Horor
Kunti gadis desa yang terbunuh secara misterius, ketika mayatnya diketemukan keadaannya sangat tidak lazim..Ia mati dalam posisi mulut tertawa..Hal inilah yang membuat warga sekitar menjadi heran karena.
Kunti dikenal sebagai gadis yang pendiam, tidak banyak bicara, tersenyum apa lagi tertawa ...
Pada masa hidupnya, membuat Kunti tertawa adalah salah satu tantangan berat untuk anak-anak kampung sekitar. Dari mulai pakai topeng monyet sampai monyet ditopengin sudah dikerahkan hanya untuk membuat Kunti menarik ujung bibirnya. Suatu hari..
" Baaaaannnnggguuuuunnnn Anak Pemalas!!!" kata Ibu Tiri Kunti yang sadis nan galak, sambil melempar seember air ke badannya yang masih tergolek lemah diranjang. Dibalut baju tidur yang remang -remang dan basah, Kunti pun terhenyak dari mimpinya...
Kunti terbangun dan dengan tergopoh-gopoh ia bergegas keluar kamarnya dan langsung menuju kamar mandi...
Setelah kunti menolong ibu, membersihkan tempat tidur yang bau ompol..
"Sepertinya saya aku mendapat banyak kesulitan membesarkan anak ini", keluh Ibu Tiri Kunti.
Yah..walaupun galak, ibu kunti cukup memperhatikan perkembangan anaknya ini..sampai saat ini ia bingung kenapa kunti selalu berdiam diri, padahal ia tidak bisu, sampai-sampai..
dari Suhu sampai dukun, bahkan Psikolog bergelar PHd pun dia undang. Yang suhu bilang "Yin-Yang nya ndak seimbang, haiya,." Yang dukun bilang "ini kerasukan" dan yang PHd bilang .."anak ibu autis"... Yang mana yang benar ? Ibu itu bingung.
sembari sibuk memutar otak memikirkan si Kunti.. sang Ibu menonton tv, dan melihat acara infotainment .. di acara itu ada ..
Seorang artis pendatang baru.. seorang gadis.. periang dan begitu ceria.. wajahnya imut, manis, dan begitu mirip dengan Kunti.. tetapi sifatnya begitu berbeda.. Ibu kaget dan semakin bingung..
Was-was dan khawatir, jangan-jangan si bapak maen `slebor` di kampung orang lain dulu.
Pikiran-pikiran dimasa hidup kunti selalu memenuhi otak sang ibu..Kini ia terpaku didepan mayat kunti..Ia masih berpikir kenapa anaknya bisa tertawa disaat kematiannya..Ia bertekad mencari jawabannya..
Diawali dengan mencari petunjuk di kamar Kunti.. Entah diary.. Entah rambut yang tersisa di sisir.. Entah isi lemari Kunti..
Setelah berjam-jam pencarian, Ibu pun beralih ke tempat tidur Kunti. Saat ibu merogohkan tangannya ke bawah tilam, ibu merasakan sebuah benda keras. Benda keras yang sepertinya dikenalnya. Benda keras yang selama ini dicari-cari, benda yang ....
berbentuk kacang gawil yang terkontal kantil sampe disangka kutil..... Tapi Kunti tetap tegar, dipasangnya weker utk bisa bangun tengah malam nanti. Aku ada prospek nanti malam, biar bisa dapat member baru nih. Lumayan engga usah tutup poin. tapi...
malam itu, ibu Kunti tak bisa tidur. ia terus memikirkan anaknya. lalu, ia melihat di jendela ada bayangan putih yang melintas. mendadak bulu kuduknya berdiri dan suasana menjadi menyeramkan.
Ia pun bangun dan mendekati jendela itu sambil mengambil tongkat kasti di tangan kanannya dan senter di tangan kirinya.
Dengan tangan gemetar dia membuka jendela. Segera senternya diarahkan keluar. Ibu tiri kunti sangat terkujut ketika melihat......
kunti sedang bermain-main di dahan pohon beringin.
berayun-ayun dengan rambut panjang terurai, dipermainkan angin....
ia lalu tertawa dengan suara khasnya.....
menampakkan barisan gigi putih, dan mulut penuh cairan hitam....
ia melayang mendekati ibu tirinya....
ya, melayang mendekati ibu tirinya yang terpaku diam, tak bisa bergerak...
Ibu tiri Kunti terjatuh. Rupanya, hari sudah pagi. "Itu hanya mimpi," batin Ibu tiri Kunti.
"ooh... namun itu semua.. hanyaaaa mimpiii...." ulangnya lagi untuk menenangkan diri. Sayangnya, mimpi itu terus berulang. kemarin malam, malam ini, malam seterusnya.,....
Ibu tiri menjadi tidak tenang. Oleh karena itu, diadakan tahlilan 40 hari kematian Kunti.
Di tengah tahlillan, serangkaian kejadian aneh pun terjadi. Dimulai dari terdengarnya siara tawa aneh di bekas kamar Kunti, berubahnya ekspresi Kunti di foto yang dipajang di ruang depan.......
Foto Kunti berurai airmata darah, mulutunya berbusa dan matanya keliatan putih semua..Setiap orang yang melirik foto tsb pasti merinding..Tak lama kemudian lampu tiba-tiba mati dan dibarengi suara tertawa cekikikan diantara mereka....hihihihihihihi!!
Hanya Pak Haji Dulah dan Ustadz Jalal yang tidak takut dan tidak terpengaruh. Mereka terus membaca doa. Warga pun juga ikut membaca doa...
Berusaha tetap khusuk walaupun tawa menyeramkan tadi makin lama maakin KERAS.....
sumber tawa tetap saja tak di ketahui, lalu kesabaran habis akhirnya Ustad jalal berteriak " wahai Jin yang mengganggu Anak Adam Pergilah ke Alamu" lalu ustad jalal meminta semua nya membacakan ayat kursi sekeras2nya,
suara tawa masih juga tak mau berhenti.
Rupanya, suara tawa tadi adalah nada panggil dari handphone seorang pelayat.
handphonenya nyelip entah kemana hingga harus dicari orang sekampung supaya suara tawanya berhenti.
Handphone itu rupanya terletak di tasnya Bu Ujang yang sedang tertidur gara-gara kebosanan mengikuti tahlilan.
Lalu bagaimana dengan misteri berubahnya ekspresi kunti dalam foto?
Ternyata Suara Tawa itu bukan berasal dari Hp bu Ujang !!! dan suara tawanya tiba2 menjadi senyap. Semua orang termenung, namun tiba2 kini semua orang berkeringat!!
keringat keluar dari mana-mana... telapak tangan, telapak kaki, tengkuk, ketiak juga nggak ketinggalan...
"Ini udaranya yang panas atau kipas anginnya yang ndak nyala ya?" batin semua orang.
Hantu lokal beda dari hantu luar negri memang.... kalau di luar negri ada hantu datang udaranya jadi dingin... nah, kalo lokal, jadi PANAS....
selain panas, karena keringet uda di mana mana,, ruangan itu jadi BAU banget,, namun yang di cium oleh warga bukan cuma bau asem ketek, tapi juga semacam bau bangkai darah!!
ya, bau amis darah... bau itu makin lama maikn memenuhi ruangan...
Jrep, seketika lampu mati, dan di langit terlihat sinar menyala, seketika semua warga yang ada dalam rumah berhamburan keluar dan menyaksikan sesosok bola api terbang menghantam atap rumah itu hingga terbakar dahsyatnya.
ternyata tetangga sebelah lupa mematikan kompor sampe terbang menimpa rumah ibu kunti, sampai-sampai....
sampai-sampai maling yang lagi bongkar kamarnya ibu tiri kunti-pun harus menampakkan diri.
"puanaassss, busyetttt, baru mau ngambil kompor, malah di timpuk kompor meleduk", jawab si maling, seketika itu juga massa yang lagi tahlilan langsung bangkit berdiri dan....
meledakkan kompor yang dipegang si maling. tapi anehnya, setelah meledak si maling berubah menjadi KUNTI....
"hahahha. kalian kaget kan,, aku datang... aaaaku lah saaaang kuuuunti,, akulaaah sang kuuunti (pake lagunya sang mantan nidji)" dengan menyamar sebagai maling dtanglah tokoh utama kita.
"HAHHAHAHA.... " kunti terus tertawa-tawa sambil menari-nari di udara. semetara para tamu tahlilan...
Kunti merengut karena ia tidak diperdulikan. Ia marah besar lalu...
tanduknya keluar.
dia menampakkan punggungnya yang bolong. punggungnya penuh dengan belatung dan cacing kremi. para tamu tahlilan pun mengabadikan moment bersejarah ini dengan kamera Blackberry Bold dan iPhone mereka.
tiba2 semua alat elektronik yang ada meledak terbakar meleleh.
Kunti bilang, :enak aja mau foto gratisan, bayar kalee. Asal tau aja, gw udah di kontrak sama Transtigabelas di acara dunia darat, eh salah dunia beda".
namun apa yang akan terjadi?? ternyata para tamu tahlilan itu masih punya beberapa kamera cadangan untuk memotret kunti. diantaranya adalah canon eos terbaru. jeng jeng.
Kunti yang tidak sadar, lalu berbalik. Dan...FLASHHH. semua tamu dapat berfoto gratis tanpa bayar.
tibalah mobil dari transdelapan, mobil yang lengkap dangan antena parabola, radio pemancar serta kamera canggih untuk menyiarkan kunti secara L I V E.
waaaaaaaaaaaw,, kunti masuk dunia lain.
ya, dunia infotaintment, dunia maya....
sampai akhirnya kunti jadi booming di acara2 gosip dan musik live.
Sampai-sampai masuk ke acara TV tiap tengah hari bolong yang judulnya "melet". Dengan ciri khas presenternya, "Apaaakaaah Kuuunnntiiii ppuuunnnyyaaa KKuuuuttttiiiillll???".
Tapi, bagaimana kunti bisa hidup lagi? dia bahkan sudah dikubur!
nah bagaimakah misteri di balik semua ini,, kita akan kupas setajam silet.
"Adowww, jangan beneran dong", teriak si pembawa acara ketika asisten sutradara mencukur bulu kakinya dengan silet.
Lalu, tiba-tiba peralatan shooting mati semua. Dan semua kru panik.
Byarpet mendadak. Beberapa orang diantaranya bahkan naik mobil untuk protes ke PLN.
tentara-tentara yang sedang menonton kunti di televisi pun datang dengan tank baja untuk ikut protes.
"Udah di suruh perang mulu, mau nonton dunia beda aja susah amat sih, ga kasian sama kite2??", protes para tentara yang baru pulang dari Perang di Timur Tengah.
"tau lu pade, orang kite2 udeh pada bayar masih di giniin juga! maunye apa sih lu!" tambah salah seorang dari kumpulan tentara tersebut.
para kru makin panik. apalagi beberapa konglomerat dari luar negri datang dengan pesawat jet pribadi mereka karena ingin ikut protes.
mereka semua lalu long marc ke kantor Pusat PLN ,, mereka berunjuk rasa dengan anarkisnya,,
Dirut PLN, Dahlan Iskan akhirnya keluar untuk bernegosiasi dengan masyarakat.
"Tenang-tenang, semuanya jangan khawatir. Ini hanya...", belum selesai Dahlan Iskan menjelaskan, tiba-tiba saja angin kencang datang mendadak.
FYUUUUUUUUUUHHHHH!!!!
semua pengunjuk rasa berterbangan, dan tiba-tiba seluruh dunia diguncang pelbagai bencana besar.
kunti berputar-putar sangat cepat sambil meninju-ninju tanah dengan kekuatan dahsyat.
dan tiba-tiba datanglah A'ang, avatar terakhir, bersama pengekornya dan Kunti pun melawannya. Hiat, chiat huayyaa!
Pertempuran seru itu berlangsung selama 99 hari 99 malam tanpa henti. Kekuatan mereka berimbang, tidak ada yg bisa menang, pun tidak ada yang bisa dikalahkan.
Sampai akhirnya suatu ketika...
Di hari ke 100, kedua orang tersebut sudah mencapai batas kekuatannya. Capek dan lelah telah melanda mereka hingga akhirnya gencatan senjata diputuskan sebagai jalan keluar terbaik untuk menyelesaikan permasalahan mereka "sementara".
Akhirnya Aang pulang ke dunianya untuk mengalahkan Raja Api. Mereka sudah menandatangani kontrak perjanjian damai sebelumnya. Sekarang, Kunti termenung-menung memikirkan apa yang akan dilakukannya.
Kunti mengaruk garuk kepala nya bingung. "Aha! Aku akan.......
"... gentayangan ke gedung DPR ah. Siapa tahu ada lawan sepadan yang bisa kulawan".
"Benar juga," pikir Kunti lagi. "Pasti roh orang-orang yang mati gara-gara cecunguk pengkorupsi gentayangan disana. Siapa tahu aku dapat teman, atau mungkin lawan...".
Berangkatlah kunti menuju gedung DPR dan wuuus...seketika itu juga kunti nyampe gedung DPR.terkejutlah kunti...
.... ketika melihat manusia-manusia yang jauh lebih menyeramkan dari hantu-hantu yang pernah dilihatnya. Dia melihat jiwa yang ada dalam manusia itu begitu menyeramkan; bengis, kejam, tanpa ampun, serakah, arogan ditambah setan bersemayam di hatinya.
"Apes dah ketemu ini orang...Hiii, syerem!" batin Kunti.
Kunti makin penasaran dengan apa yang dia lihat.dia melihat lihat sekitarnya dan mencari tau apa yang terjadi di tempat ini.
Dia mulai berkeliling di sekitar gedung DPR. Mencoba mencari tahu apa yang terjadi di sini. Tiba2 di pojokan gedung, dia melihat hantu pria tua sedang duduk termenung.
Dihampirinya dia. "Hai!" sapa Kunti. "Kenapa kamu gentayangan disini?".
Hantu pria tua itu tak menjawab, dia beranjak dari tempatnya dan berjalan perlahan menjauhi Kunti. "Hei tunggu!!!". Bentak Kunti.
Kunti penasaran pada hantu pria tua itu.kuntipun mengikutinya."hendak kemanakah pria tua itu...???".
Ternyata pria itu menuju pintu masuk gedung DPR. Dia lalu duduk di undakan pintu. Tapi ketika seseorang berpeci dan berjas rapi keluar, tiba2 wajahnya menjadi amat sangat bengis. Apa pula kesalahan orang berpeci itu hingga pak tua ini begitu marah?
Diam-diam kumendekat pada pria itu dan aku bertanya"Knp kau mati pak tua?"."Aku mati karena bunuh diri"..aku tanya lagi"Mengapa kau bunuh diri?".."Karena uangku dalam bank dicuri olehnya".kunti lalu berfikir apa ini korban bunuh dirinya bank senturi?
Ya, aku ingat beberapa orang bunuh diri karena uangnya dicuri. Tiba-tiba aku ikut merasa amrah pada pencuri berjas rapi ini.\.
aku berjanji akan mencari pencuri yang berjas rapi itu, *kataku dalam hati*.
Anda tidak bisa ikut nulis kalau ndak login.
mangoendeso: ceritane ngopo jadi gak serem ngene yo? Hiks..
lelouch: hoo... minta dibuat serem toh ? mbok ya bilang-bilang hihihii...
ipey: Ayo kita bikin horor beneran :)
add1t: wah telad, udah ngakak-ngakak nih bacanya
prabuyadhi: ah cacad la
KanalCiliwung: kenapa jadi nyambung ke PLN ini?
Aldhafera: Bener. Orang terkadang lebih kejam dari syaitonni rojim.
Aldhafera: Bener. Orang terkadang lebih kejam dari syaitonni rojim.