Cerpenista - Ayo Ngarang Gotong Royong!

Register Cerpen Group Top Kontes Forum Login

Kelulusan....

Umum

Hari ini adalah hari di mana kelulusanku dari SMA akan diumumkan di sekolah. Abis nyampe di sekolah, ternyata...

Banyak sekali ibu-ibu yang ikut nganterin anaknya untuk lihat hasil ujiannya (kayak anak TK??) sampai-sampai aku ga bisa masuk gara-gara ibu-ibu itu ribut saling dorong untuk melihat hasil ujian anaknya.

aduh, mana badanku kecil lagi..bisa mati lah aku kejepit sama tubuh emak-emak itu..adakah cara lain?

aku pun memutar otakku yang terkenal jenius itu. sel-sel otak saling menyambung seperti dalam film jimmy neutron. pikiir...

ah,, aku dapat ide, aku keluar ambil botol kosong aku isi minyak tanah dan sumbu, ku sulut dan ku lepar ke arah kerumunan itu,, duar, kebakarlah badan mereka smua.

Sayangnya, itu tak mungkin terjadi. Siapa sih yang lulus langsung masuk penjara?

maka kuputar lagi otakku yang terkenal jenius tapi gila-gilaan...

Apakah benda yang bisa mengusir kerumunan emak-emak ini, tanpa harus ditangkap polisi? AHA!!! Kentutlah jawabannya!

tapi, kentutku kurang dahsyat untuk mengusir semua gerombolan ibu-ibu itu....

Maka ku keluarkan sebotol ramuan dari tasku, hasil perjalananku ke kali ciliwung. Ini dia RAMUAN KENTUT 2010!

tapi ramua itu harus disempurnakan dulu.... yaitu dengan air superkotor dan ekstrakeruh dari sungai ciliwung yang sudah dikestrasi...

begitu kuminum aku langsung tak sadar, begitu sadar aku ada di RS dengan wajah pucat pasi, apa daya kuhabiskan waktu lulus2an ku di RS.

RS ini sebenarnya nggak jelek2 amat...masih bisa rekreasi mata..meski badanku belum bisa beranjak dari ranjang...

yah, keracunan tingkat akut.

Tiba-tiba saja, dari pintu, masuklah seorang suster yang amat cantik, membuatku terpesona pada pandangan pertama.

Tapi, tiba-tiba dateng temennya yang terus bilang "Hei, kamu salah kamar!".

Si Cantik pun menjawab, "Kamunya yang salah ngasih tau! Tuh si Amingwati masuk kamar operasi, harusnya kan kamar mayat!".

Aku?? Kamar mayat??

np aku jd kamar mayat?

"Dan sekarang kembali ke K-R-U-D, hiak, banyak jawabn masuk ke redaksi kami. Atas pertanyaan kami minggu lalu..." radio mulai acaranya lagi. Sementara aku menerima surat kelulusanku yang diantarkan oleh supirku.

Nilai yang standart saja ..namun aku bersyukur toh aku bisa lulus.

Lalu aku tanya supirku itu, "Gimana ngambilya ?" dia jawab "Mobilnya sayabawa masuk dan saya tabrak ajah ituh Ibuk-ibu yg ngalangin...".

"wuaaahh! hebat!" pujiku. "aku nggak ikirin ide itu sebelumnya!".

"Jelas dong. Mang Supri gitu loh. Hahaha,".

Lalu seketika kedua Orang tuaku masuk dan mereka langsung marah-marah. Mereka bilang...

"Apa-apaan kamu?!?!" lalu mereka membentak-bentak lagi.....

"Mobil Ayah yang Baru dibeli, kamu gunain ya!?".

"yeeeee..! Ayah!" kataku. "Yang make mobil ayah itu mang supri tahu!".

"Oh iya ya, bener juga kamu. Tapi kenapa kamu suruh Supri untuk pake mobil ayah?! kan bisa pake motornya dia..".

"saya, eh.... saya sudah berkorban demi mengambil raport anak bapak ini..." kata mang supri dengan nada dibuat-buat.

"korban? situ pikir ini lebaran haji apa, pake korban-korban segala", teriak ibu, dengan bodohnya.

"Ya enggak nyah.." Bang Supri menjawab pelan.

dari belakang munculah Ibu,, sesosok wanita penuh kasih sayang,, "sudahlah yah,, mang supri kan cuma mau nolong".

ibu kita kartini......

Ibuku pun berkata,"Hey , kamu siapa?" Ibu yang baru datang itu ngejawab lagi,"Lho saya istrinya" / "Saya juga istrinya!"".

" diaaaaamm , jangan berisik ! " teriak mang Supri geram. Bagaiman tidak Ibu - ibu itu saling tuding dan teriak mengaku sebagai istrinya. Kalau ga pakai uang belanja bulanan ga papa , 1 istri aja dah repot euy.

"Jadi, ibuku yang mana?".

Belum sempat terjawab pertanyaanku, tiba-tiba terjadi gempa bumi yang menggemparkan seisi rumah sakit.

Aku panik dan karena masih keracunan, aku loncat dari jendelatanpa sadar aku lagi di lantai lima.

setelah loncat, aku sampai di bawah dengan selamat, karena untunglah di bawah ada banyak kasur rumah sakit lagi dijemur.

Tapi kepalaku kena balkon sebuah kamar waktu jatuh tadi.... jadi begitu aku sampai di bawah langsung pingsan (lagi)....

Sadar-sadar, aku dah ada di kamar RS lagi. Dan Mang Supri memberiku minum. "Apaan nih Mang?" "Dah minum aja den!" Karena kehausan, aku minum saja. Ternyata itu adalah...

Miuman yang koon dapat menyembuhkan orang yang koit. Urne Kuda!

"santai jang ini mah urine kuda uda di campur sama ekstrak herbal tiongkok sama jamu madagaskar, di jemur 1000 tahun dalam kondisi ekstrim bagus untuk kesehatan".

"WHAAAAT??"jerit aku.

Langsung ku siram ramuan itu ke arah suster yang masuk ke kamarku, Byur! Dan seketika wajahnya berubah menjadi seperti Mpok Nori. Akupun marah kepada Mang Supri yang memberiku minuman seperti itu.

Tapi ternyata suser yang kusiram urine kuda itu jauh lebih marah lagi. Dia....

Dia samperin Mang Supri, dia tampar sampe muka Mang Supri mirip kayak sopir yang ada di artikel berjudul sopir di Wikipedia.

"Kenapa anda marah pada sayaa?!" mang supri jadi emosi. "Yang nyiram kamu kan anak ini!!" katanya sambil menudingku.

Tapi kan yang mesen minuman ginian kamu! "Oh jadi, Mang Supri sendiri yang mesen minuman ginian?!" kataku.

"Iya... memang kenapa ? Kamu berani sama aku ? Bisa apa bocah sepertimu ?" tantang Mang Supri.

Dengan PD-nya aku berkata kepada Mang Supri " Aku bisa kabuuuuuurr"..

~~~~~~aku berlari keluar dengan kecepatan yang memecahkan rekor dunia, tak lupa menyiramkan sisa urine kuda ke mang supri terlebih dahulu.

Mang supri pun menjadi sangat kesal sekali...

Dia mengejarku hingga ujung dunia,..

Mang Supri marah karena mukanya jadi mirip ikan arwana yang di pelihara di rumah, dengan sungut yang maju mundur nyari kelabang seger yang lagi berenang.

Aku memanggil salah satu ikan mas yang kupelihara dan langusung tancap terbang ke langit.

Mank Supri dan akupun terbang dengan permadani, Mang Supri tetap mengejarku, dia tidak menyerah. Akupun mendarat. Dan sampai-sampai di negeri Aladin.

Ternyata bayangan negeri Aladin tidak seperti perkiraanku selama ini.

Mang supri terus mengejar dan menyemburkan nafas naga apinya . Aku pun segera memakai sabuk di pinggangku dan mengambil kartu remi. Dan akupun segera mengeluarkan mantran ... Henshin .. berubah ..!!

diiringi bunyi seperti letusan cemeti, aku bertransfigurasi menjadi burung elang. karena aku belum lulus tes, aku harus memakai alat natu untuk membantuku berubah.

aku ingin mengepakkan sayap. tapi .. kenapa aku tidak terbang ? kulihat kakiku .. oh tidak itu bukan kaki elang tapi... oh aku salah berubah.. aku menjadi unta. ini karena kemampuan berubahku belum sempurna. ku tetap berlari menghindari mang surip.

Tiba tiba.... CTARR!! mang supri alias mang surip bertransfigurasi menjadi naga. Kayaknya nih naga lagi ngidam unta panggang. Dia mengejarku sambil mengeluarkan nafas apinya.

oh iya, mang supri juga dikenal dengan nama mang surip lho. Aku pun berlari dengan kencang di tengah padang gurun yang panas ini. Rasanya aku menjadi unta paling cepat seantero dunia. Sangat cepat sekali. Tapi ekorku sempat terbakar sedikit. Sakit !

Akhirnya aku kelelahan. Tapi, aku tak mau dibakar begitu saja. Maka, aku pun mengatur siasat....\.

Untunglah datang si Ali Baba yang cerdik dari kumpulan dongeng 1001 siang, dia memberi tahu kepadaku agar aku berubah menjadi Chitah.

tiba-tiba datanglah sang raja chitah, sangkuriang, sangkutan baju, dan sanggul nenek. Mereka mau membantuku melawan mang supri yang ternyata telah mengkhianati mereka.

dan kami berlima pun bergabung menjadi sebuah tim tempur bernama "Pasukan Turbo". Kami mendapat jam tangan berubah masing-masing. Berubah !! aku jadi ranger turbo hitam.

tapi megazord kami sepertinya rusak dan tidak bisa dinaiki.

Dalam keadaan genting, tiba-tiba datanglah mantan guru SMA ku yang terkenal killer. Ternyata dia sesungguhnya adalah Iron Man, pantas saja galak sekali. Dia pun membantu kami untuk memerangi Mang Supri yang semakin membabi buta itu.

tapi ternyata mang supri memiliki kekuatan rahasia. Kekuatan klan yg turun temurun. Apakah kekuatan itu ?

yaitu jurus "kunyuk melempar jambu" jurus warisan dari nenek moyang nya yang bernama wiro sableng.

Selain itu dia juga mewarisi kapak naga geni 212 dari wiro.

dengan semua kekuatan itu, kami makin susah mengalahkannya. Merasa belum cukup, mang supri berubah lagi menjadi wiro sableng.

hahaha.

tertawa mang supri begitu menyayat telinga. Oh ternyata itu jurus rahasia ke2 dari mang supri. ternyata kami baru tau kalu mang supri jg murid dari ma'Erot.

hahahahHahHAHAHAHAHAAHa...... tawanya makin lama makin nyaring menusuk gendang telingaku. Aku menutup telinga dengan kedua tanganku saking bisingnya.

terpaksa aku mengeluarkan MP3 dari saku baju sekolahku.. untuk menghentikan kebisingan dari tawa mang supri. Dan ku putar lagunya RidHo rhoma "menunggu'..

ketika lagu selesai, mang supri belum berhenti tertawa. jadi, kutambahkan lagu lain ke dalam play listnya. antara lain:

Bengawan Solo yang membuatku teringat akan Alm. Gesang yang sederhana dan bersahaja dalam menjalani hidup.

Balon Udaraku yang dinyanyikan Sherina karena dia idolaku.

dan yg tak terlupakan my best music "ta'gendong" by Mbah Surip.

Beat It-nya Michael Jackson kutambahkan sekalian karena ketika kulepas earphone-ku mang supri masih tertawa. Bisa mati bosan aku kalau harus mendengar tawanya.

terpaksa aQ mejeng dulu d warung mba Yani mumpung lagi ada diskon rujak, lumayan sambil nunggu mand supri tertawa.

Akhirnya setelah tertawa selama kurang lebih 30 menit dan baterai mp3-ku hampir habis, mang supri berhenti tertawa. tapi, sekarang dia mulai menangis....

Melihat Mang Supri menangis, akupun mulai merasa terharu. Dan tak terasa air mataku menetes hingga akhirnya kami berdua menangis sekeras kerasnya secara bersama sama.

tanpa sadar waktu tlah berlalu dan kami berdua menyeka air mata yg telah tumpah dari kedua mata kami. kamipun berlomaba2 pulang samai dirumah.

"Kenapa aku jadi sehati dengan Mang Surip ya?". Pikirku.

"aduh .." aku mengaduh. tiba tiba ada sekelebat kilasan memori dalam otakku , seiring rasa sakit yg menjalar di batok kepala ku ...." ..kenangan masa lalu seakan aku telah mengenal mang surip ber puluh ribu tahun yang lalu ...aahh ...siapa aku .... ?

Ingatan itu terus berkecamuk di pikiranku. Hingga kepalaku terasa pening dan aku sulit untuk bernafas. Sampai akhirnya akupun...

.... terbangun dan mendapati diriku berada di kamar mayat.

"TIDAAKKK!!!" Aku menjerit sekeras2nya karena ketakutan. Namun mayat2 disitu malah memarahi aku "JANGAN BERISIK!!! GW MW TIDUR NEY!!!".

Aku sadaraku sedang duduk di dipan keramik tanpa baju sehelaipun, dengan kertas biru tergantung di jempol kakiku dan selimut tipis menutupi tubuhku. Dan aku sadar semua orang mengira aku telah mati.

"Sebenarnya aku masih hidup atau sudah mati???".

Akupun bingung...

Aku bangkit dan melihat ke sekeliling. Kulihat mayat-mayat lain. Aku bisa melihat dengan jelas, dan jelas-jelas aku masih di bumi. Jadi aku berhipotesis bahwa aku masih hidup.

Aku mulai berdiri...geleng geleng kepalaku melihat mayat mayat itu.


Anda tidak bisa ikut nulis kalau ndak login.