Cerpenista - Ayo Ngarang Gotong Royong!

Register Cerpen Group Top Kontes Forum Login

Saya Seorang Blogger

Humor   Cerpen ini terbatas untuk anggota Group Junkeria

Saya adalah seorang blogger.

Dengan spesialisasi junker.

doyan burger, berteman blekber.

kadang ngeblog sambil nyeker.

nah kalo ngintip saya pakei keker.

sampe sampe saya keluar iler.

mirip kayak herder minder.

yang di buru sama banser.

diburu, dikejer, dan diincer.

kadang di tabok seperti laler.

diinjek seperti uler.

hingga di lempari waktu boker.

nestapa tiada akhir, mirip komedi puter.

ternyata susah ya jadi blogger?

apalagi kalo ga punya daster.

belum apa-apa udah kelenger.

aku pun jadi teringat kata dokter.

yang suka melingker diatas pager.

dia curhat tentang betapa susahnya menjadi blogger.

mendengarnya, aku jadi mblenger.

melihatnya saya seperti orang puber.

yang kecanduan main poker.

yang kadang sampe teler.

ha ha ha emberrrrrrr.

aku tak menyesal jadi blogger.

karena blogger itu pasti tokcer ...

hingga membuat bloggerwati kleper kleper.

tak hanya itu, presiden pun bisa lengser.

lengser sampe ndower.

hingga ingusnya kececer.

padahal nggak encer.

jadi blogger,cuma 1 yang aku uber..

agar popularitasku moncer.

berharap duit bisa dapat bermeter-meter.

enteng jodoh, enteng job order.

ternyata yg aku uber jadi blunder.

aku juga punya teman seorang bartender, jeber.. jeber... jeber....

dia tak tertarik menjadi blogger..

dia bilang hanya orang kurang kerjaan saja yang mau jadi blogger.

kuanggap dia bukan revolusioner.

karena ketika bengong, ilernya dihingapi laler.

lalernya jejer-jejer semeter.

hingga membuat orang di sampingnya teler.

itu membuatku bingung. Laler saja bisa bikin orang disamping teler, dan apa pula hubungan antara hinggapnya laler dengan seorang revolusioner.

entah lah, mungkin karena aku seorang blogger.

Semua itu karena bokongku nancep di pager.

hingga pantat ku jadi bunder.

mirip bangku sekuter.

Ah emank susah jadi blogger.

walau raga tak beranjak dari depan monitor. Tapi angan ngiter-ngiter.

Tapi enak juga jadi bloger.

Siang-malam cuma gelar tiker.

tetap happy walau keuangan kanker.

dan tak punya jam weker.

yang penting otak encer.

Tanpa semua nya itu aku keder, karena sering berputer-puter, dan akhirnya keblinger, tanpa punya puser, selalu rindu order.

blogger [pikir] diapun bisa menjadi plurker.

kalau ada perang aku suka nginep di bunker.

klo jadi plurker kita bisa keder.

sibuk naekin karma ampe klenger.

lupa makan, lupa tidur sampek lupa bikin pe-er.

Itulah kisah si blogger super.

TAMATER.

Plurk emang bikin gemeter kayak blunder yang super.

yang bisa bikin jadi kuper.

dimana saja selalu pake' daster,muka di masker.

Sayangnya mukanya bunder, dan suka makan laler.

Akhirnya saya tamatkan saja cerita tentang blogger.


Anda tidak bisa ikut nulis kalau ndak login.