Cerpenista - Ayo Ngarang Gotong Royong!

Register Cerpen Group Top Kontes Forum Login

Sang Pakar

Politik   Cerpen ini terbatas untuk anggota Group Junkeria

Pagi itu, Roy Setyo berjalan sendiri. Ia menenteng sebuah tas. Didalam tas itu terdapat 4 buah PDA, 2 iPod, 2 Laptop dan 3 ponsel keluaran terbaru. Orang mengenal ia sebagai pakar telemagika, ahli ramal jarak jauh.

Semuanya gadget canggih. Hanya satu yang tradisional. Sebutir batu kerikil dalam saku celana supaya tidak pup (ngobrok) selama perjalanan. Si batu punya metadata...

Keahlian utamanya adalah menebak sifat dan nasib seseorang hanya berdasarkan sebuah foto. Dari beberapa orang yang pernah menggunakan jasanya, 68% mengatakan bahwa ramalan beliau sangat cocok.

Sungguh,keahliannya yang luar biasa itu, bukanlah hasil dari tren sesaat.

Keahlian ramal-meramal (telemagika) ini sudah ditekuninya seja beberapa tahun yang lalu. Namanya semakin terkenal ketika ia menemukan sebuah tembang Jawa lawas di server luar negeri.

Dia pun serasa bagai pahlawan negaranya. Padahal dia hanya menemukan, tapi ya begitulah pers yang selalu membesar2kan pemberitaan.

Tak lama kemudian dia sampai di ruangannya. Segera saja dia letakkan tas di atas meja dan mengeluarkan berbagai macam peralatan yang akan digunakan untuk meramal. Pertama diambilnya sebuah ponsel dari dalam tas untuk menelepon...

"telp yang anda tuju sedang sibuk.."jawab operator ,"silahkan tunggu lain kali..".

tak patah semangat, ia keluarkan laptop, beberapa foto artis menjadi wallpaper laptop tersebut.. ketak ketik ketak ketik, ia menulis e-mail.

"yth sodara pimpinan koran pos kotak amal,bersama surat ini saya sampaikan terhitung juni tanggal 28 yang lalu anda belum mengirimkan uang ke rekening saya,terkait tentang pengungkapan kasus..

..foto artis NS yang ternyata berbadan kera, foto-foto sudah saya teliti metadatanya, dan saya sahkan foto-foto tersebut adalah aseli..

..buatan jogja.

Karena terlihat candi borobudur di belakangnya.

dan bagian bawahnya belakangnya kayak kebun binatang.

Kemudian Roy mengeluarkan sebuah PDA yang akan digunakan untuk..

mengulek sambel terasi,karena roy termasuk orang yang anti fast food "lebih baik bikin makanan sendiri" bathin roy dengan masghul,"lebih enak.." lanjut roy lagi.setelah kenyang dengan hati girang roy pun pergi ke..

..kamar mandi sambil ngelap PDA nya pake ujung bajunya.

Setelah itu ...

dicobanya iPOdnya dicemplungin ke bathtube buat buktiin bahwa iPOD-nya anti sadap.

Dari beberapa teknik ramalannya, yang merupakan teknologi andalan adalah mengamati komposisi pencahayan dan kapsitas pixel dari sebuah lukisan.

"aneh..unik..langka..ajaib..mantap tenan..!"cuap roy takjub melihat lukisan semur jengkol bergaya surealis di hadapannya.

"Kalo gini caranya, kayaknya aku juga bisa bikin iPod-iPod-an deh. Paling modalnya cuma 15 ribu rupiah. Nanti yang mahal ijinnya. dan juga mungkin tidak sesuai dengan peruntukkannya", Roy Setyo bergumam sendiri, sambil melintir kumisnya yang jarang.

Sang pakar ini rupanya agak sedikit temperamen. Pernah suatu kali ada seorang cantrik di sebuah padepokan yang berani melukis dirinya dengan pose yang tidak lazim. Ia marah bukan kepalang.

Makanya ia malas ngeblog, tapi tertarik untuk ngePlurk.

"O ya.. sang pakar ikutan Plurk??" tanya cantrik di padepokan tadi. Nama cantrik itu adalah Maman.

"ya..iyalah..soalnya dimana-mana becek mana gak ada ojek"timpal chintah laurah yang datang tiba-tiba untuk konsultasi dengan mas roy.

"chincha mau saya foto zonder baju? nanti saya teliti apakah fotonya asli atau ndak.." kata sang pakar dengan muka aga mupeng..

"Cintcah... sudyah ikutan Plurk?" tanya sang pakar dengan logat seperti Cintca, sehingga mulut agak monyong-monyong gitu. Kumisnya yang lebat terlihat naik-turun.

"Oh,cuentju.Ga ngePlurk gag Cin caw lah yaww." jawab Cincha,meski kenes tetep tjancik dan nggak betjek.

Sang pakar manggut-manggut. Lalu ia mulai membuka laptopnya dan mencari sinyal WiFi. "Ada job nih.." bisiknya.

"Nah,Cintcah..Ada yang bisa Aa Roy,bantu?" San Pakar bertanya dengan nada profesional,sekaligus genit.

"Ndak ah.. malyuuu.. ntar, Cintcha want to call someona saja yaa.." Lalu Cinta sibuk pencet-pencet HP. "Hello.. ".

"hello..hello....!!!"teriak chintah,"kok gak ada yang jawab seh..?"tanya chinchah. "handphone nya kebalik chin"bilang mas roy,"oh..terengkyu mas"jawab chinchah,"olleh..ollehh!".

Cinta bergegas memanggil bajaj, "Bajyay,.. bajyay.. tholong bhawa shaya ke Sentjyi (SenCi), soalnya ini mau hujyan, saya takiut becyek." Tukang bajaj bergumam dewe sambil menggeremengkan sesuatu.

"Wong ayu kok mau-maunya naek bajaj, jaman edan saiki" pikir Bajuri si tukang bajaj." Ah paling wong ayau kere,".

Hihihi, memang wong ayu itu enggak semuanya sugih, lho mas..!! Contohnya ya si Cintha Laura itu.. Kasian lho dia.. becek2 tapi ujan..

Lalu dengan tergesa2 bajuri mendekati Cintha Laura, " Neng, mau kemana?," tanya Bajuri.

Bajuri menghela nafas, memang Cintha ini sangat sulit tabiatnya. Tadi bilangnya mau ke sana, sebentar lagi berubah mau kesini. Pagi dele, sore tempe. Pagi cewe, sore kalong wewe.

"akyu mau cyalan-cyalan kelilying monash, ancherin yach..." kata cintha..

"Ya boleh neng, tapi jangan lama2 ya. Abang ada meeting antara sopir bajaj nih." Bajuri menyeka keringatnya. Cintha ini memang sulit diatur, pikirinya.

tanpa di sadari ama bajuri,diam-diam oneng nyelinap ke dalam bagasi bajay sambil bawa ulekan,jaga-jaga buat nimpuk bajuri kalo ngegombalin chincah ,"zemburu buta eke.."maki oneng sambil mengap-mengap di dalam bagasi.

..kembali ke roy setyo.. "tadi ngapain ya si cintcah dateng kesini? jangan2 foto2 syurr dia udah mulai kesebar di internet... cari aaaah!!" gumam roy setyo sambil berusaha buka IGO di BB17..

Roy Setyo yang hapal kode-kode rahasia Gugel, lalu mengetikkan kata-kata berikut di kontak pencari, "saya mau cari cintcah boegil, dimana ya?".

Google pun memberikan link : carilahdikamarmandi.com.

Hemmm, rupanya si roy gak kesulitan menemukan kebugilanya cintcah.

oh, ternyata salah.. rupanya url nya carilahdikamarmandinyacintcahyangdilantai2.com.

Mencoba Masuk tapi ola la ternyata diperlukan biaya untuk akses ke kamar mandi itu, $1000 per detiknya.

wah wah.. mahal juga ya? gumam roy setyo dalam hati. "CLING!!" tiba2 muncul bohlam lampu diatas kepala roy.. "gw ada ide bagus, gw coba telpon aja si chintcah trus suruh dia dateng kesini lagi.. ntar diem2 hp nya cintcah gw oprek deh.. pasti nemu".

"Oke!" kata Cintcah. Tapi Roy Setyo gak tau kalau Cintcah yang barusan ia telpon adalah Cintcah Lydia yang selalu nongkrong di kawasan TL.

Ndak kekurangan akal, Roy Setyo lalu mengambil jampi-jampi dan sedikit mantera untuk meramal apakah ada artis lain yang bugil selain Cinta Laura.

Sayangnya, jampi jampi itu gagal. Roy mencoba mencari cara lain yang lebih modern dengan mengkombinasikan rumus rumus rumit untuk mendatangkan kekuatan berdasarkan keseimbangan kosmik.

Dengan memanfaatkan antena parabola yang berjumlah ratusan, di rumahnya.

Ia menyusun antena2 itu sehingga membentuk receiver penerima sinyal khusus. Roy pun mengalirkan listrik bertegangan rendah di antena itu sehingga penerimaannya menjadi lebih kuat.

Pada saat itu, tiba tiba petir menggelegar dan menyambar pohon dekat rumah Roy. Pohon yang sedang meranggas itupun terbakar habat.

Api dari pohon menjalar ke ratusan antena parabola di atas rumah Roy. Energi listrik kejut terhantar hingga ke kapala Roy yang mengenakan headset.

Badan Roy bergetar hebat. Berkelejotan layaknya orang yang lagi jojing. Dari ubun ubunnya keluar asap putih mengepul...

"wah, kenapa di sekujur tubuhku terasa ada aliran listriknya ya?" ketika roy melihat tangannya, tampak percikan listrik yang muncul.. "wah, jangan2 aku berubah menjadi superhero nih! asyiiiik!!!".

Setelah percikan listrik menghilang, mata Roy sempat berkunang-kunang. Ia merem melek merem melek sejenak, dan akhirnya ia mendapatkan dirinya bisa melihat barisan metadata dari setiap objek di sekitarnya.

Semua berjalan begitu cepat. Angka2 1 dan 0 terus berseliweran di depan matanya. Lama kelamaan aliran data itu semakin kuat dan semakin cepat. Roy tidak mampu menahannya. Ia lalu segera meminta bantuan dari blogger terkenal yaitu Pitra dan Discodisco.

ketika hendak meminta bantuan, ternyata aliran data itu perlahan berubah menjadi foto bugil cintcah.

Beberapa kali roy mengusap-usap kedua matanya, meyakinkan sosok yg muncul di hadapannya. "Waduuuwh .. knapa jadi cintcah ??? Tadi kan aku mau jadi superhero ... ".

haha, gara2 kena listrik, roy kebingungan sendiri.. "roy, kamu tetep jadi superhero, tapi trus kamu tiba2 bisa liat foto bugilnya cintcah!" ujar penulis ke roy yg makin kebingungan mendengar suara yg tiba2 muncul ntah dari mana...

"beuh,dasar plurker!suka seenak dewe nentuin jalan hidup ogut!!"maki roy sambil memencet keypad di HPnya untuk menelp trinity.

"Roy, perasaan kamu tidak pernah ngeplurk ya... add aku jadi temenmu dong, biar karma kita bertambah. Kalo korma sih manis, tapi kalo karma...?? Apa dong??".

Roy cuman melongo mendengar istilah aneh bin wagu di telinganya itu.

"Catet ah!", mayankan 1 lagi kosakata baru buat ngejawab inpotemen besok.

"Ah.. ternyata cuman gitu ya. AKu ramal sih Plurk ini juga cuman tren sesaat saja. Paling juga ntar kalau didiemin agak lama gak akan ada lagi Plurker." ketus Roy sambil menyisir kumisnya.

"Iya, ya.. tapi apa salahnya aku mencoba ngePlurk juga? Asal jangan ketauan temen2 ajah.. nanti aku diketawain..." Roy mencabuti kumisnya agar lebih bertampang komik.

Sebentar ia tengok kanan tengok kiri, kemudian dengan tampang yang serius dan sok imut, Roy Setyo mulai melakukan dial-up ke internet.

sayangnya, dia ruoanay belum tau bahwa untuk konek ke internet, harus ada modem, bukan speaker aktif.

walhasil, 3 jam berlalu dihabiskan Roy mengatur volume speaker aktifnya untuk mendapatkan sinyal dial-up connection yang pas.

Akhirnya dengan menggunakan perangkat lunak Audio Spectrum Analyzer canggih yang berjudul WinAmp, Mas Roy berhasil menemukan nada yang tepat agar koneksi dialup nya bisa mencapai 5 kbps..

"Bersama dengan alunan nada lagu Bang Toyib, Mas Roy pun mencoba mencari website Plurk. Tapi alangkah bodohnya dia karena untuk mencari website tersebut pun ternyata sulit...

Seakan tak habis akal, Mas Roy pun mencoba browser Google Chrome untuk mencari "plurk", kali2 aja ketemu... Alhasil, usahanya membuahkan 20triliun hasil pencarian dan hal ini membuat Mas Roy makin frustasi dan pengen bunuh diri...

Karena itu, Mas Roy mencoba menggunakan browser lain, yaitu Mozilla Firefox. Hasil pencarian menyusut menjadi 10 juta, tapi tetap saja dia kewalahan mencari ...

Di saat dia masih berkutat dengan browser, salah satu handphonenya berbunyi, dan Mas Roy mengangkatnya. "Betul pak presiden, ini saya, maaf nih pak saya sedang agak sibuk. Ada permintaan bantuan untuk melacak sebuah website dari dinas intelijen".

"Tinggalkan !!!" pekik presiden "Ini lebih Urhen" Lanjut pak pres."Apa yang bisa saya bantu Pres?" Mas Suryo menjauh dari browsernya. "Carikan foto boegil Cincha Laura yang terbaru" pinta Presiden Gendeng.

"hah? Untuk apa Mr. Presiden?" tanya R.Setyo kurang konek, seperti biasa.

Pak Presiden mencari2 alasan yang tepat... 5-6 detik tanpa jawaban, Mas Roy makin bingung. Koq lelet banget sih Pak Presiden ini??? Hallo? Lohallloooo? Yahuuuu????

"Iyah betul...cek liwat Yahuuu dot kom aja" pekik Pak presiden tiba-tiba, "Roy kamu memang brilian, baide wey bas wey, ini top sikret jangan ada yang tahu mengenai hal ini" suara Presiden menjadi serius."Lalu Pak presiden menutup telefon.

"Astaga..." Mas Roy berpikir, tugas maha pelik dan maha penting telah diembannya. Sekarang tinggal mencari akal bagaimana dia menggunakan komputer ini untuk mencari gambar.

"gimana ni yah?" Roy berpikir keras. Ia ingat bahwa di rumahnya tidak ada listrik malam ini karena ia telah menunggak 3 tahun.

"Hm... klo dipikir2 sih...", katanya sembari menopang massa kepalanya dengan jari telunjuknya. "gw khan punya ilmu yang lumayan mumpuni di bidang electricity, jadi listrik-nya bisa di-hack juga tuh... ha3". pikirnya.

Sel-sel otak jeniusnya dikerahkan untuk memikirkan ide canggih,3 detik kemudian Mas Roy berlari ke gudang mencari kabel dan berlari penuh semangat kedepan rumahnya, lalu Mas Roy memanjat tiang listrik tetangga.

ADuHhhhh, koq kebelet pipis sih????? Bentar ya, ke belakang dulu... Mas Roy pun berlari dengan kencang menuju toilet, namun.... Dia ternyata lupa klo kabel yang tadinya mau dipasang di tiang listrik malah terlilit di kakinya...

walhasil, burungnya pun ikut terlilit kabel.

Kebetulan, kabel itu bertegangan tinggi. "Zappppp!!!" Burungnya kesetrum listrik voltase 200ribu volt!!! Rambutnya dan mukanya pun ikut gosong!!

Hal ini membuat Roy sang pakar menjadi "ERROR FINDING SERVER". Di mata kirinya blank total, sedang di mata kanannya penuh dengan kode kode HTML tak beraturan.

Di otaknya menari sosok telanjang Asu Hari, artis yang seronok itu. *halah*.

"hihihihihih" roy setyo tersipu malu dalam hati membayangkan asu hari.

kumisnyapun mulai menari dan dia tersenyum simpul. Ada liur yang meleleh keluar dari mulutnya.

Dengan riang gembira Roy Setyo melanggang ke arah komputernya. Logika dan instingnya pun seolah berlarian dengan cepatnya. Ah, bakalan sibuk nih ..

Naas, pikirannya malah kembali terbayang artis Asu Hari dan terus menari-nari di pelupuk matanya..

kemudian dikeluarkannya laptop kesayangan, dan mulai membuka MetadataUpdater ver 1.0.


Anda tidak bisa ikut nulis kalau ndak login.