Humor Cerpen ini terbatas untuk anggota Group Junkeria
Di Bandung ada seorang lelaki bernama Kasim. Hidupnya sangat sial, Ia merasa kalau Ia tak pernah beruntung.
bahkan donal bebek yang begitu sialnya pun masih jauh lebih beruntung dari dirinya.
Saking sialnya, ia pernah dikalahkan sama siput dalam perlombaan lari.
Sungguh sial nasibnya.
Ketika Ia pergi ke pasar untuk membeli sayur ...........
Dia lupa mau beli apa setibanya di sana...
Lalu ketika Ia pulang Kasim langsung ingat kalau Ia ingin membeli sayur kangkung.
Tapi duitnya sudah habis buat ongkos bolak-balik ke pasar...
Keesokan harinya Ferry, teman Kasim mengajaknya makan di Restoran bintang *****. Ketika Ferry selesai makan, Ia langsung pergi. Sungguh sial nasib Kasim, Ia tak sempat melarikan diri.
Walau begitu Ia tetap berjuang untuk hidup.
Suatu hari saat ada pemilihan ketua RT dia tidak bisa memilih, karena data tentang dirinya tidak sengaja telah terhapus.
Saat ada hujan, cuma dia yang basah kuyup. Teman2nya yang lain kering semua. Betapa sialnya. Ia mungkin harus banyak berdoa dan beramal.
saat dia mencoba untuk bangun dari got itu, tiba-tiba kucingnya menjadi beringas dan segera mencakar, mengigit, dan menendang Kasim yang malang..
Setelah sampai di rumah, terjadi pemadaman listrik.
saat dia keluar untuk melihat RT tempat dia tinggal, ternyata hanya rumahnya saja yang mati.
Ketika keesokan harinya dia datang ke kantor PLN, ternyata justru rumah sebelah yang nunggak tagihan listrik.. Sial sungguh sial, tukang PLN yang memadamkan listrik salah rumah..
Tapi sial tetaplah sial ia malah nyungsep ke tong sampah organik.
rasa sakitnya sih tidak seberapa tapi dia sudah tidak tahan lagi dengan nasibnya yang selalu sial ini, dia sudah hampir ingin menangis..
Kasim menangis sejadi2nya..tapi tak ada juga yang dengar tangisannya.
Akhirnya Kasim memutuskan untuk tidak keluar rumah selama seminggu.
Melihat Kasim tidak pernah keluar rumah...tikus dan kecoak yang ada dirumahnyapun pada protes..
mereka jadi tidak bisa mencuri makanan.
sial memang tidak berpengaruh di manapun Kasim berada, seminggu yang dia lewati ternyata menjadi minggu terberat dalam hidupnya.
"Apa gunanya aku hidup seperti ini ?".
kata Kasim dalam benaknya.
Setelah berkata begitu dia mendengar ada suara berisik di depan rumahnya.
ketika kasim keluar, dia melihat ada sebuah bis yang melaju kencang menuju rumahnya.. kasim loncat menyelamatkan diri, namun rumahnya hancurlebur dan terbakar. rumah tetangga kiri kanannya selamat tanpa kurang satu apapun.
Akhirnya dia pergi keluar kota, mencoba memulai kehidupan baru agar kesialannya tak berlanjut. Namun malang nasibnya di tengah jalan bus yang ditumpanginya dicegat oleh penjahat dan hanya dia satu-satunya yang dirampok.
Dan pada saat itu Kasim ditinggal juga sendiri ditengah jalan bersama para perampok itu.
Perampok itu merampas semua pakaian Kasim termasuk baju yang sedang dipakainya.
Dan tiba2 datang seekor anjing menggigit CD Kasim dari belakang.
Tapi, namanya juga pembawa sial, orang yang merampoknya tadi juga ketularan sial.
Tidak berapa lama polisi memergoki mereka dan..
"Kamu ketahuan, ngerampok lagi".
"Ayo...masuk ke mobil", hardik polisi itu.
Ternyata penyakit sial Kasim menjadi virus.
Tapi tidak terlalu menyebar.
Ia menyewa sebuah rumah disana. Kasim bertekad untuk menjalani hidup yang lebih baik.
Begitu Kasim membuka pintu rumah barunya, pintunyapun langsung roboh menimpa..
Sudah ditimpa pintu, masih juga gentengnya jatuh mengenail kepala Kasim. Itu seperti pepatah ya... sudah jatuh ditimpa...
belum sampai disitu, dia ke warung untuk membeli handsaplast, malah digebukin massa karena dianggap mencuri handsaplast dari warung.
Kasim lalu memutuskan untuk bertapa di Gunung Beruntung.
Tapi sampai sekarang Kasim masih dalam perjalanan ke Gunung Beruntung.
ternyata dia salah gunung malah ke gunung merapi yang lagi mengeluarkan lahar .
Dia bertemu dengan juru kunci gunung merapi yaitu Mbah Marijan.
mbah marijan adalah orang yang sangat bijaksana dan baik hati. dia mendengar segala keluhan dari kasim mulai dari pasar sampai nyasar gunung. "Semua kejadian Pasti ada ujungny jika kita mencari ujung itu dengan benar anaku" nasihat mbah marijan.
Lalu Kasim melanjutkan bertapanya di gunung itu.
Lalu kasim mulai memahami kesalahan yang menimpanya selama ini. Dia sadar bahwa perkataan mbah marijan itu benar.bahwa kasim tidak pernah teliti sebelum melakukan sesuatu dan ceroboh.Kebiassan yang seperti itu harus diubah.mulai dari yang kecil.
Dia kemudian kembali ke Bandung, dia bertekad untuk membuat hidupnya menjadi lebih baik.
Dia mulai berlatih berkonsentrasi agar tidak mudah lupa.dan ada satu masalah lagi yaitu tempat tinggal."aku harus menemukan cara untuk membangun rumah yang sudah hacur tertabrak bis.yah bekerja, tapi apa?" kasim merenung.
"Aha".
"aku jadi kontraktor bangunan saja!" tapi namanya juga orang sial, baru saja ide itu terpikir Kasim sudah didatangi preman yang meminta uang keamanan.
"Keberuntungan pertama" mungkin kalo niatan kita ikhlas dan kuat maka tuhan akan membantu kita. 'Kontraktor bangunan' boleh juga. semuanya mulai dari awal. kasim pun mendaftar sebagai tukang bangunan gedung di bandung.lalu dia diterima.
Tetapi ia teringat kalau pembawa sial itu tidak selalu sial, melainkan orang yang didekatinya.
Setelah Kasim diterima, terjadi demo besar2an oleh buruh bangunan menuntut THR yang belum dibayar hingga saat ini.
lalu dia mempunyai ide untuk berjualan minuman segar. karena orang demo itu pasti pada capek dan kepanasan. di daerah itu,karena kota, jarang terlihat warung.
tapi namanya juga sial, apes apapun lah namanya, dai malah ketangkep sama kamtib yang lagi razia di sekitar situ, dagangannya dihancurkan sampai lebih rata daripada tanah.
"Pak Kamtib, ladalah, pak..... mbok jangan digitukan tho pak.. aku sudah tidak punya apa2.. kasiani aku pak.... maap pak... tobat...." Kasim meratap sambil berusaha mencegah Kamtib itu menginjak2 dagangannya.
ternyata kamtib itu adalah ayah kandung kasim."ayah???" "kasim??" yah akhirnya mereka bertemu dalam hal yang aneh setelah sekian lama. Ayah kasim pun mengganti semua dagangan yang dihancurkan 2 kali lipat.
Ternyata, setelah 7 tahun kehilangan ayahnya ia dapat menemukannya kembali. Selama ini, ayahnya ternyata bekerja sebagai Manajer perusahaan yang sedang membuat bangunan baru itu. Tidak heran kalau ia adalah orang kaya.
Dia pun pulang dengan ayahnya. ayahnya pun sesegera mungkin memberikan fasilitas yang dibutuhkan kasim. dan juga pekerjaan.
Tak begitu lama ayahnyapun meninggal...
dan meninggalkan kasim dengan hutang ayahanya yang menunggak.
Itulah si Kasim, tidak putus dirundung malang. Ia masih terus akan sial dan tidak beruntung. Ia berontak dalam hatinya, ingin sekali ia kayak si Untung sepupunya Donal bebek yang selalu beruntung. Tapi sialnya....
sampai sekarang Kasim belum menemukan jalan yang dapat merubah kesialannya, mungkin para cerpenis bisa membantu kemana Kasim harus pergi.
Lalu Kasim memutuskan untuk kembali ke kediaman Mbah Marijan.
Ternyata mbah marijan mempunyai ide untuk memfilmkan kisah kasim yang selalu sial. selingan daripada film horor yang merajalela di indo skrang. mendingan pnonton nonton film garing sekalian.
Mbah Marijan membuat film dengan bantuan PT. Film Garing Indonesia.
Saat akan syuting, mendadak Kasim roboh tertimpa genting rumah tetangga dan langsung menggelinding ke arah sungai. Lalu hanyut terbawa arus banjir yang deras. Kasim pun tak bisa lagi menjadi pemain film.
lalu dia bertanya pada Allah apa yang harus dia lakukan. tiba-tiba ada suara dalam hatinya yang berbicara "sholatlah,sholatlah,sholatlah,sholatlah,sholatlah." Dia pun sadar bahwa sebelumnya dia tidak pernah sholat.
Oke. Aku harus Sholat. Tapi saat hendak melaksanakan sholat di sebuah surau, terdengar suara ribut2 di luar. Ia pun menoleh. FPI!! ternyata surau itu adalah surau milik Ahmadiyah. FPI langsung melakukan sweeping.
Kasim berusaha kabur, tetapi ia malah tertangkap dan di introgasi di markas besar FPI.
dia pun ingat pepatah berani karena benar. takut karena salah.dan setelah debat cukup panjang, akhirnya dia terbebas dari fpi. DAn melakukan sholat. Dia memanjatkan doa. agar dia diberi satu keberuntungan yang bisa merubah kehidupannya.
Kasim mulai berubah kini ia melakukan sholatnya dengan khusyu' dan benar, iapun kini setiap hari melaksanakan sholat tahajud 4 rakaat.
Setiap tharawih, Kasim dateng paling awal & pulang paling terakhir.
Tetapi ketika akan pulang ia terperosok kedalam lubang, ia tak sadarkan diri dan lalu bermimpi.............
Dia mendapat lotere 10 Milyar. Tapi sialnya, waktu dia baru mau mendapat uang itu, dia bangun!! Memang: sial tetaplah sial.. itu menurut Raiz Fawwazi..
"Sial, jangankan dapat 10 miliar, yang ada malah ada di lubang sialan ini!" keluh Kasim yang malang. Namun, belum sempat ia berdiri, ada seekor...
Ular yang sudah melilitnya."ooo tuhan aku sangat ikhlas bila ular ini akan memakanku, dengan ini penderitaanku akan selesai tanpa berbuat dosa".lalu ular piton itu menelannya matang matang. Dan selesailah kisah manusia sial yang mati setelah tobat.
Tetapi !!! Kisah Kasim belum selesai, ternyata itu hanyalah mimpi dia tenyata ketiduran sehabis shalat malam.
Subhanallah! gumam para seluruh pemirsa negeri ini yang menontonnya lewat saluran Oh Yeah TV.
Kasim malah kecewa karena dia tidak bisa mengakhiri hidupnya yang selalu ditimpa kesialan.
Kasim pun meratapi nasibnya dengan memandang bintang-bintang berkelap-kelip dengan anggunnya di atas sana. Indah sekali. Tiba-tiba, ia melihat ada sebuah bintang jatuh. Ia pun langsung memohonkan satu permintaan.
"aku ingin diberikan hoki satu lagi aja.Aku ingin mempunyai isteri yang cantik".
Kasim berharap permintaan itu terwujud.
Kasim pun terbangun di kamarnya, ternyata dia baru saja bangun dari tidur setelah solat malam. "astaga, kenapa aku bisa mimpi jadi kambing?".
Ternyata ada mimpi di dalam mimpi yah ternyata. perasaan baru bangun dari mimpi. eh bangun lagi.
Setelah bangun ia sadar kalau memohon kepada bintang jatuh adalah perbuatan shirik.
"Astaghfirullah! maafkan aku Ya Allah!" Kasim cepat2 beristighfar krn menyadari kekhilafannya. Kasim pergi ke jendela. Memandangi langit yang dipenuhi bintang-bintang. Tiba2, ia melihat ada sebuah bintang jatuh.
Kasim-pun seketika mengucapkan permintaannya....
"Aku harap, agar kejadian ini bukan lagi mimpi,'' ucap Kasim. Dan memang, kenyataannya bukan mimpi. Kemudian, bintang jatuh yang tadi dilihat kasim makin mendekat... setelah ditelaah ternyata itu bukan bintang! Itu adalah sebuah rudal!!
"Toooolllllooooonnnnnngggggg........!!!!!!!!", pekik Kasim dengan spontan.
Duar duar duar....ternyata rudal itu meleset 5 centi saja. tapi kok masih hidup yah.. Ternyata Allah maha besar menunjukan kekuasaannya.dengan mempertunjukan manusia hidup yang pernah terkena rudal.
Kasim pun berkonsultasi lagi dengan Ustadz Jerri.
"bagaimana ini ustad? kok saya sial melulu begini? apa salah saya pa ustad?".
"Bagaimana kalau kamu i'tikaf saja dulu disini, selama Bulan Ramadhan".
"I'tikaf ya pak... oke... Aniwei I'tikaf itu apa ya Pak ustad?" tanya Kasim kepada ustad itu.
"Astaghfirullah, baiklah mari bapak ajarkan".
"Eh, i'tikaf itu apa ya? Ustad lupa, udah kamu pigi aja sana.", ternyata ustad juga gak tau. Kasim stres berat karena buat tobat aja gak bisa.
"Ah dasar nihh ustad gadungan!" gerutu kasim. ---Iklan--- (8 menit kemudian) "Yak para pemirsa sekalian kembali lagi di telekuis Kasim the movie! Ada hadiah uang senilai 15 jt utk para pemirsa sekalian, klo bisa jawab apa itu I'tikaf? Telp ya!?".
"3,2,1. Ternyata tidak ada yang tau". ---Acara dimulai lagi---. Kasim langsung mengambil wudhu karena ia belum sholat tarawih. Sehabis sholat ia berdoa kepada Allah untuk diberikan kemudahan dalam hidupnya yang menyedihkan.
"Ya Allah... Dengarkanlah doa hamba-Mu ini Ya Allah... Angkatlah beban penderitaan yang selama ini mengisi hari2ku Ya Allah... Jangan Engkau berikan cobaan yang aku tak bisa memikulnya...".
Kasim menangis semalaman karena tak tahan akan cobaan yang diterimanya.
Di luar sana terdengar suara pentungan dan paduan suara 'sahur-sahur' untuk membangunkan orang-orang. Waktu telah menunjukkan pukul 03.25.
Kasim langsung terbangun dari tidurnya, dan dengan lesu ia mengambil jatah makan sahurnya di masjid itu.
Saat membuka tutup kardus makanannya, ia hanya mendapati sekepal nasi aking kerupuk dan segelas air mineral. Ini lagi ini lagi...pikirnya.
Kasim jadi tidak nafsu makan lagi. Ia bingung apa yang harus ia lakukan untuk mengubah hidupnya.
Entah ini sebuah takdir atau bukan, tiba-tiba ada selebaran kertas terbang tertiup angin lalu jatuh di depan muka Kasim. Kertas itu bertuliskan, 'Dicari Peragawan/peragawati, umur maks.30thn. Segera hub. agen kami di 081345***.
Tanpa basa-basi Kasim langsung menelpon kantor pusatnya "Halo".
"Selamat pagi, ada yang bisa saya bantu?" jawab seseorang di seberang telepon dengan ramah.
"Apakah ada lowongan kerja untuk saya ?", "Maaf sepertinya tidak ada"orang itu. "Lalu, bagaimana dengan selebaran ini " tanya Kasim lagi. "Oh, mungkin itu selebaran yang disebarkan sebulan lalu". "Oh, begitu ya" Kasim langsung mengakhiri pembicaraan.
Setelah itu ia pulang ke rumah dengan wajah muram. Kemudian ia menyetel TV & langsung ambruk di atas sofa. Namun, ia langsung terbangun krn mendengar iklan di TV. "Ikutilah audisi Indonesian dodol! Bagi kamu2 semua yg pgn jd superstar ikuti audisinya.
Tetapi Kasim kini sedang tak berminat untuk mengikutinya, lagipula ia tak pintar manyanyi. Keesokan harinya ketika dia sedang berjalan di jalan dekat rumahnya di melihat ada mobil mersi yang nyungsep ke dalam selokan.
Ia pun bergegas menolong pemilik mobil itu. Namun, tak disangka, pemilik mobil itu marah-marah dan menuduh bahwa Kasim ingin mendapat imbalan. Kasim langsung ngedumel.
Kasim tidak bisa berbuat apa-apa. Kasim langsung pulang ke rumahnya, lalu ada orang yang menelponnya.
Kasim langsung mengangkat gagang telepon. Dan, ternyata itu adalah telepon dari sebuah perusahaan yang memberitakan bahwa ia memenangkan Grand Prize jalan2 keliling Eropa selama 6 hari 6 malam.
Berita itu tidak bohong, ternyata ia benar-benar mendapatkan hadiahnya. Ini benar-benar sebuah keberuntungan bagi Kasim.
Dua minggu kemudian ia telah ada di Terminal keberangkatan Internasional Bandara Soekarno-Hatta. Ia berpakaian necis layaknya orang berduit, dan membawa macam-macam barang, termasuk rantang berisi gudeg untuk buka nanti.
Iapun akhirnya berangkat menuju Eropa, ia sangat senang karena Allah telah mengabulkan permohonannya.
Tujuan pertama : London. Ia sangat senang karena ini adalah kali pertamanya pergi ke luar negeri. Ia juga senang karena ia diberi fasilitas no.1 oleh Pesawat Ganesha airways.
Tujuan Kedua : Manchester. Kasim berkeliling manchester dan juga menonton pertandingan di Old Trafford.
tidak puas hanya mengunjungi 2 kota di Inggris, Kasim pun menyempatkan diri ke Liverpool. Di sana ia mengunjungi makan John Lennon, sang idolanya sejak dulu.
Keesokan harinya, tour guide biro perjalanan ini, mengajak Kasim jalan-jalan ke Scotland, wilayah kerajaan Inggris berada.
Terkesima Kasim melihat begitu megah dan mewahnya rumah-rumah dan puri-puri yang ada di pegunungan Skotlandia. "Wah pasti pemiliknya putra-putri bangsawan setempat..." pikir Kasim sambil terus melongo.
Tiba-tiba ada orang yang tidak sengaja menabrak Kasim, ternyata itu adalah ibunya. Ibu yang kasim kira telah meninggal. Kasim sedikit tidak mengenali ibunya, tetapi ibunya yakin itu Kasim.
"You!" kata wanita itu sambil menunjuk kasim. Kasim memandang wanita itu dg penuh tanda tanya. "I think I know you, boy! What's your name?" tanyanya dengan sedikit campuran logat Jawa.
"Oh... sweetie... You can speak English... How come?".
"I, don't understand, why I can speak english", lalu wanita itu balik bertanya "What your full name?", "Kasim Facto de Kamtib, but I don't know why my parents give me name like that".
Wanita itu pun menatapnya tertegun, "Well, it is just a coincidence that my name is Sollita Marbella de Kamtib? That we have the same last names?".
"It means your, is my son, Facto".
"What??! You must be kidding me! I can't believe it," ujar Kasim kaget. Wanita itu malah tersenyum dan malah bertanya, "sopo jenenge bapakmu, Le?".
"Mmmm... mboten ngertos ndoro...".
Wanita itu memang ibu Kasim yang telah cerai dengan Kamtib 15 tahun lalu.
"Terus, kalau benar Anda ibu saya, apa buktinya?" tanya kasim.
"Kulo masih still remember..." bahasa wanita itu pun menjadi berantakan, "Dulu waktu kamu was born, ada tanda lahir khusus di antara kedua sikilmu.".
"Hey, itu sudah menjadi rahasiaku, bagaimana anda bisa tau ?".
"Piye tho you iki... I have told you, I iki Mbok you... Yo wes, daripada talking2 di luar, mendingan kita enter istana yuuk!?".
"Hoalah, the great castle iki punya simbok tho?" Kasim terpana, "Boleh masuk nek nganggo slippers Mom?".
"Boleh, silakan masuk".
Mereka berdua telah masuk ke Istana. Mamanya mempersilakan Kasim duduk di ruang tamu, sementara ia menyiapkan minuman di dapur.
Kasim melongo melihat rumah ibunya yang 10 kali lipat lebih besar dari pada rumahnya.
Dalam hatinya ia berteriak kemenangan dan tak henti-hentinya memuji nama Allah. Inilah balasan atas semua cobaan, pikirnya.Tak lama kemudian ibunya datang bersama puluhan pelayan yang membawa macam2 hidangan.
Setelah makan akhirnya ibu Kasim pun menyuruh Kasim untuk hidup bersamanya menghabiskan masa-masa tuanya.
Ia sebenarnya pun mau untuk tetap hidup di istana tersebut. Bergelimang harta, tempat tinggal yang mewah dan luas, suasana kota yang tertib. Tapi itu semua tak mebuatnya melupakan Indonesia. Ia rindu dengan Tanah Airnya, Indonesia.
Tapi apakah dengan hidup mewah begini, kesialannya akan berakhir ?
Kita lihat saja.
DUa hari setelah kepindahannya ke istana, ternyata nasib Kasim tidak membaik. Ia pernah disangka pembantu sehingga disuru ngepel seluruh lantai istana.
Lalu, ketika dia sedang berkeliling Skotlandia, tiba-tiba ada seseorang yang berlari dan lalu dengan sengaja menyenggolnya.
Nampaknya, orang-orang istana hanya menganggap Kasim sekedar pembantu Istana. Ibunya pun sibuk dengan bisnisnya dan hampir melupakan Kasim sepanjang hari.
Meski sudah menumukan ibunya, tetapi Kasim kini merasa tidak dianggap.
perlahan-lahan orang-orang mulai melupakan keberadaannya, ia disuruh melakukan berbagai pekerjaan pelayan, mulai dari mencuci mobil hingga mencuci kuda. Memasak makanan untuk para asisten hingga memasak makanan para koki istana.
Karena tak tahan iapun meminta agar diziinkan pulang ke Bandung.
Sesampainya di Bandung ia tinggal di rumah yang cukup besar untuk dirinya sendiri yang dibelikan ibunya.
Ia berharap bisa memulai hidup yang lebih baik.
Di rumah yang berada di daerah elite di kawasan Dago tersebut, tinggallah Kasim seorang diri. Ia hanya ditemani oleh 1 orang supir, 3 ekor anjing dan 3 ekor kucing, 2 orang pembantu, 1 orang masseuse dan seorang personal trainer.
Kasim pun sekarang mempunyai bisinis sebuah restoran.
Resto baru milik Kasim itu menyediakan aneka masakan dari Negeri Azzuri, Italia. Banyak koki yang berbakat bahkan jenius yang mau bekerja di resto ini, karena Take Home Pay yang lumayan besar dan 2 day off per minggu-nya.
Resto baru ini juga cukup menarik perhatian warga Dago setempat.
Terbukti... pada hari perdana "official operation"-nya, resto Kasim dipenuhi orang2 yang ingin mencoba menu spesial dengan sangat antusias.
Kasim merasa nyaman dengan hidup begini, restorannya pun menjadi yang paling terkenal di Bandung, dan iapun akhirnya bahagia disana.
bahagia? ternyata kesialana belum lupa sama mukanya kasim, minggu kedua setelah pembukaan restorannya, Ovennya meledak.
Itu tidak seberapa, karena 3 bulan kemudian ibunya meninggaln karena kecelakaan ketika ingin pergi ke Indonesia.
pada saat dia pergi untuk melayat ibunya, ternyata para pegawai restorannya mogok.
Ia terpaksa naik taksi ke pemakaman ibunya. Kasim sangat sedih karena ia tinggal sebatang kara walaupun kini ia adalah orang terkaya se-Jawa Barat.
Anda tidak bisa ikut nulis kalau ndak login.
RaisFawwazi: APA ORANG YANG KAYAK BEGINI NYATA YAAAAAAAAAA ?????????
ghahtan: kenapa kaga mati aja yah
RaisFawwazi: Dia ga seperti orang lain yg selalu ingin mengakhiri hidup dengan bunuh diri
ghahtan: jadi seru ni cerpen. awalnya si garing
ghahtan: lah kan ayahnya kamtib kok jadi orang kaya
RaisFawwazi: gw ada usul buat motto cerpen ini yaitu :
RaisFawwazi: Sial tetaplah sial
ghahtan: tamat dah
RaisFawwazi: SLOW DOWN DONG
aldiansyah: eh, salah nulis tanda baca
bass fish: ini gak masuk rasa ramadhan ya? sayang
totohs: ikutan yaaa...
RaisFawwazi: WEEW
RaisFawwazi: ceritanya panjangin aja dulu
RaisFawwazi: nanti setelah Kasim dapet keberuntungan yang besar gw tamatin
RaisFawwazi: Ceritanya Kasim dapet warisan kakek dari ibunya yang telah meninggal
RaisFawwazi: (PERLU DIPERHATIKAN)Setelah sampai di Eropa, tepatnya di Skotlandia, Kasim bertemu dengan ibunya yang kaya raya
RaisFawwazi: Ibu Kasim adalah orang kaya yg sedang berinvestasi di Britania Raya
RaisFawwazi: waddduh
RaisFawwazi: Daripada bahasanya kacau mending diterjemahin aja
RaisFawwazi: Mau dibuat Chapter 2 nya ga
RaisFawwazi: balas di kandang ngoceh aku ya
RaisFawwazi: kaya'nya perjalanan KAsim masih jauh deh
totohs: boleh juga tuh Kasim udah kaya tapi masih sial mulu...
RaisFawwazi: lanjut
RaisFawwazi: mau dibuat chapter baru ato lanjut
RaisFawwazi: YA AMPUN !!!
RaisFawwazi: ibunya bukan ratu tapi bangsawan
RaisFawwazi: Restorannya jangan dibikin bangkrut, tapi pelanggannya aja yg di bikin selalu protes
glory: newbie... sori tadi kagak nyambung gitu... he3
RaisFawwazi: ENDINGNYA CEPETIN
RaisFawwazi: Kalau mau diterusin bilang aja di kandang ngoceh saya ya !