Cerpenista - Ayo Ngarang Gotong Royong!

Register Cerpen Group Top Kontes Forum Login

Sebuah kisah seorang plurker

Petualangan   Cerpen ini terbatas untuk anggota Group WongKito

sejenak layar komputer mulai meredup. Karma turun naik seperti listrik dari PLN yg sering restart..

"hu uh. karma ku masih diangka 14.45" keluh jafis sambil berbicara sendiri, "kapan ya bisa nyaingin karma lies surya yang udah 58.85?" lanjutnya lagi.

kemudian Jafis iseng meng-add teman-teman baru dengan harapan di-approve sehingga karmanya akan melejit.

"kayaknya nih anak imut juga. add ahhh..."ujar jafis kegirangan sambil joget pisang melihat salah satu plurker bernama chika.

Ups! Jafis menyadari bahwa emoticon joget pisang belum ia miliki karena karmanya belum sampai 25.00.

"gimana yaa caranya"jafis mulai mencari akal, "aha..di copy image location aja!"kegirangan jafis bisa mengeluarkan ide terbaiknya, akhirnya bisa joget pisang juga.

Jafis lantas mengarahkan kursornya ke tulisan "add chika as friend". Tetapi, tiba-tiba muncul update dari si chika yang isinya "Jangan add saya kalau cuma iseng.".

"busyet dah nih anak..rugi kaleee menolak seorang plurker yang ganteng!"gumam jafis heran.

Namun setelah ditunggu-tunggu, Chika tak kunjung memberikan approve. Jafis kecewa. Ia membuat tulisan baru di plurk. isinya "Jafis Berharap Chika mau jadi temannya".

Dewi fortuna rupanya menaungi Jafis. Chika memberikan respon pada update-an Plurk si Jafis yang isinya, "Ini Chika yang mana ya maksudnya?".

"ini chika jakarta,bukan chika bandung!"seru chika kepada jafis.

Tapi Jafis masih penasaran lalu dia add ID YM Chika biar bisa PM, ternyata malang betul nasif Jafis yang narsisnya gak sembuh-sembuh itu, Chika rejected ........"Ah, apa aku jelek", keluh Jafis sambil berkaca.

"ting tung"chika add YM jafis lagi.."fis gua tadi cuma bercanda kok,lagian nggak mungkin kalee aku menolak YM seorang blogger yang ganteng"jafis hanya tersenyum mendengar pengakuan chika.

Tapi dalam hati Chika bergumam, "Kalau gak karena dipaksa anak WK, khususnya Aan yang cakep itu dan yang lain, ogah deh gue add" ujar Chika, sambil berkaca memandangi wajah cantiknya.

"chika kenal sama aan nggak"jafis memulai percakapan dengan chika,"aan mana yaa?kayaknya nggak kenal deh"ujar chika serius.

"Itu lhooo, Aan yang waktu ketemu kemarin doyan jungkir balik dan koprol-koprol. Masa gak inget?"jelas chika kepada jafis setelah mulai mengingat siapa aan.

"ooo...."jafis manggut-manggut mendengar penjelasan chika.

padahal dalam hati Jafis tidak mengerti sama sekali penjelasan tersebut, maklum dia kadang-kadang suka bingung dalam berpikir, apalagi jika dia berpikir sambil melihat Huang.

Tersentak hati Chika teringat dengan Aan, "oh, i see, he is a good boy.

"kring kring.."suara HP jafis berdering "lihat suamiku ardy nggak?"ujar Huang bertanya kepada jafis melalui telepon.

hp jafis memang masih monotone. disaat semua orang sudah menggunakan mp3 sebagai nada dering, dia masih setia dengan suara "ring... ring...".

"nggak ada huang,mungkin dia di rumah ibunk?"jawab jafis cekikian, walau sedih juga lihat keributan dirumah tangga ardy.

jafis kembali ke plurk, dilihatnya 2 plurk baru ardy. "ardy benci huang" dan "ardy berharap ibunk mau menemaninya malam ini".

"oh my ghost.."ternyata masalah mereka begitu complicated, pikir jafis sambil matikan plurk.

Tapi apa daya, kalo hati sudah bicara.Meskipun it's so complicated.Ada nggak sih yang lebih complicated selain masalah hati?Jafis pun memejamkan mata sejenak untuk menenangkan pikiran.Ia terlelap,dan tiba-tiba bermimpi,lalu.

Huang mengigit kecil bibirnya, dalam hatinya dia menangis. "Jafis sungguh tega dirimu... tak tahukan kau selama ini kalau aku menyukaimu?." Huang membalik badan menantang derasnya angin malam. "Jafis..." batin Huang terus bertanya dan berharap.

Tapi sayang Huang bukan tambatan hatinya.Karena di hati Jafis telah dipenuhi dengan nama Chika,bukan chiki loh!

Huang mematuk-matuk di depan kaca ukuran jumbo dan sambil berkata "Mirror.. mirror... siapakah cinta sejati Jafis? Chika si rambut Dora itukah atau Huang?

"Cinta sejati?uhuk,,uhuk,,,siapa,ya?kira-kira menurut anda?yang jelas jafis milih wanita tulen,bukan jadi-jadian seperti kamu aduh,Huang....".

"Semoga Tuhan membalas semua yang terjadi... kepadamu suatu saat nanti.. Hingga kau sadari sesungguhnya...".

"Sesungguhnya akulah cintamu",gumam Huang dalam hati.

Huang masih berpatut diri didepan cermin. "apa segh kekurangan aku sampe kak jafis ga tertarik?" disisirnya rambut yang hanya seupil itu dengan jari kanannya.

"maaf huang saya normal"perjelas jafis"kamu kan bisa lihat daftar Homok di PDA ardy, dia kan ketuanya.

Demi menjaga nama baik, Kang Jafis pun segera membuat plurk baru, "Jafis BERHARAP Huang tak lagi mengejarku".

Huang mengambil figura foto Jafis yang ada di samping monitor. Dipandanginnya tekstur wajah Jafis yang begitu memesona. Tangan Huangpun mulai mengetik plurk baru, "Huang CINTAI Jafis apa adanya. I love you what the way you are, Fis...".

Seakan belum puas dengan satu Plurk, Huang menambahkan satu lagi sambil berharap ada tanggapan dari Kang Jafis. "Huang BERHARAP ada sedikit cinta dari Kang Jafis..".

Huang pun tak bisa tidur,karena ia masih menanti respon Jafis dengan penuh harapan,takut-takut Jafis menelantarkan cintanya.Harus kemanakah perasaan ini bermuara,ya Tuhan?

Huang membuka halaman google. diketiknya "ajimat cinta untuk patah hati" di kolom pencarian. hhh.. mungkin aku memang harus menggunakan mantra2 dukun untuk menarik perhatian Jafis tersayang..

Sambil tidur-tiduran di atas kasur yang empuk beralaskan selimut lembut, Huang masih membayangkan wajah Jafis.

"kamu mikirin siapa honey..."sapa ardy yang memeluk huang dari belakang,"bukankah kita sudah berjanji hidup setia sampai kau mati" rayu ardy.

Huang pun menjawab sambil mengucurkan air matanya "Mas Ardy, aku terpaksa meninggalkanmu mas, karena aku mulai jatuh cinta dengan Jafis".

"hah..kamu ini gimana seh!"ardy kesel sambil tegak marah ke arah huang "dulu kamu bilang cinta mati sama Ezza, sampai menyusul dia ke jogya dan tinggal 1 tahun bersamanya?".

Huang bangkit. tidak dipedulikannya Ardy. Ia membuat plurk baru "Huang TANYA apa salah aku lebih memilih Jafis?".

Ardy manjawab dgn rada emosi "kurang tampan apa aku dibandingkan dengan si Jafis yang kamu idolakan itu?".

"lagian jafis itu normal Huang, dia itu bukan dari kaum kita "perjelas ardy sambil membenari Logo Komunitas Homok yang nempel di laptop Mac nya.

"loh?? bukannya jafis ACDC?? dicolok bisa, nyolok juga bisa, " tanya Huang. Maklum Huang bosen ditusuk dari belakang terus. Huang pengen berteriak: JANGAN TUSUK AKU DARI BELAKANG™

"Iya juga ya... jangan-jangan Jafis mengejar Chika hanya sebagai tameng saja. Dulu kan cintanya pernah ditolak Ibunk," kata Ardy tak lama kemudian.

"gemana seh lo say..udah ahh mikirin orang"bilang huang kepada ardy mesra"nyok kita bercinta,malam ini kan indah?".

"Yuuuuuuks. Mandi dulu sana Hun" kata si Ardy mengiyakan ajakannya Huang. Hun adalah panggilan kesayangan Huang dari Ardy.

"hoohohohoohohohoh" teriak Pak RT dalam hatinya dari tadi. Ternyata segala tindak tanduk yang terjadi telah terekam dalam ingatan Pak RT yang sedari tadi mengintip dari balik sela genteng.

tanpa disadari pak RT,kabel listrik antena rumah yang terkupas menempel di kakinya yang basah kena air.

Pak RT pun kesetrum..

Pak RT kelojotan dan menjerit sejadi-jadinya.

"hm... saya tau siapa pembunuhnya!!!! " ujar Ibunk sang detektif.

"eng-ing-eng,dia adalah....

"haiii penonton...ada apa neh!"tiba-tiba muncul huang dari sela-sela pepohonan dengan kicikan yang ada di tangannya.

Melihat Ardy yg lebih memperhatikan Pak RT, Huang pun bernyanyi sambil memukul-mukulkan kicikan ke paha kurusnya, "aku tak mau jikalau aku dimadu". Lalu Huang melempar ardy dg kicikan. "aw.." Ibunk berteriak memegang jidatnya yg salah sasaran.

"adyuhh maaf ye bunk. akika ga sengaja. ouwh, sini deh jidatnya aku sun biar ga benjol" Jidat Ibunk pun dicium Huang.

"wew..ewww cakit!"ibunk mengerang manja dengan gelengan kepalanya yg khas berlenggok didepan wajah huang.

"Sikat gigi gak seh????koq ada bau-bau gimanaaaaaaa gitu?ini juga,lipstik murahan.Kalo ketauan pacarku bisa berabe kong!eh,cing!".Ibunk membersihkan sisa lipstik yang menempel di jidatnya.

"aiii si ibunk suka gitu deh, malu-malu mentang diliatin Pak Rt dan mas ardy" Huang mencubit pipi Ibunk dengan gemas.

"iss ganjen amat sehh" ibunk membalas mencubit huang.

Huang trkjut trnyata Ibunk mencintainya. Tiba-tiba mata Huang berkaca-kaca, kemudian ia berlari ke kamarnya dan duduk di depan kompie. Tangannya segera mengetik plurk baru. "Huang SEDANG bimbang. Antara cinta Jafis yang masih membayang atau Ibunk".

1 respon langsung masuk membalas plurk Huang. Dari Prince, "Prince RASA Huang bisa kok menjalin cinta dengan keduanya".

"oooh" Huang terpana membaca respon itu. Betapa senang hatinya kini ia mempunyai dua cinta sekaligus. Huang menari-nari di kamar mungilnya,tiba2 tariannya terhenti ketika Ia melihat foto Jafis yg sedang tersenyum manis padanya.

"Kanda Jafis andai kau terima cintaku, pasti saya yakin rumah tangga kita kan bahagia", harap Huang.

Lalu Huang kembali mengetik Plurk baru lagi, "Huang akan tetap kembali pada Jafis dan mencoba melupakan Ibunk".

berselang beberapa menit kemudian ibunk menulis plurk untuk huang, pinguingilo rasa akan mecintai huang selamanya.

membaca plurk ibunk, senanglah jadi hati Huang. Namun kemudian ia pun menulis plurk baru untuk Ibunk,"Huang harap Ibunk bisa melupakanku dan mengikhlaskanku kembali pada Jafis".


Anda tidak bisa ikut nulis kalau ndak login.