh juragan.
"Ah ndak papa Gan, cuman bocor dikit karena terlalu bersemangat heheehe... Biasanya juga lebih parah dari ini" jawab Denok kalem sambil tersenyum mesum.
"yang bener?bawain ke mantri ini"tanya juragan sambil megang kepala denok,setengah tidak percaya juragan menggoyang-ngoyang kepala denok kayak celengan"sukur masi ada isinya"lanjut juragan.
"Ah juragan bisa aja" jawab Denok sambil mencubit perut juragan yang lumayan buncit itu, sang Juragan pun mengikik kegelian.
Juragan pun kembali ke kamar...sementara Denok kembali menggila..
Kali ini Denok menyusun panci-panci, ember, dan beberapa perabotan dapur lainnya menjadi satu set alat musik drum. Voila! "Eh ya, stick drumnya pakai apa ya?" tanya Denok pada diri sendiri sambil mencari-cari sesuatu.
"A Haa..." diambilnya sapu yg masih utuh dan dipatahkan dengan kedua tangannya.."Kraaaaaakkkk ".
"sep.."girang denok.
Dong! Klontang! Glodak! Dong! Klontang! meniru gaya Lars Ulrich, Denok memainkan drum bikinannya dengan sangat semangat, sampai dia tidak menyadari bahwa beberapa pasang mata memandangnya dari balik jendela sambil menahan tawa.
bukannya malu....Denok makin liar memainkan drum buatannya...kali ini ia bahkan lebih liar...sambil mendengarkan Angel Of Death nya SLAYER di earphonenya ia mencoba mengikuti liarnya pukulan Dave Lombardo...
..begitu lagunya selesai, ditendangnya panci-panci dan ember-ember hingga bubar.
Si Juragan jadi semakin tidak bisa tidur. Akhirnya dia bangun dari tempat tidurnya dan memulai peperangan seperti biasanya, diraihnya tape compo jadul kesayangannya lalu dia mengambil kaset Opa Iramah.
"loe pikir lagu loe yang paling hebat yee nok,rasain ne lagu pamungkas gwa!"maki juragan.
Si Denok segera saja menutup kupingnya rapat-rapat, sadar kalau suara majikannya ini tidak lebih merdu dari suara kucing yang sedang horny.
"oiiiii, berisiiikkkkkkkkk", kali ini terdengar suara perempuan yang berteriak. Wah gawat nyo-nya GAN ni kata Denok dalam hati.
Dengan secepat surat kilat Denok buru-buru lari ke...
kamar mandi karena takut. Dikamar mandi dia kepleset sampe kepalanya kejedug tembok...
Kepalanya tambah bocor halusnya, isinya makin berkurang, isolasi tinggal diluar..Denok jadi tambah bingung.
darah semakin deras mengucur dari hidung,kuping dan dari keningnya,Denok pun panik,sampai akhirnya ia menemukan....
dempul di garasi rumah juragan,"moga-moga bisa ketutup.."harap denok cemas.
Tapi karena banyaknya lobang yang harus di dempul, Denok kehabisan bahan. Darah masih tetap mengucur dari lobang yang lain.
Denok lalu memanggil ambulans, untung ambulans segera datang.
tergopoh-gopoh petugas ambulan menjemput denok yang meringis kesakitan."lha kok cepet amat?biasanya kalo udah mo sekarat baru dateng?"tanya denok."ya..iyalah mbak rumah sakitnya khan di samping rumah mbak sendiri..mankanya cepet"jawab petugas kalem.
tetapi pada masa-masa yang menegangkan antara hidup dan mati Denok tiba-tiba.....
berkata.., aku nga mau naik mobil yang ini, nga ada sound System nya,,,,, nga rame........
"aku mau ambulance yg ada CD dan DVD playernya!" sambil menenteng DVD Cannibal Corpse Live Concert terbaru...
Denok menyuruh sopir ambulan memutar lagu rock kesayangannya, diapun mulai menggeleng-gelengkan kepalanya bahkan memutar-mutar kepalanya. Si sopir jadi bingung..."Ini anak kenapa ya?" tanyanya dalam hati.
Tapi Denok tidak peduli, saking hebohnya headbang, mobil ambulance itu sampai berjalan zig-zag dan mentul-mentul ndak keruwan.
sementara Juragan dan istrinya mengikuti dari belakang.
Di pengkolan Gang Nujum Desa Sasukahati seberang pom bensin jalan raya yang dikit laginya rumah sakit, ambulance malah berhenti. "Ada apa, Pak? Kok mereka setop disini? Rumah sakit kan cuma 500 meter lagi dari sini," tanya sang istri.
"wah ndak ngerti aku Bu, jangan-jangan si Denok berulah lagi ya Bu. Mungkin Ambulancenya dibajak sama si Denok," jawab Juragan.
Juragannya memang tidak suka musik selain dangdut, ia lalu menyuruh Denok mematikan musik rock itu. Tapi Denok merasa tersinggung. Lalu mereka bertengkar dan mulai melemparkan segala sesuatu ke jalan.
Yang pertama menjadi sasaran amukan si Denok adalah sang supir, dicengkiwingnya supir itu lalu diayun-ayunkan 100 kali dan... SYAAAAAAT!!! Dilemparkannya kearah Juragan.
Juragan dengan cekatan menangkap si sopir. Dalam hal tangkap menangkap Juragan memang ahlinya, dia mendapat tiga piala dalam lomba menagkap bebek antar lorong di kompleks rumahnya.
tapi dia kalah dalam lomba menangkap KING KONG.
Denok ingin sekali menjadi penyanyi dangdut, tapi tidak kesampean. Akhirnya Denok menjadi pembantu yang maniak music rock. Kucingnya pun diajari music rock. Denok kembali menghajar supir itu dengan ganas.
Sambil nyanyi dengan histeris, Denok memukuli sopirnya sampai hampir...
pingsan... masalahnya bukan karena pukulannya, tapi krn denok mengangkat2 tangannya terlalu tinggi...............
dan juga karena Denok membuka roknya lebar2....lalu kerumunan lalat,kecoa,biawak,ubur-ubur pun berlomba2 keluar dari dalam roknya....
kemudian karena sudah tidak tahan, Sang Juragan turun dari mobil dan menantang denok untuk ikut Indonesian Next Star...
"mau dibikin mirip siapa yah si denok?" gumam juragan dalam hati..
"didi nini towok lom nampil ya bude di INEXS(indonesia next star)?"tanya juragan sama istrinya.
"oh bener2... yaudah, dijadiin didi nini towok aja ya pak".
Denok sebetulnya tidak benci sama musik dangdut. Ia cuma trauma, karena saat masih kecil, ia disuruh ngamen berkeliling kota sama ayahnya yang pemabuk dan pengangguran. Kini ia ingin mencari jati dirinya dan siap mengorbankan apa saja demi kesuksesan.
"tapi darahku masih ngocor juragan!! masa nanti ikutan Next Star kya film horror gini.. yeeeaaaah!" teriak denok dengan suara yg keluar seperti tom araya..
Juragannya pun turun dan membanting pintu mobilnya, meninggalkan istrinya lalu berkata,"Biarin aja Darahnya tetep ngucur, itu ciri khas Nok! ciri khas" seraya mengangkat tangan kanan dan kirinya bermaksud untuk menirukan gaya khas Nidji.
"Hey ada apa ini semua?" ujar Giring tiba-tiba nimbrung. Vokalis berambut sarang tawon besar nan ciamik ala anak gaul zaman sekarang ini kebetulan tinggal di pinggir jalan pas ambulancenya berhenti. Tangan kanannya tangah memegang mic nyala-nyala..
Denok tiba2 berdiri dan merebut mic dari tangan Giring.
Melihat tingkah Denok, Giring tak mampu berkata apa-apa ataupun berusaha merebut kembali micnya. Ia hanya mampu bersenandung lamat-lamat "...biarlah, ku rela.. melepasmu." Juragan yang mendengarnya terkekeh-kekeh.
Dengan gayanya yang khas Denok mendekatkan mic ke mulutnya, seperti....
..hendak melahap pisang Radja.
"Wah... nikmatnya", pikir Juragan dalam hati. Istri Juragan memperhatikan mimik wajah suaminya yang menikmati adegan Denok, dan..
Istri juragan itupun segera turun dari mobil dan menutup pintu mobil keras-keras. Ia berniat hendak merebut mic dari tangan Denok, akan tetapi ...
...yang terjadi kemudian adalah...
denok melahap habis mic nya yg dia pikir juga adalah pisang radja..
secara otomatis badan denok tersengat listrik berkekuatan 30.000VOLT.
Nah...sekarang Denok sudah benar2 seperti rocker dengan rambutnya yang sudah pada jingkrak.
..akibat sengatan listrik tersebut akhirnya Denok beri ubah menjadseorang Superhero dengan nama "DENTRIK" alias Denok Listrik...
Dengan gaya yang baru sebentar on..sebentar off, tak mengenal waktu.
Denok alias Dentrik, dengan bantuan aliran listrik di tubuhnya itu menjadi jago Ngebor, Ngecor, Patah-patah, dan lain2nya.
karena denok telah berubah menjadi Dentrik.. tiba2 muncul lawan yang sepadan.... DENBAGUS!!
Dentrik tetap dengan gaya metalnya, geleng2 dan angguk2 ....
dan gaya maju mundur..
dentrik semakin .... semakin ....
BERLISTRIK!
dan denbagus juga semakin BAGUS!!
tetapi Denok kembali menambahkan tenaga LISTRIKNYA!
tenaga listriknya bisa menyalakan bohlam diruangan yang ada.
Kembali ke sang Juragan, sang Juragan yang semakin terlihat eneg dengan penampilan duet Denok dan Denbagus, segera mengambil tindakan brutal! Dia meminta tolong istrinya untuk...
ikut gabung sama Dentrik dan Den Bagus karena Juragan suka dengan gaya Dentrik walaupun mukanya mengatakan eneg.
Bukannya tanpa alasan Juragan makin eneg sama Denok. Pasalnya semenjak Denok 'ganti aliran' dari aliran metal menjadi aliran listrik, sekering di rumahnya mulai byar pet.
dan hal itu gak cuma terjadi di rumah juragan.. namun hampir di seluruh pelosok ibukota sehingga kegiatan masyarakat menjadi terganggu..
karena makin seringnya listrik byar pet.
sehingga dirut pln pun terancam jabatannya yang notabene disebabkan oleh si dentrik alias denok listrik ini.
ya udah DENTRIK aja yang jadi DIRUT pe-el-en nya.
Usul yang okay...mati atau hidup listrik, rock teruuuuuusssss..
walau listrik ga idup..rock angin pun jadi!!
Itu lebih sedaaaap, apalagi kalau Dentrik yang kena..
Denok sudah tobat tobat sama aliran rock itu. Dia sekarang penggemar dangdut. Listrik mati pun bisa dijadikan lagu oleh.
Denok bersama Juragan, mereka sudah semakin kompak.
Akhirnya Denok dan Juragan sudah tidak bisa bertahan, mereka membuat lagu bareng2, campuran antara rock dan dangdut.
Mereka yakin campuran itu akan mengalahkan campur sari dan es campur.
Ternyata campuran itu laku keras di pasaran. Akhirnya mereka ditawari produser dalam dan luar negeri.
Khususnya pasar tradisional dan pasar ramadhan.
Setelah beberapa saat ternyata pasar swalayan pun mulai meggandrungi jenis lagu baru ini. Kalo pasar swalayan lagi pasang lagu ini pasti banyak customer yang dateng. Meskipun konsekwensi nya yah harus sering rapi2in rak soalnya suka dipake headbang.
bahkan beberapa pengunjung sempat pingsan karena kekurangan oksigen dan terinjak, dan harus digondol ambulan menuju rumah sakit terdekat.
bahkan Slank, Koes Plus, dan d'Massiv berebutan ingin kolaborasi.
memang repot kalo penontonnya kurang makan bangku sekolahan, akhirnya petugas dan aparat turun tangan.
Anda tidak bisa ikut nulis kalau ndak login.
goenrock: Nama juragannya siapa ya enaknya?
angin berbisik: juragan kan ndoro kakung
goenrock: Ya udah, ndak usah pake nama, Juragan aja :D
jokoklewer: ikutan mas
goenrock: monggo
jokoklewer: edit aja klo salah mas...hatur nuwun
goenrock: lha kok jadi mertua Juragan? Waduh, saya malah bingung
jokoklewer: edit mas...
jokoklewer: mantan mertua gak nyambung ya mas?
goenrock: terlalu maksa :D
jokoklewer: ahaiak..ahiak...
jokoklewer: ikut senior dah...lom ngerti caranya bikin alur
goenrock: udah aku edit :D
jokoklewer: ahiak..ahiak
sopkadal: widihhh itu foto sampulnya ciamik
goenrock: biar tambah ciamik kasih kecap dikit :D
goenrock: @ ehseeant: kok malah sadis? humornya diman ayah? Huwahahahaha!
goenrock: humornya dimana maksudku :D
samaratakan: kula nuwun, ijinkan saya nimbrung ya mas2 ato mbak2.....
goenrock: enjih monggo
pry s: ikutan yo mas, tapi waduh ini kalimatku, rs nya ada di sblah rumah denok taunya
goenrock: owkey :D
Hancurlebur: Woy Andi!! tolong dong dibaca alurnya....jelas2 yg satu di ambulans satu lagi di mobil...
goenrock: wok wok wok... biarin biar pusing semuaaaa
Ammar: heh heh,baru tau aku ada cerpen ginian di group DuhGusti
Tuin9 Tuin9: Lucu banget ceritanya
pry s: ralat dwong mas, maksudku Giring itu 'vokalis berambut sarang tawon besar nan ciamik ala anak ....
goenrock: yang diralat yang mana ya?
pry s: ohiya, udah bener ya, maaf mas goen saya khilaf
erwinputra: ikutan yah
Ammar: maaf klo baru bilang sekarang tapi aku ikut ya
discodisco: hahaha... dirul pln iku opo?
erwinputra: sory edit donk, maksudnya dirut pe-el-en
erwinputra: DIRUL = DIREKTUR ULUNG heeee
yayiyayi: loh kok akhir cerpennya jadi kayak forum..heheheh..
sapi gila: hoo
Ammar: maaf baru masuk
semutkecil: permisi numpang nulis ya mas2 mbak2..=) baru masuk, mohon bimbingan dan doanya..=)
gedongproject: gabung yah
andi: ayo kita lanjut lagi