Sport Cerpen ini terbatas untuk anggota Group Junkeria
Saudara-saudara, nampak pemain dari Dusun Rejowinangun sudah turun ke lapangan...
tampak pula wasit yang memimpin pertandingan berjalan ke tengah lapangan sambil tertawa tawa.
di tribun vip hadir bapak kepala lurah beserta jajaran pemerintahannya, sementara penonton dari dua kesebelasan sudah riuh rendah menyemangati kedua tim. Tetapi belum nampak satu pun pemain dari Dusun Darmowinangun...
para pemain Dsn. Rejowinangun, mengenakan jersey warna merah dengan celana hitam, sedangkan lawannjua mengenakan jersey biru-biru.
Ya, kick off babak pertama sudah dimulai. Tim Rejowinangun mulai melakukan inisiatif penyerangan melalu kaki Ronaldiono. Menyusur lapangan, umpan kepada Bebetiono...mulai memasuki kotak pinalti, saudara-saudara. Apa yang terjadi disana?
Dia langsung menendang bola dan Goal !!!!
Bola memantul! Bbbetiono menendang sekali lagi dan Goall!!!
Wasit meniup peluit panjang dan mengangkat tangan.
...tanda menyerah."Baru liat gol yang kayak gini." gumam wasit, saudar-saudara.
Lalu pemain Darmowinangun pun ingin balas dendam.
Mereka membangun serangan melalui playmaker bernomor 10, Sodikin.
Tapi karena permainan Sodikin yang agak kacau Irvan stiker nomor 7 Tim Rejowinangun masih dapat merebut bolanya.
Irvan menggiring bola,jemping melewati bek Rejowinangun,ngesot di samping kiper lawan..dan..
ahaa !! apa yang terjadi disana? nampak kiper Rejowinangun berlari-lari ke arah ruang istirahat, nampak pula pelatih kesebelsan menyusul berlari mengejarnya..
"Appakah yang terjadi?".
Rernyata peluit tanda babak pertama telah usai berbunyi.
Penonton terkejut, bagamana mungkin babak pertama usai kalau pertandingan baru 5 menit. Mereka marah besar!
Mendadak ada satu penonton yang melemparkan batu ke arah lapangan. Penonton lainnya ikut-ikutan. Terjadilah hujan batu.
Hujan yang dinanti-nantikan oleh para Pemborong a.k.a Kontraktor bangunan. Kini,dilapangan para Kontraktor berebut batu yang dilempar penonton!
wasit yang menyaksikan hal itu langsung mengeluarkan kartu hijau pada kontraktor yang berarti jalan terus dan merestui perbuatan kontraktor tersebut,sodara-sodara.
Merasa tidak lagi menjadi perhatian, para pemain bola melakukan hal yang sangat mengejutkan sodara-sodara!!
Ya.... mereka lalu menari-nari sambil menabuh genderang, dan tarian itu berjudul, "Tarian minta hujan.!!".
Tapi penonton yang sudah terbakar emosi tidak terpancing. Mereka terus melempari pemborong bangunan dengan batu.
Para pemborong berteriak-teriak, " More, more, more!!".
Tidak kehabisan akal, para pemain bola melakukan sesuatu yang sangat radikal.
memakan batu yang dilempar penonton...yup,berebut dengan para kontraktor,dan sang wasit berubah menjadi pawang debus..
dan karena batunya besar-besar, si sodikin nggak bisa makan!akhirnya berinisiatif menggunakan kepala sodikun "gebraakkk..."serpihan batu berserakan diiringin aroma saos merah dari kepala sodikun.."nyam nyam" sodikin mulai melahap batu..
Tiba-tiba gemuruh penonton bertambah!Sukurlah, saudara-saudara.Yang bisa meredakan kekacauan ini telah datang.Mat Bensin! Jeger yang disegani kedua belah pihak.Jeger yang mau kerja asal dikasih minum...
Perlahan Mat Bensin mulai menguasai keadaan, setengah berlari ia bergegas ke lapangan tengah yang kacau itu...
memberikan instruksi untuk membawa ekskavator. Suasana stadion semakin ricuh. Para pemain semakin melongo.
Ah, ternyata itu cuman mimpi.
"Uaaah.... enaknya... aku bangun dengan segar... sekali..." Mat Bensin mulai ngulet. "Blugg!!" Sebuah bola mengenai kepalanya dengan keras!! TErnyata ia berada di tengah lapangan bola, dan sedang ada pertandingan. Mat Bensin makin bingung...
Ia bingung, apa yang harus ia lakukan.
sammaaa...penulis juga bingung mo ngapain kelanjutannya..
apalagi pembacanya.
"Priiittt!!!" Wasit membunyikan peluit panjang yg sebenarnya tidak panjang,tanda pertandingan berakhir...
-FIN-.
Anda tidak bisa ikut nulis kalau ndak login.
jenkplanet: Kita dengarkan laporan dari Bung Sambas...:)
jafis: habis yaa
ketuakelas: tamatin aja ini :D
Cm4nk: ;-)
jenkplanet: haha....endingnya peluit panjang tanpa perpanjangan waktu sama sekali..