Cerpenista - Ayo Ngarang Gotong Royong!

Register Cerpen Group Top Kontes Forum Login

Mencari Safir Dezate

Petualangan   Cerpen ini terbatas untuk anggota Group HereCerpena®

Konon, ada sebuah batu permata bernama Safir Dezate yang mempunyai kekuatan untuk mengalahkan sebuah kekuatan jahat dan menyingkirkannya dari bumi untuk selamanya. Tetapi kini safir itu terpecah belah menjadi enam dan kemudian menghilang.

50 tahun setelah permata Safir Dezate terpecah. Di sebuah kerajaan kecil bernama Waskita, seorang pemuda 18 tahun bernama Adhof berlari-lari menglilingi Waskita.

Raja DonFa memang diktator jahat, bahkan warga Waskita pun ingin mencari safir itu dan mengungsi ke Kerajaan Saton.

5 bulan setelah kedatangan Raja Donfa ke Waskita. Negara itu sudah kehilangan keceriaannya, tidak ada yang rusak, tidak ada yang hancur, hanya saja, keinginan untuk berjuang agar tetap hidup sudah sirna dari mata para penduduknya.

Menurut petunjuk sesepuh Waskita, safir itu berada di 6 gunung tertinggi di dunia.

Gunung Dathon, Ezar, Zwess, Atard, Teran, dan Ekost. Jika digabungkan nama gunung itu akan menjadi kata "DEZATE".

Akhirnya Dekan, Efrak, Zieck, Adhof, Treff, dan Etro-lah yang dipilih sebagai penjaga safir itu. Mereka pun memulai pencariannya.

Hanya saja mereka harus memutuskan kerah gunung mana dulu mereka harus menuju. Enam gunung yang terpisah cukup memakan waktu jika perjalanan tidak disiapkan dari awal.

Mereka semua bukan dipilih secara asal - asalan. Keenamnya adalah orang - orang yang terpilih menjadi penjaga batu itu.

Mereka pun tidak punya banyak waktu.

Raja Sota, penguasa Waskita saat ini memanggil keenam ksatria itu untuk membicarakan pengutusan mereka.

Mereka berenam harus bergegas.

Tibalah hari pengutusan. Seorang pria berbadan kekar, berkaca mata hitam dengan jenggot tipis menghentikan limousinenya di depan istana raja Sota.

Pria itu keluar dari limousinenya. Dia menyambut para ksatria yang mendapat tugas mulia. Pria itu lalu mempersilakan keenam orang itu untuk masuk, Pria itu di tugaskan sebagai supervisor dari keenam ksatria tersebut.

Seorang pengawal Sota menjemputnya dan mengantarnya ke sebuah pintu mewah di bagian tengah istana.

Para pengawal segera membuka pintu itu, dan dihadapan mereka pun sudah terlihat Raja Sota duduk diatas kursinya.

Raja Sota yang sebelumnya tampak sibuk dengan terminal yang dia gunakan, lalu menghentikan aktifitasnya dan menyambut keenam orang itu dari kursinya.

Sota memulai pembicaraannya "Kalian adalah pemuda-pemuda terpilih untuk menemukan batu D.E.Z.A.T.E dan menyelamatkan dunia".

Mungkin aneh melihat komposisi orang - orang yang berada disitu. Berdiri di paling depan adalah seorang gadis belasan tahun berambut coklat sebahu dan mengenakan setelan sport abu - abu.'.

"Perjalanan kalian akan kami pantau dari sini, jadi jangan khawatir, kami juga berusaha agar kerja kalian efektif" lanjut Raja Sota.

"Tapi, kenapa harus kami yang menjaga batu itu ?" tanya Adhof.

"Mencari.." Raja Sota membenarkan. "Nanti kalau sudah ketemu, baru dijaga..".

Akhirnya, keenam penjaga DEZATE segera memulai perjalanannya.

Mereka berenam lalu diantar menuju ke kendaraan dengan ditamani pria bertubuh besar sebagai supervisor mereka.

Kendaraan yang mereka tumpangi berupa mobil jip perang tanpa roda, berbantalan magnetic bertenaga besar dengan bahan bakar unlimited cell.

Kendaraan itu melaju menuju ke tepian kota.

Sepanjang jalan orang-orang memandangi mobil tersebut.

menyibak kerumunan kendaraan yang lainnya.

Harapan mereka sangat besar terhadap para pasukan itu.

"Sebentar lagi.. mereka sudah akan mencapai batas dari kota ini.." gumam Raja Sota sambil memantau mereka berenam dari layarnya.

Ketika sudah mencapai perbatasan, mereka melihat orang-orang dari kerajaan lain diperbudak oleh Raja DonFa dari Donfapolis.

Melihat itu, tekad mereka semakin bertambah untuk menyelamatkan dunia ini.

Akhirnya Raja Sota pun, langsung mengantarkan mereka ke..

...enam Gunung D.E.Z.A.T.E dengan menginjak pedal gas penuh-penuh.

Dalam perjalanan hati mereka diliputi oleh rasa takut walaupun sudah mempunyai tekad yang bertambah tetap saja hati menjadi gelisah penuh tanda tanya benarkah mereka yang dipilih.

Karena tidak memungkinkan pergi bersama-sama. Dibagilah penjaga-penjaga safir Dezate itu. Dekan ke gunung Dathon, Efra ke Ezhar, Zieck ke Zwess, Adhof ke Atard, Treff ke Teran, dan Etro ke Ekost.


Anda tidak bisa ikut nulis kalau ndak login.