Petualangan
Semua orang di kampung ini tahu siapa aku. Pemabuk yang juga nyambi jadi pengangguran. Hampir 12 tahun aku begini, mabuk- tidur - mabuk-makan-makan-tidur-mabuk-makan-tidur-mabuk-mandi, kembali ke awal. Rambut gondrong ga karuan,
tapi jangan kau tanyakan tentang arti hidup kepadaku. sudah berkarat diotakku untuk mengerti itu semua.
"Budayakan Pola Hidup Santai" itulah motto hidupku.
Saking santainya, aku baru sadar kalau umur ku sudah sampai k 32. Jangankan menikah, pacaran saja aku sudah lupa rasanya.
Hingga hari ini ku bertemu wanita cantik. Dia bagai magnet yang menarikku. Lalu Kuputuskan untuk mencari tau jati dirinya.
Siapa tahu ini adalah langkah awalku yang akan mengantarkan aku menuju gerbang kesuksesan, sedikit berharap di sisa mudaku kan boleh ???
Pada hari itu 14 Februari 2002. Sungguh hari yang tepat untuk memulai kehidupan cinta. Malam itu seperti biasa aku duduk di sudut bar tempat dugem paling POL sekampung "Goyang Maaaaang".
Midah, Si Manis Bergigi Emas terlihat asik bergoyang di dance floor yang hanya berupa triplek itu. Sudah kuputuskan kalau hari ini aku hendak mendekatinya. Tapi bagaimana caranya? aku mulai grogi, entah apa yangharus kulakukan untuk niatku ini.
Si Manis tampak semakin panas dan HOT, mulai dibukanya seluruh pakaiannya, sampai dia bugil. Lalu...
Aku menutup mataku. Seumur umur baru kali ini ku melihat wanita begitu polos. Apalagi di tengah keramaian. Aku beristighfar.
Tepukan penonton pecah, tanda pertunjukan selesai. ah ... ini kesempatanku.
Kudekati wanita itu. Pura pura kenal, aku pangil namanya. Sok Kenal Sok dekat Saja, Benar tidaknya dia bernama Midah tanggungjawab nanti.
Wanita itu melihat sinis..."ih...kumel bngt ni orang udah dekil,bau,gondrong , berantakan pula" ujarnya dalam hati sambil berlalu tanpa mempedulikanku...
Aku terdiam, Apa benar dia bernama Midah? Lalu kenapa picingan matanya membuatku merasa terhina? Moralitas yang jauh bila kubandingakan dengan sosok rekaan Pram, Midah -Si Manis Bergigi Emas-.
akhirnya dengan segala keberanian yang ada kuberanikan diri juga untuk bertanya. "Non apa bener yang namanya Midah simanis Bergigi Emas yang juga keponakannya Boneng si Gigi Tongos itu ??".
tanpa.
...bertele-tele si perempuan berkata, "Midah? Sembarangan kamu!! Aku biasa dipanggil Sheila.. Sheila si Gigi Emas." Namun di sela perkataannya dan keemasan giginya itu, aku sempat melihat kilatan sedih dari wajahnya saat mendengar nama Midah.
Aku dulu pernah nyambi jadi reserse di dusun Sukamaju aku cukup berteman dengan kaum pinggiran, Ogah, Ableh, Jontor, dan juga Unyil, Usro, Cuplis.. dan aku tahu kalau ada orang yang menyembunyikan sesuatu, karena setiap episode kami kucing-kucingan..
Ah itu masa lalu. Apapun yang kuingat takkan undang percaya. Mana bisa pemabok dipercaya? Padahal aku selalu mencoba jujur. Makanya suka tanya. Misalnya, "Itu Bulan kenapa panas banget ya, padahal masih siang?".
"ooh jadi nama kamu Sheila bukan Midah? tapi kok mirip yah" kataku sambil menggaruk2 kepala ...."kalau gitu kenalkan...nama saya Ali Nugroho" kataku dengan mantab namun sedikit oleng akibat menenggak bir 2 botol plus dumolit 2 butir...
Sejenak kilatan flashback dikepalaku .. "Ali Nugroho", bahkan ketika nama itu kuucapkan sendiri pun masih terasa asing, terlalu lama aku lari dari masa lalu .. sheila mencolek bahuku dan berkata ..
"Oke...jadi situ namanya Ali?" saut Midah...atau Sheila. "Baru pertama kali kesini ya? Lain kali klo mau manggil namanya Sheila ya...Sheil-La!".
"Sering kok ksini " jawab Ali mantab...."Sehabis ini mau kmana Sheila?" lanjut Ali.
"Pulang....mandi..." jawab Sheila ketus. "Ngapain situ nanya-nanya..." katanya lagi. "Mendingan situ juga pulang kerumah sono...mandi...bau tauk!".
dalam hati sheila berpikir.. kok gondrong letek gitu tapi namanya ali nugroho yah? eh, bentar deh, coba kalo rambutnya dirapiin dikit, dikasih kemeja-celana bahan-kacamata.. kok jadi mirip Umar yah? jangan2 Ali Nugroho ini abangnya Umar! gawat!!
Akhirnya tanpa basa basi lagi Sheila langsung pergi dari tempat itu.
Mencari tempat aman, mencari perlindungan, dari gangguan sang perayu amatiran.
Akhirnya Ia pun sampai di rumahnya.
Selama perjalanan ke rumahnya Sheila terus merenung.. "Midah.. kok dia bisa tau nama asliku Midah? Padahal sudah kukubur nama itu bersama masa laluku. Nama Ali juga tidak asing bagiku.. Jangan-jangan benar dia kakaknya Umar! Oh Umar....".
Ya...Umar..lelaki yg selama ini dia idam2kan,anak pengusaha terkenal,tetapi apakah benar? "penamiplannya nampak seperti bumi dan langit" ujarnya dalam hati...Tiba-tiba di perjalanan...
bayangan hitam dikejauhan berdiri diam di sekitar pos ronda.. UMAR!! jerit Midah dalam hati.
Dengan gayanya yg flamboyan ia pun melambaikan tangannya......
Midah sendiri tidak menyadari langkahnya bergema ... dibelakang Midah sosok Ali berlindung di bayang rimbun pohon peneduh jalan, tinju Ali mengepal, matanya nanar menatap sosok di pos ronda itu.
Dimatanya, Umar terlihat seperti sansak jumbo isi kacang ijo. Emang dasar tukang mabok..
Walaupun Ali daan n Umar adalah saudara kandung namun penampilan mereka sangat jauh berbeda,dan Umar adalah tipikal laki2 yg diidam2kan para calon mertua...ganteng,berwibawa,berpenampilan rapih,berpenghasilan tetap intinya sudah mapan lah hidupnya...
Sementara sepintas raut wajah Ali sangat dingin, aura yang terpancar setara saat kita melihat roman Robot Gedek atau Ryan the butcher .. dingin, nyaris tanpa ekspresi ..
"Dasar adik gatau diri,berani2nya dia mo ngerebut gebetan gw" katanya dlm hati sambil memperhatikan dari jauh,karena Ali sudah terlalu mabuk akhirnya dia tertidur di bawah pohon...
waktu kecil dulu, walau berbeda 7 tahun, Ali dan Umar sudah seperti sodara kembar, pnampilan sama, hobi sama, kelakuan sama, pacar sama, sampe2 kalo Ali terluka, Umar bisa merasakan sakitnya..
semua berubah saat ayah mereka ada pada senarai deretan korban kecelakaan tabrakan kereta api di Bintaro 19 oktober duapuluh tahunan yang lalu ..
Ali sangat terpukul,tapi Ali tetaplah Ali....bukannya sadar malah makin menjadi2 kelakuannya...mabuk setiap hari,bikin onar dimana2 dan hanya mengandalkan harta peninggalan orangtua..balik lagi ke cerita,Midah pun langsung datang menghampiri Umar...
"Umar? beneran ini umar? .. kamu masi ingat aku? ini Midah ... OOpps .. orang - orang sekarang lebih kenal Sheila daripada Midah, mar" .. Midah sedikit menghela nafas, " Kemana saja kamu Mar?".
Wajah Midah yg bersinar2 bak sinar petromak langsung memudar ketika melihat raut muka Umar yg seperti baru nyium telek kuda, serius juga bingung.
"Ooh kamu Mideah si penaribugil itu,apakabar kamu?" jawab Umar dengan dinginnya...
"Umar! , aku memang menelanjangi diriku demi rupiah ... tapi aku tidak butuh kesinisan itu muncul dari mulutmu!" ujar Midah sedikit terisak, "Kamu juga yang mebuat hidupku jadi begini",
Midah sangat terkejut mendengar perkataan Umar.
"Ahh..sudahlah itu kan masa lalu....kamu mau kmana skrg,mau aku antar pulang?: kata Umar...
dengan persaan kurang senang.
"Kamu ingat waktu kamu pamit mau jadi Sopir di Quwait ? , kamu bahkan menyelesaikan S2 mu disana Mar .. saat itu sebenarnya aku tahu kalau bapakmu meninggal bukan karena kecelakaan, tapi akibat arsenik yang terakumulasi ditubuhnya mar! ".
Umar pun terkejut.
Potongan - potongan gambar berkelebat dibenak umar .. Arsenik ? apakah bapak punya musuh ? siapa yang meracuni bapak? apakah bapakku aktivis HAM? ataukah dia punya identitas lain ? ... umar tercenung , digamitnya pundak Midah "ceritakan semua padaku".
Akhirnya Midah pun mulai bercerita.
"Bapakmu berangkat ke jakarta dalam kondisi sakit terpapar arsenik, sebeleum berangkat ke jakarta dia menitipkan sebuah kotak kayu berlapis kulit pada emakku ... emak tidak berani membukanya karena bapakmu berkata, tolong sampaikan ini pada anak2ku".
"Bisakah aku melihat kotak itu ?" tanya Umar, "Tentu saja". Akhirnya mereka berdua langsung menuju rumah Midah.
Ternyata cerita tentang kotak kayu berlapis kulit itu hanyalah kedok Midah untuk mengajak Umar datang kerumahnya.
sesampainya dirumah Umar ia sudah menyiapkan minuman yg telah dicampur Spanish Fly..."kamu pasti haus,silahkan diminum" kata Umar dengan pikiran2 cabul yg sudah berkecamuk di dalam otaknya.
Akhirnya Umar pun langsung tertidur.
Selama diperjalanan tadi Umar memutar mobil menuju rumahnya. Diperjalanan Midah tertidur. Midah tidak tahu kl ternyata mobil Umar sudah dilengkapi dengan kursi penumpang pembius, sebuah teknologi terbaru yang dimiliki oleh agen rahasia terkini.
kembali ke rumah Midah....Umar memang tertidur tapi ternyata itu hanya trick alias pura2 sambil mennggu Spanish Fly diminuman Midah bekerja...
"Dimana aku??" umpat Midah dalam hati... setengah sadar..
kembali ke Ali....ia akhirnya tersadar setelah tepar dibawah pohon akibat terlalu mabuk..."ah kemana mereka,jangan2 Umar mau macem2 lagi sama Midah...ahh,Midah dalam bahaya,aku harus cari mereka!" katanya sambil berjalan sempoyongan..
Lalu Ali langsung menuju rumah Midah.
Karena mabuk, Ali tak sadar ranting-ranting tajam menggores-gores mukanya.. dia tak peduli darah bercucuran dari kening, pipi, dan dagunya.. "midah..midah..midah" itu saja yang berkecamuk di pikirannya.. pandangannya merah.
Hanya naluri sajalah yang membimbingnya ..
sesekali iapun tercebur di got tanpa disadari selain darah bercucuran badan dan mukanya sudah penuh dengan lintah namun ia tetap berjalan karena pikirannya sudah kalap.....(maklum mabok obat jd lintah jg ga brasa)...
Ia pun terkejut ketika sampai di rumah Midah.
"Rumah ini sangat familiar..." katanya dalam hati... "Aku pernah ada disiini"..
...dan betapa kagetnya Ali setelah masuk dilihatnya Midah sudah dalam keadaaan setengah telanjang tak sadarkan diri sementara Umar sedang asik bergerilya ditubuh Midah dengan liur yg menetes dimana-mana..
Ia terkejut melihat keadaan itu.
Seluruh lantai tampak tergenang oleh air liur Umar, sampai tinggi semata kaki.
Dengan spontan Ali pun langsung .........
cuci muka di air liur Umar.....
dan kumur-kumur sedikit.. karena dia sedikit haus..
ternyata manjur....efek dumoilt yg ditenggaknya seketika hilang..dan ia pun mulai segar kembali...
Lalu ia pun langsung mengeroyok Umar.
dari belakang..
Dan dengan seketika Umar langsung tak sadarkan diri.
"Ini kesempatan ku.." ujar Ali dalam hati.
namun seperti yg sudah diceritakan diatas..."tak sadarkan diri" adalah jurus andalan Umar...sambil mengintip dr ujung matanya ia berkata dlm hati "gw abisin jg neh orang,ga peduli sodara atau bukan" sambil menunggu si Ali lengah.
Lalu dengan tiba-tiba Umar langsung menerkan Ali.
Lalu Ali pun menerkam meja didepannya karena terdorong Umar,
Dan dengan seketika Ali langsung terjatuh tak sadarkan diri.
tapi ternyata ia juga bukan tak sadarkan diri seperti yg biasa dilakukan Umar...Ali sedang memperagakan jurus dewa mabok yg dipelajarinya saat musim2 tawuran waktu SMA dulu,,,
"Rasakan Tendangan Tanpa Alasaaaannn" Pekik Ali membalas serangan Umar.
...namun dengan sigap Umar dapat menghindar,Ali pun kaget,"heh...darimana dia belajar beladiri?" Ali bertanya dalam hati...dalam hitungan detik tiba tiba....."Pukulan Tanpa Tujuaaaannnn" teriak Umar sambil melancarkan serangan membabi buta.
DUG! BLAGG! DHESS! PRANG! BEPP! KRAAKKKK!..."AAAA TANGANKUUUUU.....kok tanganku dipatahin seeehhhhhh?!!" komplen Umar pada Ali.
"AHAHAHAHAHAHA ya iyalaaaahh... masa ya iya dong.. orang aja main bola bukan main bodong.. rasain lo dek HAHAHAHAHA" tukas Ali.
"langsung ia mengeluarkan sebuah bungkusan kain yg berisi ramuan ajaib dari guru silatnya dulu..dan ajaib....setelah dioleskan ditangannya yg patah sekejap tangannya normal kembali...
"untung dulu gw pernah berguru" gumamnya.
emosi Ali semakin memuncak...."gw gabisa maen2 lagi kayaknya neh" kata ali dalam hati....sambil memasang kuda2 ia bersiap menyerang Umar kembali.
Berhubung lagi mabuk, Ali melihat Umar bergoyang-goyang seperti jelly. Walhasil, jurus "Sembilan Mata Angin" yang dilancarkannya meleset ke kuping kiri Umar.
lalu Umar berteriak sambil menunjuk keatas..."Look..it's bird" bgitu Ali menengok Umar langsung melarikan diri sambil membopong Midah alias Sheila dengan kecepatan mendekati kecepatan suara sehingga nyaris tak terlihat dan Ali pun terbengong-bengong.
"Setan alas! Kabur loh doi.." terhuyung-huyung Ali mencoba mengejar Umar dan Sheila, namun kakinya terantuk meja pendek di rumah Sheila dan iapun terjerembap.
Sepersekian detik sebelum jatuh terjerembab, Ali teringat masa-masa indah waktu kecil bersama umar.
"Aduuh biyuuuung....asem nih meja" kata Ali gereget. Alih-alih mengejar Umar, ALi malahan duduk di kursi ruang tamu sambil berfikir...
"dibawa kmana si Sheila sama Umar brengsek itu" ujarnya geram...."aku harus cari bantuan,kira2 siapa yg tau keberadaan mereka tapinya?" lanjutnya lagi.
Tiba-tiba ada suara ketukan di pintu depan. "Knock knock.. Who's there? Sheila you are there no?" sahut suara lembut seorang wanita dengan bahasa Inggris yang agak dipaksakan.
Karena tidak ada jawaban akhirnya ia masuk dan betapa kagetnya, karena ia cm melihat seorang lelaki dekil ditengah ruangan yg telah porakporanda..."siapa kamu" tanyanya kepada si laki2 itu...
Ali hanya bisa terdiam, didalam pikirannya berkecamuk berjuta jawaban.
lalu ia memberanikan diri menghampiri sang wanita itu..."Gw Ali...loe sapa, temennya Sheila yah?" tanyanya cuek...
"Iya, loe siapa?" tanya perempuan itu penuh curiga..
Sambil sok cool Ali menyenderkan siku di tembok sambil menahan kepalanya, bak foto model gitu lah. "Gw juga temennya Sheila. Tadi ketemu di 'Goyang Maaaaang'. Betewe.. nama kamu siapa?
"I'm Wulansari.. Nice to meet you ..." kata perempuan itu lagi.
"mo cari sheila kan.....dia diculik tuh...barusan aja...loe telat" jawabnya sambil tetap bermalas2an bahkan posisinya berubah menjadi posisi kayang.
Ngeliat Ali yang lagi kayang Wulansari nggak mau kalah. Dulu dia juara senam lantai di kelurahannya. Langsung lah dia tiger sprong.... HUP!
"Oooohh begitu.. I seee..." jawab Wulansari setelah mendarat.
"Hmmmm.. asik juga nih cewek" pikir Ali. "Yaudah yuk kita kejar, sebelom mereka jauh.
"are you sure?"... Wulansari masih keukueh dengan logat englaiish nya.
"Ntar dulu....wads ur neim..." masih dengan bhs inggris yg aga belepotan.
"Sorwyy .. I forgot"... kata Ali lagi..
Tak disangka ternyata Wulansari mabok juga. Ali yang sudah memperkenalkan diri terpaksa kenalan lagi.
begitulah percakapan 2 orang yg sedang dimabuk antidepresant...
Merasa lebih jantan, Ali ambil keputusan. "Udah ayo cepat kita berangkattttt..." sambil menggaet tangan Wulan biar bisa lari bareng. Kesempatan woyyy....
Tapi Wulan terlalu mabok buat berlari...lurus. "Gendoooongg" kata Wulan manja kepada Ali.
"Boleh.. "kata Ali. "Mau ngadep depan atau ngadep belakang". Ali teringat pengalamannya dulu sebagai tukang ojek gendong di kawasan kota.
Biarpun sama-sama mabok, Wulan masih tau diri. Tau kalau mulutnya dia bau alkohol, dan takut ketauan Ali, diapun memilih gendong belakang. HUP!!
"Hemmmm.. Manthabbb.." ujar Ali dalam hati.
sambil berada di gendongan Ali Wulan pun mengeluarkan sesuatu dr tas beludrunya..."ini bang teken dulu biar larinya kenceng" lanjut Wulansari sambil mengeluarkan sbuah pil entah pil apa itu...
Tanpa fikir-fikir lagi, Ali langsung menelan pil itu, yang ada sekarang hanya ingin mengejar Umar si adik kurang ajar itu..
tapi dasar ALi pemuda sableng...ia berlari sedikit lalu berhenti mendadak...begitu terus diulang2 sambil berkata dalam hati..."ahh...empuk juga"....
Ternyata efek dari pil itu mulai berasa. Kerongkongan Ali terasa panas dan terbakar, kemudian menjalar ke seluruh tubuhnya. Ternyata pil itu merubah dirinya menjadi human torch!
Tetapi karena ada efek dumolit ditubuh Ali, maka proses Human torch hanya berpengaruh dibeberapa bagian tubuhnya saja, yaitu.
hidung dan jempol kaki...
"Ah tak apalah" pikir Wulan. "Seenggaknya bisa sedikit membakar lemak di badannya.. FLAME ON!!!".
WUSHHHH......mereka pun melesat bak obor nyangkut di motor ninja. Tapi tiba-tiba Ali berhenti mendadak. CKIITT... menoleh sedikit kebelakang, "Betewe, ini kita mau kemana dulu nih? Lu tau ga kira-kira si Sheila dibawa kemana sama si Umar, Lan?..Lan?".
sementara itu Umar yang melarikan sheila terengah-engah kehabisan nafas, tenggorokannya kering. ditenggaknya sebotol kiranti dingin dari fridge Circle-K deket SD Bunda Menjanda.. "AAaaaahhh .. segarr!".
"Enaknya gw bawa kemana ni si Sheila", Umar kembali berpikir. "Tempat apa ya yang kira-kira ga bisa di datengin si Ali?....Yess! aku tau.....".
"...luar angkasa! tapi bentar, itu mah gua juga susah.."..."hmm," Umar berpikir semi-keras.. sementara itu Sheila sudah mulai siuman. Bang? SMS siapa ini bang? Kok pesannya pake sayang-sayang?" ternyata Sheila memegang telepon Umar.
Kaget Umar dengan kalimat sheila sampei keselek botol... "gak kok itu temen maen maen" ..
"Ooo ? Temen maen-maen ya ?" lirik Sheila curiga. Tangannya mulai menjiwit perut kiriku. Parahnya, jiwitan itu perlahan-lahan menguat dan di pelintir.
"Kamu kok curigaan kayak satpam di tunjungan sih?","lagian kamu istri bukan, pacaran juga enggak... kalo nyubit bawahan dikit kenapa?" kata umar.
"Awww".
Meanwhile, Ali dan wulan nampak tak menemukan jejak Umar dan Sheila ... satu-satunya sheila yang mereka temukan adalah sheila on 7 yang kebetulan lagi mesen sego kucing ... diiringi jeritan khas kaum grupie , Ali dan wulan minta foto bareng sheilaon7.
Karena sudah terlalu capek Ali dan Wulan berrencana melanjutkan pencariannya besok pagi.
..akhirnya mereka berhenti di sebuah penginapan untuk berisitrahat semalam...Pondok Wiharta namanya...di dalam kamarnya penuh dengan...
segala peralatan penyiksa yang terbuat dari jerami..
dan seluruh sudut dindingnya dlapisi cermin..
lantai nya terlapis matras kulit yang kenyal.
lalu Ali bertanya kepada Wulan...
"Wulan, bagaimana caranya aku mematikan Api dijempolku ini?" tanya Ali sedikit manja.
..."sini bang aku bantu" ujar Wulansari dengan manjanya dalam posisi split....
"Tapi pelan-pelan dong sayang... Akukan takut.." ratap Ali sambil menutup mata. Karena ini merupakan pengalaman pertama bagi dirinya.
"shh sayang, aku tau kok." kata wulan sambil masak air diatas hidung Ali.. "Tapi sebelumnya aku pinjem untuk goreng ikan ya.." kata wulan sambil taruh wajan diatas jempol Ali.
Ali hanya bisa pasrah dan mengangguk...lalu Wulansari pun akhirnya sibuk dengan kegiatan masak-memasaknya diatas hidung dan jempol Ali...dan tetap pada posisi spli...
"duh, apinya kurang gede nih..." ujar Wulansari... lalu dia meng-.
empit jempol kaki Ali dengan.
Saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya ..
Sementara itu Umar dan sheila sedang....
...teruss berlarii di kegelapan malam yang menyeramkann... selama melarikan sheila perasaan umar selalu ngga enak... ternyata tiba-tiba sheila berubah menjadi sesosok mahkluk aneh yang sangat mengerikan!!!!..
Umar pun terlempar saking kagetnya.....namun Sheila berusaha menenangkan,"Tenang Umar,aku emang bgini kalo lagi nervous,apalagi kalo disamping cowo keren kaya kamu" ujarnya manja sambil mengusap2 taringnya yg menjulur sampai dada...
Sementara itu dikamar Ali dan Wulan terdengar suara pintu diketuk sangat keras... TOK!!! TOK!!! TOK!!!!.... BUKA PINTUUUU!!!!! teriak seorang lelaki dengan suara seperti petir menyambar!!...
Ali memberanikan diri untuk menjawab ... "GA ADA ORAAAAANG!!! RUANGANNE EMTII.. NO PIPEL!! BNERANNN!!".
Wulan langsung menerkam kearah pintu,mendobraknya dan menelan Pria tersebut.."Zlleeeb"..he's gone.."ganggu aja" katanya sambil kembali ketempat semula..
Waduh... horor juga.. pikir Ali yang lama-lama mulai merasa tidak nyaman akan keanehan Wulan. "Emm.. udah malem nih.. tidur aja yuk? Apinya dimatiin yah? yah? yah?" ujar Ali.
Wulan jatuh tersungkur...... "ZZZZzzzzzzZZZZZZzzzzzz", "Bah cepat kali kau tidurnya?!" ujar Ali.
..tanpa sadar ia pun melhiat kearah rok Wulan yg sedikit tersingkap....."mulus juga" katanya dalam hati...
Yang mulus itu jahitan dan obrasannya. Kainnya juga halus. Sebagai penjahit, Ali kagum setengah mati...
"..ah, aku jadi tertantang.." bathinnya, sambil ia mengeluarkan mesin tenun lipat tradisional dan mulai menenun kain songket..
Nyett nyott nyett nyott.. di buatlah kain tenun songket.. tapi ini tidak sembarang kain songket, Ali telah menambah ajian-ajian yang ia dapat dari maha guru mbah Boncu.
dengan mulut yang mengatup mengaga kaya mas koki.
Tiba-tiba.. "aduuuh!!" pekik Wulan manja... "Kamu sedang apa sayaang?" tanya Wulan kepada Ali setengah sadar dari tidurnya.
Ali tidak menghiraukan perkataan Wulan, karna ia sedang sibuk membuat kain songket...
"Ihhhhhh.. Sakittt donggg!!" pekik wulan lagi.. kali ini pekikannya tambah manja dibuatnya.
"FLAME ON!!" teriakku ke arah WUlan.. maksudnya sih biar takut trus diem... eh, dia malah jd ireng .. "ups..." ujarku pelan....
"wah wulan... kamu kok jadi gitu kya kecap??".
kembali ke Umar dan Sheila,malam itu Sheila nampak bahagia karena bisa diculik oleh sang pujaan, dan apapun yg diberikan oleh Umar pun tak dapat ditolaknya,termasuk....
membantu Umar ngupil.
Dengan segenap kenistaan sheila membantu umar ngupil, dipilihnya hanya upil yang telah matang, coklat kehitaman dengan aroma kopi robusta, sementara yang masih hijau disisihkan untuk panen semester depan.
Namun ternyata dibalik bentuk dan warnanya ternyata bukan seperti upil sembarang upil...ternyata upil2 tersebut mengandung zat adiktif yg luar biasa hebat dan cukup memabukkan..sehingga sheila...
semakin menggila dalam menggali hidung Umar.
Namun, umar sedikit mengalami frustasi karena galian dihidungnya agak tersendat sehingga diperlukan alat bantu.
yaitu garpu untuk mengganjal lubang hidung Umar agar tetap terbuka dan sendok untuk mengeruk habis isi hidung Umar...sementara itu...
wulan mulai kewalahan..
menghadapi upil yang bergelimang di hidung Umar ... dan dia pun teringat oleh Ali ... dia...
...sedang ngupil juga...
Wulan dan Midah akhirnya sama2 menyewa crane dan forklift untuk membantu tugas penggalian mereka..
ternyata mereka mencapai kebuntuan, karena....
ternyata upil yang harus digali masih banyak.
Ia sangat kelelahan.
diambilnya sekrat minuman pnambah tenaga yg ada gambar banteng merah di botolnya.. ditenggaknya habis.. dikunyahnya botol2 kosongnya.. jadi debus.
kemudian, perlahan tapi pasti muncul sesosok banteng merah dari dlm mulut...
bantengnya bilang "heeeheheboooooooooh"... kayaknya tuh banteng salah casting deh, saat itu acara pemilihan kambing buat iklan sepeda sedang berlangsung.
karena wulan dan midah sama2 memakai baju berwarna merah, banteng yang keluar dari mulut mereka secara spontan mengejar mereka berdua... uhuuuy!!
HAP!!!! spontan WUlan dan Midah melahap banteng yg baru saja mreka keluarkan... "bikin kaget aja..." ...
akhirnya banteng2 tersebut berhasil menyadarkan wulan dan midah akan ketergantungan mereka terhadap penggalian upil..
tapi wulan bukan jamelah dan midah bukan nya sering berkata "sekali mati sesudah itu mati?".
Tetapi sebelum banteng itu sampai Ia menghilang (Yaiyalah itukan cuman ilusi).
sempat juga berkata tu banteng "kutitipkan bangsa ini pada mu nduk"(ost:rhomah iramah) sebelum napas nya byar pet.
Mereka kembali merasa tenang.
Namun dalam ketenangan tersebut, mereka tau bahwa suatu hal yang sangat gila akan terjadi. Namun mereka tidak tau apa.
ternyata... didepan mereka, muncul ryan membawa bungkusan!
lalu....
..dengan hati-hati mereka membuka bungkusan tersebut.. dan didalamnya ...
terdapat......... (dengan backsound mencekam spt di film2 horor).
2 remote tv sama karet gelang.
kenapa karet gelang nya cuma 1? oh, ternyata remote yg satu tutup batre nya udah rusak, jadi harus dikaretin...
namun ternyata karet bukan sembarang karet...
tapi karet kolor bekas ken arok.
Mereka heran, karena yang diminta karet kolor bekas ken dedes... kok bisa ketuker yah...
Aku akhirnya sering mabuk, kadang aku minum Bailey Original, kadang Jamaica mocca de Rum, kadang juga Martell, tapi yang paling aku suka adalah XO. Tapi sayangnya, aku minumnya kemarin, mabuknya baru sekarang.....
Tapi yang membuatku mabok bukan XO-nya itu, tapi kaos kaki gua yang baunya setengah gile..karrena belon di cuci 2 bulan...
Maklum, sebagai seorang pemabuk aku gak punya penghasilan tetap. jadi, buat beli sabun cuci aja kadang ada duit. Boro-boro sabun cuci, sabun mandi aja pake..
sabun mandinya ada 2, yg satu dikaretin... artinya pedes...
Pemabuk itu terhenyak. Betapa banyaknya dosa yang sudah ia perbuat. ia ingin minta maaf kepada keluarganya, istri dan anaknya. Tapi rasanya sudah terlambat. Ia ingin bunuh diri.
dengan cara mencampur 2 botol jack daniel, 4 sachet kuku bima, 1 siung bawang putih, sejumput pasir laut mati dan 2 helai kumis pak raden..
lha... koq jadi kliyengan gini yah?? wuih maboknya yahut niiihh.. dhasyaaaatttttt!!!
"pasti gara2 kumis pak radennya nih... biasanya gw cuma pake 1 helai doang..".
"Ah... tanggung terusin....." pikirku tanpa banyak omong ku nikmati racun ini hingga ajal menjemputku...
tiba2 awan menjadi gelap, petir menyambar2, kemudian terbentuk lubang ditengah2 awan... ternyata, yang muncul...
Doraemon....
Baling-baling bambu....
Pemabuk di Amerika biasanya bergabung di group Alcoholic Anonymous. Sayangnya di Indonesia belum ada. Lalu ia mencoba berpikir secara jernih... tapi tidak bisa. Jadi ia 'sok berpikir'.
Wahh, ini siang atau malam nih, koq ngga jelas yah, wah mabok nih.
"Kenapa sepi sekali?".
Tapi ko' banyak sapinya yaa.
wah, pandanganku kacau sekali, semua yang kulihat ini macam fatamorgana...,sambil mengucek matanya Ali berusaha melihat lebih jelas.
"ternyata benar doraemon!! aku gak ngimpi!! wah wah, punya doraemon berarti punya segalanya dong..! aku mau minta apa ya yg dari dulu aku pingin..." gumam ali spt org mabuk..
"Aliii alii bambuuuuuuu!!" eh Dora mabok juga ..
sambil berjalan gontai Doraemon mengeluarkan sesuatu dr kantong ajaibnya...."sepatu penentuuuuuuu" teriaknya sambil menenteng sebotol Intisari ditangan kirinya...
"dengan sepatu penentu ini, kau bisa menemukan belahan hatimu... sudah saatnya kita mengumumkan berita ini kepada masyarakat desa", ujar Dora setengah mabuk.
kita akan mengumumkan bahwa...
horee..hore...berhasil!!berhasil!!
lalu mereka bergaya drunken master, ........ heeeeee.
ciiiiiaaaaaaattttttt...................
taPi entah kenapa mereka merasa pusing dan muntah2 tak habis dan ternyata mereka...
baru aja nelen bakso segede bola sepak bulet-bulet..
sekaligus mangkok nya..
dengan posisi ngangkang sambil koprol ke belakang...
mangkok kok dimakan, pie toh lek ...................
Akhirnya pemabuk itu tidak lagi ingin berpikir, ia ingin selalu melayang dalam khayalannya. Ia pun insaf. Lalu ia hidup berbahagia bersama keluarganya. Selesai. Tamat.
"tamat riwayatku, ternyata kebahagiaan ini hanya mimpi" kata si pemabuk...
ternyata tulisan tamat itu muncul di dalam mimpinya... ya maklumlah, namanya juga pemabuk..
si pemabuk a.k.a Ali Nugroho pun bangkit dr tempat tidurnya,dan mengambil HP nya berniat untuk menelpon Wulan...
karena ingat HPnya dah dituker minuman si pemabuk lalu mengambil HP temennya dan meninggalkan kertas bertuliskan CUMI (CUma MInjem).
"lan... pinjem duit dong... stok barang gw abis nih...".
begitu kata Ali kepada Wulan lewat HPnya...
kilatan2 sisa mimpi saat mabuk masih sesekali menghampiri Ali,"Bos, masih mimpi lah bos." ujar si sisa mimpi.. Raut muka Ali lusuh kaya kain pel kecelup aer got..
entah apa mimpi ini akan berakhir atau tidak.. lebih menyenangkan memiliki hayalan macam2 daripada harus memikirkan hal yang tak tentu didunia ini. duit habis ngk masalah..asal masih ada warung makan yang bisa diutangin...
akhirnya ali dalam dunia mimpinya mampir ke warteg bareng doraemon..
setelah perutnya merasa cukup kenyang, ia pun segera memasang tampang memelas agar diperbolehkan utang di warung itu.
***
0
"heh, mau ngutang lagi lu ya? emangnya utang2 lu yg kemaren udah lu bayar? mak dikipe juga lu!" kata mpok sum si ibu warteg..
"iyah mak... bsok dilunasin... hari ini ngutang dulu yah...".
"nah, temen lo yang biru bulet ini siapa yang bayar? jangan bilang kalo dia ngutang juga ya?" tunjuk mpok sum ke doraemon.
"yuk kita kabur" ajak Doraemon..."Pintu kemana ajaaaaaaa..." sambung doraemon lagi....lalu tiba2 Ali dan Doraemon berada di suatu tempat yg tidak terduga2 sebelumnya...yaitu di...
ruang BP.
"ALI...???!!!!!, ngapaen kamu ada disini????" bentak bu aminah yang merupakan wali kelasku..
"hmmmm......hmmmmm... ini dimana ya bu?".
Bu Aminah semakin kesal.
"abis maen sama Ibu koq kamu langsung tidur?!" bentak Bu Aminah, "Ayo! maen sama Ibu lagi..!".
"maen apa nih Bu" jawab Ali pura2 tolol...
"Ah, kamu kura2 ga tau.. Pura2 dalam perahu..!".
"kata peribahasa Kura-kura dalam perahu alias pura-pura tidak tahu".
dasar.
lalu bu aminah mulai dengan permainan pertamanya....yaitu....
..........................................................................
Congklak ...! Ya, bu aminah lalu mengeluarkan papan congklak dan biji congklak yang di simpan di dalam BHnya ya warna hitam itu.
BH warna hitam ternyata membawa sial bu aminah.
bu aminah kalah terus dalam permainan congklak, tapi itu hanya siasat bu Amninah Yang ternyata mempunyai teknik rahasia ninja dalam permainan congklak yang ditiru dari hanoman yaitu jurus...
"jepitan ketek tak beraturan".
Ya..., jurus ini ia pelajari dari pakar congklak sedunia : Samo Hung. Jurus ini menjepit biji congklak sambil makan krupuk.
................
Untuk mengantisipasi hal jurus itu. Aku berkata pada Doraemon."Kon panggilkan Naruto cepaaaaatttt aku sdh g tahhhaaaannn nih"desahku.
"tapi baling2 bambuku rusak dimakan rayap, sedang kantong ajaib ku bolong" begitu kata Doraemon.
"Tu di sana ada tukang tambal kamu tambal dulu tu kantong ntar baru kesini"teriakku.
lalu setelah menunggu, nyaris satu hari. kantong doraemon yang bolong berhasil ditambal. walau tidak di tukang tambal, tapi setidaknya sudah tidak bolong lagi. Doraemon yang bulat, yang takut tikus, yang suka dorayaki siap beraksi memanggil naruto.
Doraemon memasukkan tangannya ke dalam kantongnya..........sunyi seyap.............................................................seyap sunyi....................................La dalah Doraemon malah keasikan merogoh-rogoh di kantongnya.
ah...nikmat....ada sabun naruto...
"Mon cepetan.....udah ga tahan nih..aduuuuuh kok jadi gelap sih nih langit"kataku.
Nyalain donk LANGITNYA !!
"LAMPUNYA MATI.....belikan yang baru dulu!".
maka naruto pun g jadi keluar malah pergi ke toko sebelah beli lampu lima watt.
Tapi sampai di toko sebelah tampak gelap, gelap sekali. Ada apa ya??? Oh.....ternyata lampunya juga mati.
dibalik kegelapan itu, ternyata ada sepasang anak manusia berlainan jenis, tengah bercengkrama. terdengar mereka saling bersahut2an: "Tiddakk!", "Jangan!!", "Hentikan!", yang sekilat terdengar....."Tidak, jangan hentikan!" Lalu....
tiba-tiba Temon masuk pula, diintipnya sepasang insan tersebut dalam kegelapan. Dan dirasakannya, bulu kuduknya berdiri, aduh Mak! ada apa ini? pikir Temon..
Dengan penuh ketegangan ternyata mereka sedang bermain PS 2.
Anda tidak bisa ikut nulis kalau ndak login.
fanatiCanz: ga ngerti ah..
DulGepuk: mainkan saja. namanya juga kobam
Hancurlebur: kasian si pemabuk blom ada namanya...gw kasih nama yahh...
mak nyiun: mantab pak :D
beruang hijau: :))
Girandra: Ali ama Umar ade kakak ya?
ipey: waduuh...ada tanda-tanda mau jadi cerita silat nih. :)
beruang hijau: jgn dulu dooong hahahaha tahaannnn tahaaannnnn
Hancurlebur: konflik harus ada...tp tunggu timingnya yg tetap
beruang hijau: hahaha, auranya si Ali koq bukan yg suka lawan jenis si hahahahaha
Girandra: Kangmas beruang ijo ... aku boleh join di duh gusti kan ?
Hancurlebur: DuhGusti minta ama Sopkadal bos..
beruang hijau: haha, daku jg anak baru mas :D
Girandra: payah neh, gw pake prabayar internetan nya ... bener2 nggeragotin dompet :(
Girandra: Ini genre nya masih petualangan toh? kok dari tadi lom ada intrigue :))
Hancurlebur: maaabbb...salah lokasi harusnya rumah Midah ...kekekeke
spaceman: alur sudah normal, silahkan dikebut pak hancurlebur
RaisFawwazi: Eits kayaknya gw salah
ipey: sapa yang bius sapa yang tidur...hahaha
mak nyiun: ampun.. gw tinggal pergi 4 jam langsung banyak gini hahahaha.. silat yoookk..
Hancurlebur: hajaaarrrr
mak nyiun: ini cerita dari mulai sudut pandang org pertama sampe berubah jadi ketiga ekekek.
beruang hijau: bahahaha.. seruuuu!!!
Hancurlebur: jahhh...kurang t nulis split nya
feelee: critanya kok jadi ada api - apinya?
boboohooo: jancukkkkk
mak nyiun: hus
DulGepuk: makin kacau neh ceritanya
boboohooo: makin gila nih cerita!!!!
sopkadal: mesin tenun bunyinya nyett nyott ya? baru tau
beruang hijau: hahaha iyah, emang canggih mesin tenun skarang
fanatiCanz: wuih.. ternyata udah panjang.. sibuk kerja ga bagus emang...!!
sopkadal: wih ketinggalan banyak
ova: hahahag.. sudut pandangnya kacaww bgtt..
fanatiCanz: ancur !!
fanatiCanz: males...
phery: lanjutiiin
RaisFawwazi: KO gw
arinura: halo
arinura: pada ada gak nih
arinura: sumpah kacau banget nih cerpen
arinura: tapi seru deh
ihyaxx: tulisan gue kacauu
andrastudio: wah ada BH segala :D
Yayak: Kon itu maksuya Mon(panggilan Doraemon)
Ila yayank: kalo kalian pada pengen nulis...kasi komentar yang bagus ya!