Umum
Mendengar kata manggarai, terlintas kesemrawutan, gembel, pemulung, stasiun, banjir dan hal lain yang menyesakkan.
Apalagi kalau malam hari, suasana di seputar manggarai terasa amat mencekam, pasalnya di stasiun kota manggarai inilah setiap malam jum'at banyak warga yang melihat wanita cantik duduk di kursi tempat para penumpang menunggu kedatangan kereta api..
Wanita cantik itu terus merokok. Tak ada nyamuk yang menghinggapi kaki maupun lengan putihnya. Anehnya, meski malam, dia tetap berkacamata hitam.
Rupanya wanita cantik itu tidak bisa melihat.
hah...serem juga liat mereka...
Tidak seorang pun di antara para warga yang berani mendekatinya, kecuali seorang pemuda.
Pemuda Ini Membawa Sebuah Poster,, Rupanya pemuda itu merupakan salah satu aktifis Lembaga Anti Rokok,, yang ingin memarahi wanita itu karena malam malam ngerokok di tempat umum.
Pemuda ini belum tahu siapa wanita itu sebenarnya.
Namun langkah si pemuda tidak akan terhentikan, kebiasaan si wanita itu yang merokok tanpa henti menurut si pemuda akan merusak kesehatan para warga sekitar..
Ia, pemuda tanggung yang sebenarnya agak gentar itu, mendekat meskipun ragu. Ia sudah hampir mengatakan sesuatu, saat ia kemudian menangkap sebersit wajah itu, wajah yang ia kenal: kakak perempuannya sendiri.
"oalah... mbak...mbak... ngapain di sini merokok, malam2 pula?" tanya pemuda itu dengan hati lega.
Plaaaaaakk .... sebuah tamparan keras mendarat di pipi kanan pemuda tanggung itu ...
"Aduh... mbak ini kenapa sih? Kok main tampar2 segala?" bentak pemuda itu emosi pada kakak perempuannya. Namun, sesaat kemudian pemuda itu baru sadar bahwa itu bukan kakak perempuannya yg sudah lama dicarinya. Lalu, siapa dia? Mengapa mirip sekali?
Anda tidak bisa ikut nulis kalau ndak login.