Humor
Halo. Namaku Angelica. Biasa juga dipanggil Angel. Namun banyak teman-temanku yang mengatakan bahwa, nama tidak sesuai dengan rupanya. Karena wajahku hitam, berjerawat, dan bopeng-bopeng. Sampai suatu saat ada seorang lelaki yang bilang aku cantik...
"CANTIK!..sungguh maestro!..sebuah karya hidup!". Aku memerah, atau paling tidak..itu harapanku.."Te..te..terimakasih..". Lalu diberikannya sebuah karu nama. Tertulis "PISTACHIO..SENIMAN ABSTRAK".
Aku menerima kartu nama tersebut dengan gugup. Pikiranku pun melayang jauh. Pistachio ini tidak jelek-jelek amat. Tapi juga tidak se-cakep aku. Mungkin memang kita ditakdirkan untuk bertemu. Angel & Pistachio... Pistachio & Angel... Sempurna.
aaaaahhh...aku langsung membayangkan bila kami menikah..diundangan akan tertulis..P.A. Pistachio Angel (maklum, sudah lama tak ada orang yang menyadari kecantikanku ini).
"Angelica. Ada apa?" tegur Pistachio. Aku pun tersentak dari khayalanku yang terlampau tinggi. "Ah, tidak apa-apa, Mas Pis. Ngomong-ngomong, benarkah aku secantik yang Mas Pis bilang?" tanyaku masih tidak yakin meskipun aku yakin.
"Misi mas..kamar mandi dimana yaa?", tanya Yatno yang kebetulan lewat.
"Eeh, Yatno. Belok ke kiri terus belok kanan terus belok kanan lagi ya, No. Awas nyasar! Hahahah." kata Pistachio seraya tertawa geli. Tiba-tiba saja Yatno menatapku dengan tatapan heran. "Siapa tuh, Bang? Cakep amat." ujar Yatno.
"Yatno, karyawan abang yang baru." "Owya! kamu maungmong apa tadi?". "Tadi aku tanya...". "Maaf mas, kalo dapur dimana yaa?", sela Yatno yang tidak sengaja lewat lagi.
"Brengsek lo! Minggat sana! Ganggu orang lagi duaan aja." geram Pistachio. "Ye maap, Baaang..." ujar Yatno yang langsung pergi mendengarnya. "Oh iya, Ngel. Kamu adalah karya terindah yang Tuhan berikan untukku." JLEB! Rayuan Mas Pis memang ampuh!
Aku terbang melayang tinggi banget. Badanku terasa ringan, samapi sulit bagiku untuk menyentuh tanah. Untung Pistachio segera menarik kaki kiriku dan aku jatuh terjerembab di lantai.
tiba2saja aku trbangun di tahun 3011..hal trakhir yg aku ingat adlh: saat aku mmalingkn muka ke atas(habis jatoh)wajah Mas Pis tampak memerah dan ia berteriak2 mncoba mnyampaikan sesuatu tapi aku g mndngar, lalu.HITAM. APA YANG SBENARNYA TLH TERJADI?
Aku baru sadar kalau mas Pis lah yang menjatuhiku ketika aku terjatuh tadi.Shg wajahku menatap lantai dengan keras.Mas Pis menghindar karena sebuah lemari tiba2 mau menjatuhiku dan aku pun Pingsan.Ketika tersadar semua HITAM. "wajahmu?"mas Pis Kaget.
"wajahku? kenapa??" angel juga kaget. lalu dia mengambil cermin dari tas nya. dan ternyata...................
"wajahmu kok gt,tidak bermutu banget!",kata mas Pis sehingga membuatnya pingin PisPis alias pipis.melihat cermin,angel pingin muntah melihat wajahnya yg sperti habis "face off"gara2 jatuh dari lantai dan kejedot lemari."Aargh"dia menjerit dg seksinya.
Argh.. Argh.. Aaaarggghhhh...
"OOwwhh aawwwHH auuuhhh YeAAAhhhHH!!", treak mas Pis gmau kalah.
teriakan itu membangunkan seluruh dusun Flux C1HN dan dusun Flux C7A1. Dua dusun tersebut memang berdekatan dan dihubungkan dengan jembatan Silverquick. Dua dusun yang walau bersaing, namun sangat bersahabat dan Hi tech.
Tanpa banyak bicara seperti di tipi-tipi, seluruh warga dari dua dusun itu langsung mencari dan menyerbu TKP itu.. karena mereka heran suara aneh apakah yang mereka dengar barusan.
Ow..ow..owww... Si cantik nan seksi pun keluar dari pintu. Niat hendak menjelaskan duduk perkara sebenarnya, namun warga dusun sudah terburu menangis penuh derita. Wajah si cantik kini lebam bak pisang baru digoreng.
Apalah daya. Angelica pun pergi ke barat untuk mengadu nasip di kota besar. Di perjalanannya itulah, dia bertemu dengan Arzeti Bibinal, perekrut artis yang terkenal.
Arzeti Bibinal berkata jika ingin jadi artis maka ia harus ikut seleksi dulu.
Akhirnya Angel mngikuti Arzeti k kantor management artis. Disitu dia bertemu dgn seorg artis baru brnama Chincau Laurah. "Halo, mbak Chincau", kata Angel ramah. "Owh, schiyapha kamhow?? Jhanghan shok khenal schama shayha yowh..", kata Chincau senga'.
"Yeee..., becanda loe kelewatan deh! Gue kan guru modelling loe di sini!!" sahut Arzeti Bibinal sengit. "Houpss!! Ngapunten mbak, kula namung guyon...," jawab Chincau Laurah sambil mengginggit jari.
Angel pun diaudisi olh Arzeti Bibinal. Setelah perjuangan yang amat sangat, akhirnya ia lulus. "OK, job prtama kmu adlh brmain di snetron Chincau yng judulny 'Cintaku Becek Karena Gada Ojek'. Mau??", kata Arzeti.
"Boleh...boleh, tapi mbak kalo boleh saya jangan jadi peran pembantu ya krn malu ama teman2 sekampung, jauh2 merantau kok malah dapet peran pembantu, yg antagonis juga boleh!!"Angel mencoba untuk bernegoisasi tentang perannya.
"Oh, tentu saja tidak. Kamu dapat peran utama di sini. Peran antagonisnya, tuh si Chincau Laurah," tunjuk Arzeti Bibinal. "Oh, my god!! Dia kan yang tadi gue kerjain. Mampus deh gue. Jangan-jangan tuh anak balas dendam lagi, di peran nanti!" bisiknya.
"Oh Noowwh!! Whatt?? Schaya jhadi pheran anthaghonist?? Thidak mhungkin! Phadahal schaya inhi khan bherwhajah pholosh?? Schaya thidhak tcherima inhi!!", kata Chincau Laurah.
Untunglah dia tidak menjawab dengan bahasa ABG terkini, "Cped bgeth jwbnhaa pdhlkhan saaiiia eang mnta cihwyyy ge kugs. Pie gappa eaaa khan sux deemn jawdnha bes za.".
kjfhgnkfhdd fhdfhdlhfg hflnvdr hglserhglfg fhgldhvldr khlgdfghek ihgl;rhl;gher.
"eeeang nulx seblomx tugh pstina orang plned, eeaaaa... bhasax kCoo gTh..." sahut Arzeti Bibinal.
"JAdi BIngung. . .".
Bingung oiii....
"Kamu ngomong apaan cih!!
Angel pamit ke belakang untuk muntah abis ngedenger bahasa gH4oEllZz dari Chincau Laurah dan Arzeti Bibinal.
"Baiklah, kita semua berkumpul di sini. Kita sudahi bercandanya. Saya mau memperkenalkan siapa-siapa yang akan memerankan sinetron baru kita!" pinta Arzeti Bibinal. "Huh! Kalau jalan lihat-lihat dong, main sikut saja!" omel Chincau Laurah pada Angel.
"Liat kog, mba... Mba-nya ajah yang nggak liat-liat...".
"Maxutnyah apah?? Saya buta, gituhh?? Kurang ajar kamu ya!! OK, buat job kali ini kamu ga boleh ikut maen d sinetron ini!!", kata Arzeti Bibinal murka.
"Ehm..hm.. maaf, saya hanya ingin mengetes psikologismu. Ingat ya, di sinetron nanti kamu jangan sampai main perasaan. Harus obyektif! Saya tidak peduli dengan masalahmu dan Chincau Laurah. Saya yakin, kamu bisa mengalahkan aktingnya kelak!" ucap Arz.
"Ehm...ehm.." deham seorang pria tepat dibelakang Arzeti.
(woot) Arzetti sempat shock, ketika pria itu tiba-tiba muncul..
Jelas shock, wong orangnya sangatlah kecil. Seperti ucok baba.
"Mbak...mbak..saya ikutan casting dong, saya bisa jadi peran tuyul nih!tanya si cebol pada Arzeti Bilbinal.
"Wogh, mhaav yawh tchapi dhi schynetronh inhi tidhak adha pheran thoeyoel..", kta Chincau Laurah. "Loh kok jadi kamu yang ngatur? di sinetron ini ada peran tuyul lho.", ucap Arzeti Bibinal.
Lalu, Chinchau Laurah Berdebat sama Arzeti Bilbinal, sangat heboh sekali.
Angel udah males ngeliatnya, jadi dia balik aja ke rumah kontrakannya. Besok adalah syuting pertamanya. Dia jadi ga bisa tidur. Lalu tiba tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya.
"Room service!".
"Ya Silakan Masuk, Nggak di KUnci kok !!", Jawab Angel.
Room Service itupun masuk. WOOOOWW gantengnyaaa!!! Wajahnya bagaikan David!! Angel pun kelepek kelepek melihatnya. Hidungnya mimisan.
Room Service yang juga menyadari akan hal itu, langsung berpikir culas seakan mau berbuat tak sopan.
"ohohohoo.... daging mentah...".
"Maaf, saya sedang panas dalam jadi suka mimisan seperti ini," ucap Angel seketika sambil mendongakkan kepalanya ke atas. "Tidak apa-apa mbak. Saya hanya ingin mengantarkan surat ini," sahut RS itu dan segera pergi. "Terima kasih ya..," ucap Angel.
Kemudian RS itu pergi dengan mata yang melirik kemana-mana.
ke pintu keluar, lebih tepatnya, karna serem dengan angel yang sudah terbakar gelora anak muda.
"Heran deh, kenapa sih kebiasaan ini nggak pernah hilang. Tiap lihat laki-laki ganteng, hidung gue pasti mimisan. Menyebalkan!!" umpat Angel kesal.
Angel pun kembali tidur. Di mimpinya terbayang lagi wajah sang room service yang guanteng itu.
Dan tak lama kemudian, terasa lagi bau anyir dan basah dari hidung Angel. "Lagiiii!! Gile kali ya?? Masa mimpi bayangin laki-laki ganteng saja gue mimisan lagi!! Tobat deh!!" omelnya dan segera membasuh hidungnya yang berdarah dengan tisue.
Seketika bayangan cowok ganteng itu terngiang-ngiang di kepalaku. Dan,...oooh, andai dia bukan staff cleaning aku pasti jatuh hati padanya.
Dan besok paginya Angel ke kantor agency Arzeti Bibinal. "Ayoo ini saya kenalkan sama lawan main kamu di sinetron nanti", kata Arzeti. "Kenalkan, ini Andre", kata Arzeti menunjuk pada seorang laki2 tampan. Trnyta.. itu adlh rum srvice yg kmrn!!
"Huwaaaaa!!" teriak hati Angel sambil menahan hidungnya yang mulai memanas. "Bentar mbak, saya izin mau ke toilet. Sebentaaaar saja. Permisiiii...," Angel langsung saja berlari ke toilet tanpa menunggu kode persetujuan dari Arzeti Bibinal.
Angel masuk kedalam salah satu bilik toilet. 'God!! itu kan cowo cakep kmaren! oke, mungkin itu jodoh yang diberikan tuhan olehku! aku akan mendapatkannya!!'.
"Nah lho, nah lhooo..., kenapa aku jadi mikirin jodoh ya?? Harus berprestasi dulu baru soal cowok!! Aaah, tapi dia menggoda sekali, gimana niiih...??" gerutu Angel kesal. Tak berapa lama, pintu toilet dibuka. "Hups, maaf salah!!" ucap orang itu.
"Iiiihh geniiittt!!",kata Angel sambil nabok wajah orang itu tanpa ngeliat mukanya.
"Wadaww.. sakit banget, mbak!!" teriak orang itu dari luar pintu. "Widiih, kayaknya suara itu daku kenal banget. Itu kan suaranya..," langsung saja Angel melongo ke luar pintu. "Ya ampuun, itu dirimu toh. Maaf ya, nggak sengaja!" ucap Angel merajut.
Ternyata itu adalah Andre. Ya! Andre si tampan yang bertubuh atletis itu! "Maaf ya, aku kira nggak ada orang didalam toilet", kata Angel. "Ya, gppa", jwbnya. "Apa kita pernah ketemu sebelumnya?", tnya Angel.
"Hmmm....," Andre tak segera menjawab. Ia hanya mengernyitkan jidatnya dan mengamati wajah Angel dengan rasa yang amat aneh. "Gadis yang aneh dan unik!!" bisik hati Andre sambil tersenyum kecil.
Beberapa saat kemudian, Angel dan Andre mendapatkan naskah yang diserahkan langsung Arzeti Bibinal. Sebagai pendatang baru sangat wajar Angel terlihat kaku, namun itu bukan alasan utama dirinya bersikap seperti itu.
Ada hal yang mengganjal di.
kakinya. Lengket kaya permen karet.
dan semuanya semakin terlihat tidak jelas...............
bahwa yang ada di otak Angel sikap tak percaya diri jika berhadapan dengan Andre. Cowok yang membuatnya tak bisa bergerak leluasa hingga tubuhnya gemetar.
"Oke, tolong naskahnya dipelajari lebih dahulu. Saya ingin kalian konsentrasi untuk sinetron ini!!" ucap Arzeti Bibinal. Sementara Arzeti Bibinal menjelaskan aturan baku, Angel hanya melamun sendiri membayangkan apa yang barusan terjadi padanya.
"Hoaaamm....".
"Angel! Apa kau tak mendengarkan aku?" bentak Arzeti Bibinal kesal.
"iya. iyaa..mbak zeti, maaf mbak.. angel cm ngrasa nggak enak badan aj.." jawabku. "kmu bilang donk dari td,," tampang kesal mbak zeti agak berkurang.. "ok skrng kmu istirahat aj, gak usah ikut akting. tapi kmu pelajari,hapalkan,dan hayati peran".
"Baik, baik mbak Zetti...," jawab Angel gugup. "Haduuuh, kenapa sih wajah Andre selalu mengganggu konsentrasiku. Nggak mungkin ah, nggak mungkin. Masa aku....," bisik hati Angel bingung.
"masa aku... masa aku...", tanya Angel dalam hati.
"Masa aku.... haaaaaaaahhh?? Nggak mungkin!!!" teriaknya histeris. Semua orang yang berada di sekitarnya memandangnya heran, bahkan Arzeti sendiri tampak kesal. "Kenapa lagi sih dengan anak ini??" keluhnya sambil menghampiri Angel.
"owwh inikah namanya cintaa... ooo inikah cintaa..." angela mulai menari nari spt orang kesurupan sambil menyanyikan lagu-lagu orang jatuh cinta. Ternyata! angela menari dengan sangat hebat! dia mirip britney spears dan agnes monikah! woww woww..
Arzeti Bibinal pun kagum melihatnya. WOOOW! "Ternyata kamu jago dance ya! Jagoan kamu daripada si Chincau Laurah. Kalo gitu, yangt jadi model buat pidio klip selanjutnya kamu ajahh", katanya. Chincau Laurah menatap Arzeti tak percaya.
"Maksudnya mbak?," tanya Angel bingung.
"yaa.. kan piterpen mau nyari model pidio klip lagu barunya di agency kita, tadinya saya pikir saya pilih Chincau Laurah aja, tapi ternyata kamu lebih jago. Selamat ya! Nanti di pidio klip itu kamu ceritanya jadi pacarnya Andre", kata Arzeti Bibinal.
"Andre Bautrasi atau sama Andre Andre Lumut mbak?"tanya Angel.
"iih... mabok ya kamu, ini si Andre yang lagi di depan kamu ini..." Angel menatap cowok cakep di depan matanya. Tak tertahankan, Angel pun joged lagi. "Bagus, bagus. kamu semangat ya", kata Arzeti Bibinal.
Goyang mang......
Yukkk!!!!
SERRR~~!! semua orang pun ikut berjoged.
Goyang Dombrettttt, goyang dombret...Kang Aseppp paling cakep...Lagu goyang dombret mulai mengalun merdu di telinga mereka..
"Sudah... sudah... hentikan!! Ini saatnya kita latihan untuk sinetron bukan untuk berjoget ria seperti ini," seru Arzeti Bibinal sambil terus pinggulnya bergoyang ala Inul Daratista.
Kemudian secara tiba-tiba, Andre menarik Angel ke tempat yang sepi. Di sana dia mengatakan sesuatu yang sangat mengejutkan mengenai Pistachio... sang seniman abstrak.
"Haduuuh, sabar ya Mas Andre. Pelan-pelan menjelaskannya. Aku tidak tahu maksudmu. Apa tadi Pik..tak..yo?? Sapa yang pitak..???" tanya Angel penasaran.
"Pistachio! Kau masih ingat, kan? Seniman abstrak yang pernah memberimu kartu nama di awal cerita. Ternyata dia adalah...", Andre berhenti sejenak untuk menarik nafas.
Angel berusaha mengingat-ingat sambil menggaruk-nggaruk kepalanya. Tak lama, ketombenya pun berjatuhan. "Gaswat, kalau Andre sampai lihat bahaya niih??" bisiknya lagi sambil segera membenahi posisinya. "Nggak tahu, nyerah deh.. heee..," ucapnya cepat.
"Ayolah jangan mudah menyerah gitu... setahuku Angel adalah gadis yang tidak mudah menyerah...!" Desak Andre.
Angel berdiri lebih tegak untuk menghindari ketombenya kelihatan. Dia berpikir sekitar 5 menit sementara Andre menunggu dengan sabar. Tidak lama kemudian Angel pun menjerit "AKU INGAT ORANG ITU!", sambil tersenyum manis.
"Tapi aku gak yakin, sih...!" Ragu Angel.
"Siapa ya kira-kira???
"AH, AKU BENAR-BENAR INGAT ORANG ITU!" cetus Angel dengan bersemangat.
Anda tidak bisa ikut nulis kalau ndak login.
Dhekwa: wkwkwkwkwkw kog ga da yg lanjutin...
akiasik: noh udah
bibicriwis: duuuh... maaf, itu bukannya "terburu" tapi "keburu". mohon diedit ya... nuwun... ^^
Yayak: hehehehe
Yayak: ohohohohoh
bibicriwis: (doh) ambyar nih cerpen... hiiikkk, kasihan yang punya. sabar yachhh.... ^^
Akakucho Rin: whwwh.. gara" Chincau L:aura jd g bner nih cerpen..
bibicriwis: maaf, itu maksudnya "ucap Arzeti Bibinal", nyuwun tolong diedit. ndak muat soalnya... (duh, tidak efisien lagi) ^^
nak bengal: Emang yang namanya blesteran ulahnya bukan kepalang
abieyukino: emang di rumah kontrakan ada room service yah.. ????
Akakucho Rin: yah, biarlah, ceritanya kontrakan yg keren ad rum srvice ny
abieyukino: oo begono............................. :P
bibicriwis: @Akiasik, kalimatnya sangat..sangat efisien sekali yaaa... hiiiiii
Akakucho Rin: hehe, bibicriwis, udah g muat lagi ya sampe rum srvice jd dsingkat RS.. pertamanya aku kira rumah sakit... :P
bibicriwis: ho'oh, corry yach... ^^
nak bengal: Iya, kalo sudah tidak muat di muatin malah berlainan persepsi.
bibicriwis: @Akakucho Rin : kyahahahaha... lucuuu kali... (Imao)
bibicriwis: haduuuh, itu maksudnya "merajuk", bukan "merajut".... heheheh
Akakucho Rin: wkwkwk.. Angel didalem toilet merajut apa bibicriwis?
Akakucho Rin: waduh waduh... maksut ku, yg mnta maaf gr" ngira dlm toilet gada orang itu si Andrenya.. Ga konsen nih.. butuh mizone mungkin. haha
bibicriwis: @Akakucho Rin : kyakakakak... itu artinya dirimu kualat padaku. makanya jangan menggoda orang yg sudah tua seperti daku ini... ^^
dodimarga: nyambung apa gak ya?.. hehee..
bibicriwis: @Dodimarga : nyambung kok. siiiiip... ^^
Akakucho Rin: @bibicriwis : aih aih maap bibiii. (sujud minta ampun) =D
Akakucho Rin: OALAAAHH. kepencet enter,,,!! beneran kualat ma si bibi nih. T_T"
Bocah MISTIS: tolong bikin enfing secepat nya
Bocah MISTIS: wkwkwk saking anehnya cerita ketikan 'ending' menjadi 'enfing'
dodimarga: entah seperti apa endingnya nich... :)
nak bengal: sulit kalo ngomongin ending...
Akakucho Rin: ending? emang mau ditamatin aja nih?